#1 6.2

Operations Lead

🏒 Palladium: Make It Possible
πŸ’Ό Professional Services
πŸ“Œ Indonesia (Remote)
πŸ“… 11 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Operations Lead di Palladium bertanggung jawab untuk memastikan fondasi operasional yang kuat, compliant, dan efisien bagi program Katalis Phase II, sebuah inisiatif bilateral antara pemerintah Australia dan Indonesia yang didanai oleh DFAT. Peran ini mencakup kepemimpinan strategis dan pengawasan lintas fungsi operasional seperti finance, procurement, grants, HR, safeguarding, WHS/security, dan risk management, dengan tujuan mendukung pencapaian tujuan strategis program. Operations Lead juga berperan sebagai penasihat operasional bagi Team Leader dan Leadership Team, memastikan sistem operasional selaras dengan standar Palladium, DFAT, dan pemerintah Indonesia, serta mendorong budaya kolaboratif dan akuntabel di seluruh tim Katalis.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim besar (hingga 50 orang) dan cross-functional initiatives di industri telekomunikasi/fintech.
  • Kemampuan kuat dalam operational excellence, performance transformation, dan automation (UiPath RPA, Sigma analytics).
  • Latar belakang pendidikan yang relevan (Master of Management in Finance) dan pengalaman bekerja dengan stakeholder C-level.
  • Pencapaian terukur dalam SLA achievement (99.5%) dan efisiensi operasional (pengurangan waktu ticketing 85%).
  • Pengalaman dalam digitalisasi proses (Microsoft Dynamics 365, mobile tracking untuk field engineer).

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung di program donor-funded (DFAT atau sejenis) atau compliance dengan regulasi donor.
  • Kurangnya pengalaman dalam procurement, grants management, dan financial reporting untuk program pembangunan.
  • Tidak familiar dengan safeguarding (PSEAH, child protection), fraud mitigation, atau risk management matrix untuk program donor-funded.
  • Tidak ada bukti pengalaman bekerja dengan sistem pemerintah Indonesia (BAST, regulasi OJK/BI).
  • Domain expertise terbatas pada telekomunikasi/fintech, bukan pada program pembangunan ekonomi atau inklusi sosial.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti pelatihan singkat tentang DFAT compliance dan procurement rules.
  • Pelajari safeguarding policies (PSEAH, child protection) dan sertifikasi dasarnya.
  • Riset mendalam tentang program Katalis dan IA-CEPA untuk memahami konteks bisnis.
  • Hubungi profesional di Palladium atau DFAT untuk wawancara informasional.
  • Reframing CV untuk menekankan pengalaman cross-functional leadership dan compliance governance.
  • Sertifikasi ITIL atau PMP untuk memperkuat kredensial manajemen operasional.
  • Pelajari BAST processes dan pelaporan keuangan untuk program donor-funded.
  • Tulis cover letter yang menjelaskan transferable skills dari telekomunikasi ke program pembangunan.
  • Bangun koneksi dengan alumni program donor-funded untuk mendapatkan insight.
  • Siapkan contoh konkret bagaimana pengalaman di telekomunikasi dapat diaplikasikan di Palladium.

Requirement Score

  • Strategic operational leadership7
  • Operational systems and workflows development6
  • Team management and capacity building8
  • Financial oversight and budget management3
  • Procurement and grants management2
  • Contract management and compliance4
  • Risk management and safeguarding3
  • Safety, security, and business continuity5
  • Digital platforms and workflow automation8
  • Stakeholder engagement with government/partners6
  • DFAT compliance and reporting1
  • Government of Indonesia systems alignment2
  • Tertiary qualifications in management/finance8
  • 10+ years in donor-funded operations2
  • Cross-functional operations leadership7
  • High-pressure environment adaptability9
  • Operational manual development5
  • Asset management and inventory control7
  • Fraud reporting and safeguarding focal point1
  • Emergency management coordination3
#2 6.2

Global GEC Director / Senior Director

🏒 TP
πŸ’Ό Professional Services
πŸ“Œ Indonesia (Remote)
πŸ“… 11 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini bertanggung jawab memimpin operasi kualitas global untuk layanan BPO (Business Process Outsourcing) di perusahaan teknologi multinasional dengan 8.000 FTE di berbagai negara. Peran ini mencakup pengembangan dan implementasi kerangka kerja kualitas standar, kepemimpinan strategis dalam inisiatif perbaikan berkelanjutan, serta keterlibatan aktif dalam pertemuan eksekutif dengan klien (QBR, NBR, WBR). Kandidat harus mampu mengelola tim lintas geografis (Filipina, Malaysia, Indonesia, India) dalam lingkungan operasional 24/7, memastikan kepatuhan terhadap standar kualitas dan regulasi, serta membangun kemampuan organisasi melalui program pelatihan dan pengembangan. Perusahaan berfokus pada solusi digital-first dengan pendekatan inklusif dan berorientasi pada pengalaman pelanggan yang unggul.

Kekuatan

  • Pengalaman kuat dalam operational excellence dan performance transformation di industri telekomunikasi dan fintech.
  • Keberhasilan dalam membangun dan mengimplementasikan framework kualitas dan SLA governance dengan metrik terukur (SLA 99.5%).
  • Kemampuan memimpin inisiatif otomatisasi (RPA) dan analytics near real-time untuk perbaikan proses.
  • Pengalaman sebagai strategic partner untuk stakeholder C-level dalam menerjemahkan data kompleks menjadi insight actionable.
  • Latar belakang teknis dan manajerial yang solid dengan 25+ tahun pengalaman.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung di industri BPO atau customer service outsourcing.
  • Belum pernah mengelola tim global atau lintas negara (hanya di 5 region di Indonesia).
  • Tidak ada bukti pengembangan kurikulum pelatihan atau program pembelajaran formal.
  • Kurangnya pengalaman spesifik dalam call monitoring atau QA untuk layanan pelanggan.
  • Tidak memiliki sertifikasi Six Sigma atau Lean Six Sigma.
  • Pengalaman client-facing terbatas pada stakeholder internal (C-level), bukan klien eksternal BPO.

Mitigasi / Improvement

  • Pelajari regulasi dan best practice industri BPO melalui kursus online (misal Coursera, Udemy).
  • Ikuti sertifikasi Six Sigma (Green Belt/Black Belt) untuk memperkuat kredibilitas kualitas.
  • Riset mendalam tentang TP dan klien utamanya untuk memahami kebutuhan spesifik BPO.
  • Hubungi profesional di industri BPO via LinkedIn untuk memahami tantangan operasional mereka.
  • Reframing CV untuk menekankan aspek client-facing dan stakeholder management.
  • Soroti pengalaman mengelola tim besar (50 orang di First Media) sebagai bukti skalabilitas.
  • Siapkan studi kasus konkret tentang perbaikan proses di iForte/Gojek untuk wawancara.
  • Pelajari tools QA/call monitoring populer di BPO (misal NICE, Verint).
  • Tawarkan diri untuk proyek lintas negara di perusahaan saat ini untuk pengalaman global.
  • Siapkan narasi tentang adaptasi cepat di industri baru (misal dari telekomunikasi ke fintech).

Requirement Score

  • Senior leadership in BPO industry3
  • Global/multi-regional team management4
  • 24/7 operational environment leadership7
  • Client-facing leadership in QBRs/NBRs/WBRs6
  • Standardized quality frameworks development8
  • Service delivery continuous improvement9
  • Cross-site operational excellence collaboration5
  • Strategic direction for new initiatives7
  • Performance and productivity goal achievement8
  • Curriculum development for learning programs2
  • Customer experience improvement initiatives6
  • Quality/call monitoring process implementation4
  • Statistical process control experience5
  • Six Sigma Certification1
  • Call center experience2
  • Project management experience7
  • High-level QA management coordination5
#3 6.2

Head of Bancassurance Support and Services

🏒 Prudential Syariah
πŸ›‘οΈ Insurance
πŸ“Œ Jakarta, Indonesia (Hybrid)
πŸ“… 11 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini bertanggung jawab untuk mengelola operasional dukungan dan layanan Bancassurance di Prudential Syariah, dengan fokus pada efisiensi biaya, rekrutmen tenaga penjualan (FSC dan ASL), serta pengelolaan acara dan dokumen regulasi. Peran ini juga mencakup desain skema reward dan distribusi merchandise untuk tim penjualan, memastikan kepatuhan terhadap pedoman regulasi, serta pengelolaan kebijakan yang tepat waktu. Posisi ini membutuhkan pengalaman di industri asuransi atau lembaga keuangan, dengan kemampuan analitis dan pemecahan masalah yang kuat, serta pemahaman tentang distribusi Bancassurance atau kemitraan serupa.

Kekuatan

  • Pengalaman panjang di industri perbankan dan fintech, termasuk peran konsultasi di Prudential.
  • Kemampuan analitis dan problem-solving yang kuat, didukung oleh pengalaman membangun platform operational intelligence.
  • Pengalaman memimpin tim besar dan mengelola operasional skala besar dengan SLA tinggi.
  • Latar belakang pendidikan di bidang keuangan dan teknik, relevan dengan kebutuhan peran ini.
  • Pengalaman dalam pengelolaan biaya operasional dan efisiensi proses.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung di Bancassurance atau distribusi kemitraan serupa.
  • Kurangnya pengalaman dalam rekrutmen tenaga penjualan khusus seperti FSC dan ASL.
  • Tidak ada bukti pengalaman mengorganisir acara Bancassurance atau serupa.
  • Pengalaman di asuransi terbatas pada peran konsultasi, bukan operasional atau dukungan Bancassurance.
  • Tidak familiar dengan dokumen regulasi spesifik seperti SKPR.

Mitigasi / Improvement

  • Lakukan riset mendalam tentang Bancassurance dan regulasi terkait di Indonesia.
  • Ikuti pelatihan atau sertifikasi singkat tentang asuransi syariah dan Bancassurance.
  • Hubungi profesional di industri asuransi untuk memahami proses rekrutmen FSC dan ASL.
  • Pelajari contoh skema reward dan distribusi merchandise untuk tim penjualan asuransi.
  • Tanyakan kepada HR Prudential tentang tools atau sistem yang digunakan untuk pengelolaan SKPR.
  • Reframing pengalaman di CV untuk menekankan aspek sales support dan loyalty program.
  • Soroti pengalaman di Citibank dan Adira Finance sebagai bukti kemampuan di financial services.
  • Siapkan contoh konkret dari pengalaman mengelola biaya operasional dan efisiensi.
  • Pelajari best practice dalam pengelolaan acara dan event di industri keuangan.
  • Bangun koneksi dengan profesional Bancassurance untuk mendapatkan insight praktis.

Requirement Score

  • Planning and controlling operational expenditures7
  • Full recruitment process for FSC and ASL3
  • Organizing Bancassurance events2
  • Timely submission of SKPR documents4
  • Design and monitor reward schemes5
  • Merchandise distribution for sales teams3
  • Timely policy management delivery4
  • Bachelor Degree in any major10
  • 8 years experience in related position10
  • Finance and budgeting experience7
  • Sales support experience6
  • Consultant and PM experience8
  • Insurance or financial institution experience6
  • Analytical and problem-solving skills9
  • Bancassurance or partnership distribution experience3
  • Experience with life insurance companies5
#4 6.2

Country Lead - Delivery Operations

🏒 Otis Elevator Co.
🏭 Logistics/Manufacturing
πŸ“Œ Pasar Minggu
πŸ“… 11 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Country Lead - Delivery Operations di Otis Elevator Co. bertanggung jawab untuk memimpin dan mentransformasi fungsi Delivery Operations (DO) di tingkat negara. Peran ini berfokus pada standardisasi proses, otomatisasi, dan peningkatan berkelanjutan untuk mendukung operasional penjualan dan lapangan. Tanggung jawab utama meliputi pengelolaan tim, perancangan ulang proses end-to-end, penerapan otomatisasi, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan seperti Sales, Field Operations, Finance, dan HR. Peran ini juga menekankan pada pengukuran kinerja melalui KPI dan SLA, serta memastikan kepatuhan terhadap standar tata kelola dan audit. Otis, sebagai perusahaan global di bidang elevator dan eskalator, membutuhkan pemimpin yang mampu membangun fungsi DO yang baru dibentuk untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung kesuksesan bisnis di Indonesia.

Kekuatan

  • Pengalaman kuat dalam otomatisasi dan digitalisasi (RPA, Sigma, MicroStrategy).
  • Track record memimpin tim besar dan high-performing (hingga 50 orang).
  • Kemampuan data-driven decision making dengan platform analytics near real-time.
  • Pengalaman kolaborasi dengan stakeholder C-level dan cross-functional.
  • Pencapaian SLA 99.5% di lingkungan operasional yang kompleks.
  • Keahlian dalam process transformation dan governance frameworks.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman spesifik di industri elevator/logistik/manufacturing.
  • Kurangnya pengalaman langsung dalam order processing atau billing support.
  • Tidak secara eksplisit menyebut shared services setup.
  • Documentation control bukan fokus utama dalam pengalaman sebelumnya.
  • Tidak memiliki sertifikasi formal seperti PMP, ITIL, atau Lean Six Sigma.

Mitigasi / Improvement

  • Riset mendalam tentang operasional Otis Elevator dan tantangan spesifik industri elevator.
  • Pelajari proses order processing dan billing support di industri manufaktur/logistik.
  • Ikuti sertifikasi singkat seperti ITIL Foundation untuk memperkuat governance knowledge.
  • Reframing pengalaman di CV untuk menyoroti aspek shared services dan documentation control.
  • Bangun koneksi dengan profesional di Otis atau industri elevator untuk insight praktis.
  • Siapkan contoh konkret bagaimana pengalaman RPA dapat diaplikasikan di Otis.
  • Pelajari tools otomatisasi yang umum digunakan di industri manufaktur/logistik.
  • Tunjukkan fleksibilitas untuk beradaptasi dengan domain baru dalam cover letter.
  • Siapkan studi kasus bagaimana pengalaman di telekomunikasi/fintech relevan untuk Otis.
  • Latih penjelasan tentang bagaimana pengalaman governance dapat diterapkan di Otis.

Requirement Score

  • Bachelor’s degree in Business/Operations8
  • 8-10 years in admin/commercial operations7
  • Proven people management experience9
  • Process transformation/centralisation track record8
  • Shared services setup experience5
  • Automation/digitalisation initiatives9
  • Process design, SOPs, RACI frameworks8
  • Governance and internal controls7
  • Data-driven decision making9
  • Change management capability7
  • Stakeholder management across functions9
  • KPI/SLA definition and monitoring10
  • Root-cause analysis for inefficiencies8
  • Order processing/billing support redesign3
  • Documentation control expertise4
  • Workflow automation implementation9
  • Dashboards/data-driven reporting9
  • Escalation management for admin processes7
  • Continuous improvement initiatives8
#5 5.8

Chief Operating Officer

🏒 KVB Futures
🏦 Banking
πŸ“Œ South Jakarta (On-site)
πŸ“… 11 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran Chief Operating Officer (COO) di KVB Futures adalah posisi eksekutif strategis yang mengintegrasikan operasional brokerage trading, pemasaran digital, dan penjualan online dalam satu fungsi terpadu. COO bertanggung jawab untuk menyelaraskan strategi pertumbuhan dengan operasional harian, mengelola perjalanan nasabah dari akuisisi hingga onboarding dan dukungan trading, serta memastikan kepatuhan ketat terhadap regulasi BAPPEBTI dan OJK. Peran ini juga mencakup pengelolaan anggaran, vendor, dan tim lintas fungsi untuk mendorong efisiensi operasional dan skalabilitas bisnis di industri trading yang sangat teratur dan kompetitif.

Kekuatan

  • Kepemimpinan operasional yang terbukti dengan tim besar (hingga 50 orang) dan cross-functional alignment.
  • Keahlian analitis dan data-driven decision making menggunakan Sigma, MicroStrategy, dan Looker Studio.
  • Pengalaman membangun platform operational intelligence near real-time untuk stakeholder C-level.
  • Track record mempertahankan SLA 99.5% di lingkungan operasional kompleks (12,600+ enterprise services, 35,000+ trouble ticket bulanan).
  • Latar belakang pendidikan Master of Management (Finance) yang relevan dengan bisnis dan keuangan.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman di industri trading brokerage atau workflow spesifik (onboarding, settlement, CRM trading).
  • Tidak ada bukti pengalaman dalam digital marketing ops, performance marketing, atau optimasi funnel konversi online sales.
  • Kurangnya pengetahuan atau pengalaman tentang regulasi BAPPEBTI/OJK untuk trading brokerage.
  • Level saat ini (GM) satu tingkat di bawah posisi COO (C-level) di brokerage trading.
  • Tidak memiliki sertifikasi atau pelatihan formal terkait compliance trading atau digital marketing.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi regulasi BAPPEBTI/OJK untuk memahami kepatuhan trading brokerage.
  • Pelajari workflow trading brokerage (onboarding, settlement, CRM) melalui kursus online atau mentoring.
  • Riset mendalam tentang digital marketing ops dan funnel konversi di industri trading.
  • Bangun koneksi dengan profesional di industri trading brokerage untuk memahami best practice.
  • Ikuti pelatihan atau sertifikasi digital marketing (Google Ads, Meta Blueprint, SEO/SEM).
  • Reframe pengalaman operasional di CV untuk menekankan aspek kepatuhan dan kontrol risiko.
  • Pelajari tools CRM trading seperti MetaTrader atau cTrader untuk memahami integrasi operasional.
  • Ikuti webinar atau workshop tentang manajemen risiko dan compliance di trading brokerage.
  • Lakukan riset kompetitor KVB Futures untuk memahami strategi akuisisi dan operasional mereka.
  • Siapkan narasi di cover letter tentang bagaimana pengalaman operasional dapat diadaptasi ke trading brokerage.

Requirement Score

  • Unified growth & operations strategy6
  • Digital marketing ops & online sales management3
  • Brokerage operations & client support5
  • Compliance & regulatory control (BAPPEBTI/OJK)2
  • Leadership cross-functional teams8
  • Budget & vendor management6
  • Analytical & data-driven decision making9
  • Trading brokerage workflow expertise1
  • Digital sales funnel optimization2
  • Master’s degree in related field7
  • 8+ years senior/executive role in trading brokerage1
#6 5.2

Head of E-commerce (Indonesia)

🏒 Fintech HQ Pvt Ltd
πŸ’³ Fintech
πŸ“Œ Jakarta, Indonesia (On-site)
πŸ“… 11 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini bertanggung jawab untuk memimpin strategi dan operasional e-commerce di Indonesia bagi perusahaan fintech. Tugas utamanya meliputi perumusan rencana pengembangan jangka panjang, pengelolaan toko di platform e-commerce lokal, pelaksanaan kampanye pemasaran, serta pengembangan sumber daya dan kanal distribusi. Peran ini juga mencakup pembangunan dan pengelolaan tim e-commerce yang berkinerja tinggi, dengan fokus pada pencapaian target penjualan, optimasi ROI iklan, dan pemahaman mendalam tentang perilaku konsumen serta aturan platform lokal.

Kekuatan

  • Kemampuan analisis data yang kuat dengan pengalaman membangun platform operational intelligence (Sigma, MicroStrategy).
  • Track record hasil terukur dalam operasional dan efisiensi (SLA 99.5%, pengurangan waktu tiket 85%).
  • Pengalaman memimpin tim besar (hingga 50 orang) dan membangun framework governance.
  • Kemampuan cross-functional leadership dan kolaborasi dengan stakeholder C-level.
  • Pengalaman di industri fintech (Gojek, Kartuku) dan perbankan (Citibank, Adira Finance).

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman end-to-end dalam operasional e-commerce (product listing, optimasi toko, kampanye).
  • Tidak familiar dengan platform e-commerce lokal (Tokopedia, Shopee) atau perilaku konsumen Indonesia.
  • Tidak ada bukti pengelolaan anggaran iklan atau optimasi ROI untuk e-commerce.
  • Tidak memiliki jaringan KOL, MCN, atau hubungan resmi dengan platform e-commerce.
  • Pengalaman lebih pada operasional jaringan dan layanan, bukan strategi penjualan digital.
  • Tidak ada pengalaman di industri FMCG atau food, yang menjadi preferensi lowongan.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi e-commerce seperti Google Digital Garage atau Shopee Seller Education.
  • Lakukan riset mendalam tentang platform e-commerce lokal (Tokopedia, Shopee, Lazada) dan aturan operasionalnya.
  • Bangun portofolio mini dengan mengelola toko e-commerce kecil untuk memahami dinamika operasional.
  • Ikuti kursus digital marketing dan iklan online (Google Ads, Facebook Ads) untuk memahami optimasi ROI.
  • Jalin koneksi dengan KOL atau MCN lokal melalui LinkedIn atau event industri.
  • Pelajari case study sukses e-commerce di Indonesia (contoh: Tokopedia, Shopee, Blibli).
  • Reframe pengalaman governance dan SLA di CV untuk menekankan kemampuan manajemen kinerja.
  • Ikuti webinar atau workshop tentang perilaku konsumen e-commerce Indonesia.
  • Lakukan magang atau proyek sukarela di tim e-commerce untuk pengalaman langsung.
  • Pelajari tools e-commerce seperti Google Analytics, Meta Business Suite, dan platform analytics lokal.

Requirement Score

  • E-commerce strategy & goal formulation3
  • Data operations system for market analysis6
  • E-commerce budget & ad spend optimization2
  • Full platform store operations1
  • Marketing campaigns & new product launches3
  • Livestreaming & content marketing1
  • Resource & channel development5
  • Platform relationships & traffic support2
  • Social commerce & diversified channels3
  • Team building & e-commerce SOP7
  • 5+ years e-commerce operations experience1
  • Familiarity with local e-commerce market2
  • FMCG/food industry experience preferred1
  • Strong business acumen & data analysis8
  • Results-oriented execution & problem solving9
  • Resource integration & negotiation skills6
#7 5.2

Associate Director - Maritime Indonesia

🏒 Haskoning
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Jakarta (Hybrid)
πŸ“… 11 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Associate Director - Maritime di Haskoning bertanggung jawab memimpin tim multidisiplin dalam proyek infrastruktur maritim, mulai dari perencanaan strategis hingga implementasi dan optimasi aset. Peran ini menggabungkan kepemimpinan teknis, pengembangan bisnis, dan hubungan dengan stakeholder pemerintah serta korporasi untuk memastikan keberhasilan proyek maritim yang berkelanjutan. Kandidat diharapkan memiliki latar belakang teknik maritim atau disiplin terkait, serta pengalaman memimpin tim besar dan mengelola klien tingkat tinggi. Inovasi digital seperti BIM, GIS, dan AI juga menjadi bagian penting dari tanggung jawab ini.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim besar (hingga 50 orang) dan operasional skala besar.
  • Kemampuan digital transformation (RPA, analytics near real-time, CRM/ERP).
  • Pengalaman berinteraksi dengan stakeholder C-level dan governance KPI/SLA.
  • Latar belakang pendidikan manajemen keuangan yang mendukung acumen komersial.

Gap

  • Tidak ada pengalaman di industri maritim atau infrastruktur pelabuhan.
  • Tidak memiliki latar belakang pendidikan teknik maritim atau disiplin terkait.
  • Tidak ada bukti pengalaman dalam business development atau proposal proyek maritim.
  • Tidak familiar dengan BIM, GIS, atau AI dalam konteks teknik maritim.
  • Tidak ada pengalaman dengan proyek berkelanjutan di sektor maritim.
  • Tidak memiliki sertifikasi Chartered/Professional Engineer.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi dasar teknik maritim atau pelabuhan (misal: Port Engineering).
  • Pelajari BIM dan GIS melalui kursus online (misal: Coursera, Udemy).
  • Riset mendalam tentang industri maritim Indonesia dan tren global.
  • Bangun koneksi dengan profesional di sektor maritim melalui LinkedIn.
  • Ikuti webinar atau konferensi tentang infrastruktur maritim dan keberlanjutan.
  • Reframing CV untuk menyoroti transferable skills (misal: leadership, digital transformation).
  • Cari proyek sukarela atau konsultasi kecil di sektor maritim untuk pengalaman awal.
  • Pelajari regulasi pemerintah terkait infrastruktur maritim (misal: peraturan Kementerian Perhubungan).
  • Ambil kursus singkat tentang AI dalam teknik sipil/maritim.
  • Konsultasi dengan mentor yang berpengalaman di industri maritim.

Requirement Score

  • Lead maritime business strategy4
  • Market growth & client engagement3
  • Develop multidisciplinary team6
  • Business development & proposals2
  • Oversee maritime project delivery1
  • Commercial & financial acumen5
  • Stakeholder management (govt/port)3
  • Digital transformation leadership7
  • BIM/GIS/AI adoption in engineering2
  • Sustainable maritime solutions1
  • Degree in maritime-related discipline1
  • 15+ years maritime infrastructure experience1
  • Chartered/Professional Engineer1
#8 5.2

Senior Country Director, Indonesia

🏒 Palo Alto Networks
πŸ’» Technology/Software
πŸ“Œ Jakarta (On-site)
πŸ“… 11 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Senior Country Director di Palo Alto Networks bertanggung jawab untuk memimpin tim penjualan di Indonesia, mendorong pertumbuhan bisnis, dan membangun hubungan strategis dengan klien korporat, termasuk C-level. Peran ini menuntut pemahaman mendalam tentang arsitektur SaaS, khususnya di industri keamanan siber dan jaringan, serta kemampuan untuk mengelola model penjualan melalui channel dan partner. Fokus utama adalah mencapai target pendapatan, mengembangkan tim berkinerja tinggi, dan memastikan akurasi forecasting. Perusahaan menekankan kolaborasi in-person dan kepemimpinan yang mampu menginspirasi serta mengelola perubahan di lingkungan yang dinamis.

Kekuatan

  • Kepemimpinan operasional yang terbukti dengan track record mempertahankan SLA tinggi di lingkungan kompleks.
  • Kemampuan mempengaruhi dan berkolaborasi dengan C-level untuk menerjemahkan data menjadi insight actionable.
  • Pengalaman transformasi proses dan change management menggunakan teknologi (RPA, analytics).
  • Kemampuan membangun dan memimpin tim berkinerja tinggi (hingga 50 orang).
  • Pengalaman di industri telekomunikasi dan fintech, meski tidak spesifik keamanan siber.

Gap

  • Tidak ada pengalaman langsung di penjualan (sales) atau manajemen pipeline pendapatan.
  • Kurangnya pengetahuan tentang arsitektur SaaS, khususnya di domain keamanan siber dan jaringan.
  • Tidak ada bukti mengelola model penjualan melalui channel atau partner.
  • Tidak ada pengalaman teknis atau produk di industri cybersecurity.
  • Level posisi saat ini (GM) satu tingkat di bawah target (AVP/VP) untuk peran ini.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi dasar cybersecurity (misal: CompTIA Security+, Palo Alto Networks Certified Network Security Administrator).
  • Pelajari produk dan solusi Palo Alto Networks melalui dokumentasi resmi dan webinar.
  • Lakukan riset mendalam tentang arsitektur SaaS dan model bisnis cybersecurity.
  • Reframe pengalaman operasional sebagai 'enabler' untuk penjualan (misal: SLA tinggi meningkatkan kepercayaan klien).
  • Cari mentor atau koneksi di industri cybersecurity untuk memahami dinamika penjualan B2B.
  • Ikuti kursus singkat tentang manajemen pipeline penjualan dan forecasting.
  • Tulis cover letter yang menjelaskan bagaimana pengalaman operasional dapat diterjemahkan ke konteks penjualan.
  • Siapkan studi kasus tentang bagaimana inisiatif operasional berkontribusi pada pertumbuhan bisnis.
  • Pelajari terminologi dan metrik kunci dalam penjualan cybersecurity (misal: ACV, TCV, win rate).
  • Bangun jaringan dengan profesional penjualan di Palo Alto Networks melalui LinkedIn.

Requirement Score

  • Lead sales team for revenue growth3
  • Deep understanding of SaaS architectures4
  • Channel and partner sales models2
  • Proven leader in high-growth sales3
  • Year-over-year sales pipeline management1
  • Execution focus with entrepreneurial mindset6
  • Track record of delivering revenue goals2
  • Managing client escalations and issues7
  • Influencing C-suite and building consensus8
  • Technical knowledge of cybersecurity portfolio1
  • Team selling and opportunity closure3
  • Accountability for challenging goals7
  • Change management and leadership8
  • Recruiting, hiring, and training teams6
  • Cross-functional collaboration8
#9 4.5

Regional Director

🏒 Earthworm Foundation
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Jakarta, Indonesia (On-site)
πŸ“… 11 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini sebagai Regional Director di Earthworm Foundation bertanggung jawab untuk memimpin strategi regional, mengembangkan kemitraan strategis dengan perusahaan, dan memastikan operasional yang efektif di kawasan Indo-Pasifik. Fokus utama meliputi pengelolaan tim senior, inovasi dalam solusi lingkungan, serta membangun hubungan berkualitas dengan pemerintah, LSM, dan donor untuk meningkatkan pendanaan dan dampak. Peran ini menuntut kepemimpinan yang visioner, kemampuan membangun kolaborasi lintas sektor, dan komitmen kuat terhadap misi pelestarian lingkungan dan sosial.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim besar (hingga 50 orang) dan operasional skala besar (12,600+ enterprise services, 270,000+ subscribers).
  • Pencapaian terukur dalam efisiensi operasional (SLA 99.5%, pengurangan waktu tiket 85% dengan RPA).
  • Kemampuan membangun platform operational intelligence (Sigma) untuk stakeholder C-level.
  • Pengalaman cross-functional leadership di industri telekomunikasi, fintech, dan perbankan.
  • Kemampuan mentransformasi proses manual menjadi otomatis (RPA, mobile tracking).

Gap

  • Tidak ada pengalaman di sektor lingkungan, NGO, atau sustainability.
  • Tidak ada bukti pengalaman membangun kemitraan dengan pemerintah atau donor.
  • Tidak ada pengalaman dalam penggalangan dana atau manajemen pendanaan.
  • Domain expertise terbatas pada telekomunikasi, fintech, dan perbankan (tidak relevan dengan misi Earthworm).
  • Tidak ada pengalaman dalam inovasi atau thought leadership terkait solusi lingkungan.
  • Kurangnya pengalaman dalam manajemen legal dan IT yang spesifik untuk operasional NGO.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti kursus singkat tentang sustainability dan manajemen NGO.
  • Lakukan riset mendalam tentang Earthworm dan tantangan lingkungan di Indo-Pasifik.
  • Bangun koneksi dengan profesional di sektor NGO atau lingkungan.
  • Ikuti webinar atau workshop tentang penggalangan dana dan kemitraan donor.
  • Pelajari regulasi dan kebijakan lingkungan di Indonesia.
  • Reframing pengalaman leadership di CV untuk menekankan aspek kolaborasi dan dampak sosial.
  • Cari proyek sukarela atau konsultasi di organisasi lingkungan.
  • Pelajari best practice manajemen operasional NGO.
  • Tulis artikel atau blog tentang potensi sinergi antara teknologi dan sustainability.
  • Siapkan studi kasus tentang bagaimana pengalaman operasional dapat diterapkan di sektor lingkungan.

Requirement Score

  • Lead regional strategy creation6
  • Develop strategic partnerships5
  • Lead senior team with transparency7
  • Foster team collaboration6
  • Ensure well-structured teams7
  • Quality and cost-effective delivery8
  • Manage administrative processes5
  • Foster innovation and thought leadership6
  • High-quality government partnerships2
  • Grow funding and impact via donors1
  • Lead by example and grow teams7
  • Translate vision into actionable plans6
  • Build business relationships5
  • Comfortable with ambiguity and agility6
  • Ground teams in practical actions7
#10 4.2

Director

🏒 Robert Walters
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Jakarta, Indonesia (On-site)
πŸ“… 11 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini adalah peran kepemimpinan senior di perusahaan konsultan global di sektor konstruksi dan real estate, bertanggung jawab memimpin fungsi Cost Management/Quantity Surveying (QS) di Indonesia. Tanggung jawab utama mencakup pengelolaan strategis bisnis QS, kepemimpinan tim profesional, pengawasan proyek konstruksi bernilai tinggi, serta pengembangan klien dan bisnis. Peran ini menuntut keahlian teknis mendalam dalam cost planning, value engineering, dan manajemen komersial proyek konstruksi, serta pemahaman kuat tentang pasar properti Indonesia.

Kekuatan

  • Kepemimpinan tim skala besar (hingga 50 orang) dan pengembangan tim profesional.
  • Pengalaman manajemen stakeholder senior (C-level, VP) di perusahaan besar.
  • Keahlian dalam governance, KPI monitoring, dan capacity planning berbasis data.
  • Track record dalam optimasi operasional dan transformasi performa menggunakan RPA dan analytics.
  • Pengalaman di industri yang diatur ketat (telekomunikasi, fintech, perbankan) dengan fokus pada SLA dan compliance.

Gap

  • Tidak ada pengalaman di sektor konstruksi, real estate, atau Quantity Surveying.
  • Tidak memiliki latar belakang pendidikan atau sertifikasi di QS, cost management, atau teknik sipil.
  • Tidak ada bukti pengalaman dalam cost planning, value engineering, atau life-cycle costing proyek konstruksi.
  • Tidak ada pengalaman dalam post-contract cost management atau manajemen komersial proyek konstruksi.
  • Tidak familiar dengan pasar properti dan konstruksi Indonesia.
  • Tidak ada track record dalam business development atau memenangkan proyek QS/Cost Management.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi dasar Quantity Surveying (misal: RICS atau CIOB) untuk membangun kredibilitas.
  • Pelajari standar dan terminologi cost management konstruksi (misal: SNI, FIDIC, RAB).
  • Lakukan riset mendalam tentang pasar properti dan konstruksi Indonesia.
  • Cari proyek sampingan atau konsultasi kecil di konstruksi untuk pengalaman langsung.
  • Reframe CV untuk menyoroti transferable skills (misal: cost control, governance) ke konteks konstruksi.
  • Bangun koneksi dengan profesional QS atau cost management melalui LinkedIn atau acara industri.
  • Ikuti kursus singkat tentang value engineering dan life-cycle costing.
  • Pelajari perangkat lunak QS populer (misal: CostX, Candy, atau Buildsoft).
  • Cari mentor di bidang QS untuk bimbingan dan insight industri.
  • Siapkan narasi yang kuat tentang bagaimana pengalaman operasional dapat diaplikasikan ke QS.

Requirement Score

  • 15+ years QS/Cost Management experience1
  • Degree in QS/Cost Management/Engineering3
  • Lead Cost Management/QS teams2
  • Cost planning and estimating2
  • Value engineering and management3
  • Life-cycle costing1
  • Post-contract cost management1
  • Budget and cost control4
  • Risk and change control3
  • Resource planning and team development7
  • Business development in QS/Cost Management2
  • Senior client and stakeholder management8
  • Indonesian construction market knowledge1
  • Best practice and governance in QS2
  • Cross-discipline collaboration6
#11 4.2

Country GM - Agriculture

🏒 HyreWise
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Jakarta, Indonesia (Hybrid)
πŸ“… 11 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini adalah Country General Manager untuk perusahaan yang mengembangkan proyek karbon berbasis alam (NbS) di Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Tanggung jawab utama mencakup kepemimpinan operasional penuh di Indonesia, mulai dari administrasi perusahaan (HR, pajak, kepatuhan hukum), pengembangan proyek karbon dan hutan, hingga menjalin hubungan strategis dengan pemerintah, pemangku kepentingan lokal, dan mitra bisnis. Kandidat harus mampu mengelola siklus penuh proyekβ€”dari origination, negosiasi kontrak, hingga eksekusiβ€”serta memastikan kepatuhan regulasi dan membangun reputasi perusahaan di ekosistem karbon dan kehutanan Indonesia. Peran ini menuntut pemahaman mendalam tentang budaya bisnis lokal, kemampuan membangun sistem operasional dari nol, dan pengalaman langsung dalam struktur komersial proyek-proyek berbasis lahan.

Kekuatan

  • Kepemimpinan operasional yang terbukti di level GM dengan pengalaman membangun sistem dari nol (Sigma, RPA UiPath).
  • Pemahaman mendalam tentang budaya bisnis Indonesia dan pengalaman berkolaborasi dengan C-level.
  • Kemampuan self-directed dalam merancang prioritas dan sistem operasional yang skalabel.
  • Pengalaman mengelola tim besar (hingga 50 orang) dan operasional HR/payroll di perusahaan lokal.
  • Track record kuat dalam governance, SLA, dan capacity planning untuk layanan skala besar.

Gap

  • Tidak ada pengalaman di sektor karbon, NbS, atau kehutanan (seluruh karier di telekomunikasi/fintech/perbankan).
  • Tidak ada bukti keterlibatan dalam origination atau negosiasi proyek berbasis lahan (MOU, kontrak lahan, dll.).
  • Kurangnya pengalaman membangun hubungan dengan pemerintah/pemangku kepentingan untuk isu lingkungan atau regulasi kehutanan.
  • Tidak ada pengalaman rekrutmen atau pengembangan talenta di ekosistem NbS/forestry.
  • Tidak ada passion atau pengalaman terdokumentasi terkait nature-based solutions.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi dasar tentang karbon dan NbS (misal: Verra VCS, Plan Vivo, atau kursus online dari UN-REDD).
  • Lakukan riset mendalam tentang ekosistem karbon Indonesia (regulasi, pemain kunci, tren pasar).
  • Bangun koneksi dengan asosiasi kehutanan/NbS (misal: APHI, AMAN, atau platform seperti CarbonEthics).
  • Ikuti 2–3 webinar atau konferensi tentang proyek karbon di Asia Tenggara untuk memahami terminologi dan tantangan sektor.
  • Reframe CV untuk menekankan pengalaman governance, compliance, dan operasional yang relevan dengan NbS (misal: SLA, audit, kontrol finansial).
  • Cari mentor atau advisor yang berpengalaman di sektor karbon untuk memahami dinamika proyek dan hubungan pemerintah.
  • Pelajari struktur kontrak proyek karbon (revenue splits, milestone disbursements) melalui studi kasus publik.
  • Kunjungi 1–2 proyek NbS di Indonesia untuk mendapatkan exposure langsung (misal: restorasi gambut, agroforestry).
  • Tulis artikel atau post LinkedIn tentang ketertarikan pada NbS untuk menunjukkan passion (meski belum berpengalaman).
  • Cari proyek sukarela atau konsultasi kecil di sektor NbS untuk mendapatkan pengalaman awal.

Requirement Score

  • Passion for nature and nature-based solutions2
  • 7+ years in carbon markets/NbS/forestry1
  • Deep understanding of Indonesian business culture8
  • Running in-country operations: HR/payroll/tax/compliance7
  • Hiring/onboarding/employment law compliance6
  • Origination/structuring carbon/forestry projects1
  • Negotiating landowner/NGO/concession agreements1
  • Managing commercial terms for projects5
  • Building relationships with policymakers/government4
  • Self-directed system building and priority setting9
  • Talent pipeline development for NbS/forestry1
  • Full deal lifecycle management3
  • Long-term career in Indonesia with sector expertise5
#12 3.5

Head of Medical (Clinic)

🏒 Adecco
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Jakarta, Indonesia (On-site)
πŸ“… 11 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini bertujuan untuk memimpin operasional medis dan pengembangan bisnis layanan kesehatan di organisasi yang berkembang pesat. Tanggung jawab utama mencakup pengawasan kualitas klinis, pengembangan produk kesehatan (seperti Medical Check-Up dan program kesehatan korporat), serta kolaborasi dengan tim komersial untuk memastikan keberlanjutan bisnis. Posisi ini juga menuntut kemampuan strategis dalam pricing, manajemen stakeholder, dan ekspansi layanan kesehatan, dengan fokus pada kepatuhan regulasi dan inovasi operasional.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim operasional skala besar (hingga 50 orang) dengan pencapaian SLA 99.5%.
  • Kemampuan analitik dan data-driven untuk optimasi operasional (Sigma, MicroStrategy, UiPath RPA).
  • Kolaborasi efektif dengan stakeholder C-level untuk pengambilan keputusan bisnis.
  • Pengalaman mengelola aset dan lifecycle governance (60,000 EDC devices di Gojek).
  • Latar belakang pendidikan teknis (Computer Engineering) dan manajemen (Finance).

Gap

  • Tidak memiliki latar belakang medis (MD) atau lisensi praktik klinis.
  • Tidak ada pengalaman di industri kesehatan (klinik, rumah sakit, atau layanan medis).
  • Tidak familiar dengan regulasi kesehatan (Kemenkes, BPJS, standar klinis).
  • Tidak memiliki pengalaman di Medical Check-Up (MCU) atau kesehatan kerja.
  • Tidak ada bukti pengembangan produk atau layanan kesehatan.
  • Gelar S2 tidak relevan dengan manajemen kesehatan.

Mitigasi / Improvement

  • Dapatkan sertifikasi dasar di bidang manajemen kesehatan (misal: CPHQ, MHA).
  • Ikuti kursus singkat tentang regulasi kesehatan Indonesia (Kemenkes, BPJS).
  • Pelajari operasional klinik atau rumah sakit melalui magang atau shadowing.
  • Riset mendalam tentang Medical Check-Up (MCU) dan program kesehatan korporat.
  • Bangun koneksi dengan profesional di industri kesehatan (dokter, manajer klinik).
  • Reframing CV untuk menekankan transferable skills (manajemen operasional, stakeholder).
  • Cari proyek sukarela di layanan kesehatan untuk pengalaman langsung.
  • Ikuti webinar atau konferensi tentang tren bisnis kesehatan di Indonesia.
  • Pelajari pricing model dan profitabilitas layanan kesehatan.
  • Tulis cover letter yang menjelaskan minat transisi ke industri kesehatan.

Requirement Score

  • Medical Doctor (MD) dengan lisensi aktif0
  • 10 tahun pengalaman di layanan kesehatan1
  • Memimpin tim medis atau operasional kesehatan2
  • Pengalaman di Medical Check-Up (MCU) atau kesehatan kerja0
  • Pengembangan produk layanan kesehatan3
  • Kolaborasi dengan tim komersial dan bisnis7
  • Strategi pricing dan profitabilitas layanan4
  • Manajemen stakeholder klinis dan regulator1
  • Pengelolaan proyek kesehatan skala besar2
  • Pemahaman operasional bisnis kesehatan2
  • Gelar S2 di manajemen kesehatan atau terkait3
#1 6.2

Chief Operating Officer - COO (Infrastructure)

🏒 Robert Walters
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Jakarta
πŸ“… 10 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Chief Operating Officer (COO) - Infrastructure ini bertanggung jawab untuk memimpin operasional portofolio aset infrastruktur perusahaan, dengan fokus pada optimasi aset, transformasi digital, dan kepatuhan terhadap standar HSSE. Peran ini menuntut kepemimpinan eksekutif dalam mengelola multi-site operations, membangun kerangka kerja governance, serta berkolaborasi dengan regulator, pemerintah, dan investor untuk memastikan keberlanjutan dan nilai jangka panjang aset. Perusahaan bergerak di sektor investasi infrastruktur strategis, menawarkan kesempatan untuk berkontribusi langsung pada proyek-proyek nasional dengan dampak luas. Kandidat ideal harus memiliki latar belakang kuat di industri padat aset seperti toll roads atau transportasi, serta kemampuan untuk menggerakkan inisiatif transformasi dan manajemen risiko operasional.

Kekuatan

  • Kepemimpinan transformasi operasional dengan bukti kuantitatif (RPA, analytics, SLA 99.5%).
  • Pengalaman membangun platform operational intelligence dan governance frameworks.
  • Kemampuan mengelola stakeholder C-level dan menerjemahkan data kompleks menjadi insight actionable.
  • Latar belakang teknis kuat (RPA, Sigma, MicroStrategy) untuk mendukung digitalisation initiatives.
  • Pengalaman cross-industry (telekomunikasi, fintech, perbankan) menunjukkan adaptabilitas.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman di industri infrastruktur (toll roads, transportasi) atau manajemen aset fisik.
  • Pendidikan tidak sesuai (Computer Engineering, bukan Civil/Transportation/Industrial Engineering).
  • Tidak ada bukti kepemimpinan multi-site infrastructure skala besar atau portofolio investasi.
  • Kurangnya pengalaman dengan regulasi infrastruktur, HSSE, dan BCM.
  • Level saat ini (GM) satu tingkat di bawah peran COO (VP/Director) yang ditargetkan.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi terkait infrastruktur (misal: Certified Infrastructure Asset Manager).
  • Pelajari regulasi toll roads dan HSSE melalui kursus online atau workshop.
  • Lakukan riset mendalam tentang operasi toll roads dan best practices industri.
  • Bangun koneksi dengan profesional di sektor infrastruktur melalui LinkedIn atau asosiasi.
  • Reframe CV untuk menekankan transferable skills (governance, digitalisation, stakeholder management).
  • Cari proyek sampingan atau konsultasi terkait manajemen aset infrastruktur.
  • Ikuti pelatihan Business Continuity Management (BCM) dan emergency preparedness.
  • Tulis artikel atau case study tentang transformasi operasional untuk portofolio.
  • Cari mentor dari eksekutif infrastruktur untuk panduan karier.
  • Lamar peran GM di perusahaan infrastruktur sebagai stepping stone.

Requirement Score

  • Oversee multi-site infrastructure operations4
  • Develop operational strategies for asset optimisation6
  • Drive asset reliability and lifecycle optimisation5
  • Establish asset management frameworks6
  • Ensure compliance with regulations and permits3
  • Lead Business Continuity Management (BCM)2
  • Maintain HSSE standards across operations3
  • Lead digitalisation and automation initiatives8
  • Design KPIs and performance management systems7
  • Manage relationships with regulators and government4
  • Translate operational strategy to measurable outcomes7
  • Executive leadership in asset-intensive industries5
  • Deep knowledge of toll road operations1
  • Experience in infrastructure investment portfolios1
  • Bachelor's in Civil/Transportation/Industrial Engineering0
  • 15-20 years in toll roads/transportation1
  • 5-10 years executive leadership in multi-site ops5
#2 5.2

Downstream Replenishment Planning General Manager

🏒 PT Tempo Scan Pacific Tbk
πŸ›οΈ Consumer/Retail
πŸ“Œ South Jakarta (On-site)
πŸ“… 10 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini bertanggung jawab sebagai pemimpin strategis dalam perencanaan replenishment downstream untuk perusahaan FMCG terkemuka, PT Tempo Scan Pacific. Peran ini mencakup pengelolaan proses replenishment end-to-end, mulai dari perencanaan permintaan, optimasi inventori, hingga eksekusi distribusi ke pusat-pusat distribusi dan jaringan cabang. Tujuan utamanya adalah memastikan ketersediaan produk yang tinggi, kesehatan inventori yang optimal, serta aliran pasokan yang efisien dari pabrik ke pasar. Kandidat ideal diharapkan memiliki pengalaman mendalam di industri FMCG atau ritel dengan volume tinggi, serta kemampuan analitis dan kolaborasi lintas fungsi yang kuat.

Kekuatan

  • Kepemimpinan lintas fungsi yang kuat dengan kolaborasi C-level
  • Pengalaman membangun platform operational intelligence dan analytics near real-time
  • Track record dalam governance SLA dan operational excellence di lingkungan skala besar
  • Kemampuan automation dan RPA untuk efisiensi operasional
  • Pengalaman mengelola tim besar (hingga 50 orang) dan inisiatif transformasi

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman di industri FMCG atau retail
  • Tidak ada bukti pengalaman dalam downstream replenishment planning atau supply chain fisik
  • Kurangnya pengalaman dalam demand forecasting, inventory optimization, dan manajemen OOS/overstock
  • Pendidikan tidak spesifik di Supply Chain atau Industrial Engineering
  • Tidak familiar dengan ERP/SAP atau replenishment systems
  • Tidak ada pengalaman dalam forecast-to-replenishment cycle
  • Domain operasional sebelumnya (telekomunikasi, fintech) sangat berbeda dengan FMCG

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi Supply Chain Management (CSCP atau SCOR-P) untuk menambah kredibilitas
  • Pelajari dasar-dasar ERP/SAP dan replenishment systems melalui kursus online
  • Riset mendalam tentang tantangan spesifik FMCG (OOS, overstock, deadstock) dan solusinya
  • Ikuti webinar atau workshop tentang demand forecasting dan inventory optimization
  • Bangun koneksi dengan profesional Supply Chain di industri FMCG atau retail
  • Reframe pengalaman governance dan SLA di CV untuk menekankan transferable skills
  • Pelajari Power BI atau Excel advanced untuk memperkuat analitis
  • Cari proyek sampingan atau volunteer untuk mendapatkan exposure di FMCG
  • Tulis artikel atau case study tentang bagaimana analytics dapat diterapkan di FMCG
  • Siapkan narasi yang jelas tentang bagaimana pengalaman operasional dapat diadaptasi ke FMCG

Requirement Score

  • Expertise downstream replenishment planning3
  • Demand forecasting & inventory optimization4
  • Supply planning & distribution execution3
  • Minimize out-of-stock, overstock, deadstock2
  • Manage supply allocation & distribution networks3
  • Data-driven decision making8
  • Cross-functional leadership9
  • Bachelor’s in Supply Chain/Industrial Engineering5
  • 10–12 years in Supply Chain/Demand Planning2
  • 5 years in senior leadership (FMCG/retail)1
  • Manage complex supply networks3
  • Improve service levels & inventory health4
  • Proficiency in ERP/SAP & replenishment systems4
  • Advanced Excel/Power BI analytics6
  • Forecast-to-replenishment cycle management2
#3 4.2

Operation & Mill Technology Head

🏒 Confidential
🏭 Logistics/Manufacturing
πŸ“Œ East Kalimantan, Indonesia (On-site)
πŸ“… 10 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini bertanggung jawab penuh atas operasional pabrik kelapa sawit (palm oil mill) di East Kalimantan, mencakup seluruh proses dari penerimaan tandan buah segar (FFB) hingga produksi minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit (PK). Peran ini menuntut kepemimpinan teknis dan operasional untuk memastikan target produksi tercapai dengan efisien, menjaga kualitas, kuantitas, dan kontrol biaya, serta mematuhi standar HSE dan keberlanjutan seperti ISPO, RSPO, dan ISO. Kandidat harus mampu mengelola tim besar, mengoptimalkan mesin dan peralatan, menganalisis data produksi, dan berkoordinasi dengan departemen lain serta pihak eksternal seperti auditor dan pemerintah.

Kekuatan

  • Kepemimpinan operasional yang terbukti dengan tim besar (hingga 50 orang).
  • Keahlian dalam analisis data dan operational intelligence (Sigma, MicroStrategy).
  • Pengalaman membangun platform near real-time untuk monitoring dan capacity planning.
  • Track record mempertahankan SLA tinggi (99.5%) di lingkungan kompleks.
  • Kemampuan cross-functional coordination dengan stakeholder C-level.
  • Pengalaman otomatisasi proses (RPA) untuk efisiensi operasional.
  • Kemampuan menyusun laporan operasional dan insight actionable untuk manajemen.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman di industri kelapa sawit atau manufaktur serupa.
  • Tidak familiar dengan proses teknis milling (FFB ke CPO/PK).
  • Tidak memiliki pengetahuan tentang HSE dan standar keberlanjutan (ISPO/RSPO/ISO).
  • Latar belakang pendidikan tidak relevan (Computer Engineering/Finance).
  • Tidak ada pengalaman dalam manajemen limbah, efisiensi energi, atau bahan kimia di pabrik.
  • Tidak memiliki sertifikasi atau pelatihan terkait operasi pabrik atau keberlanjutan.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti pelatihan singkat tentang proses pengolahan kelapa sawit (FFB ke CPO/PK).
  • Pelajari standar HSE dan keberlanjutan ISPO/RSPO/ISO 9001/14001 secara mandiri.
  • Dapatkan sertifikasi dasar terkait manajemen pabrik (misal: Certified Plant Engineer).
  • Riset best practices operasional pabrik kelapa sawit dari sumber industri.
  • Hubungi profesional di industri kelapa sawit untuk mentoring atau insight.
  • Ikuti kursus online tentang manajemen limbah dan efisiensi energi di pabrik.
  • Soroti pengalaman leadership dan analisis data di CV untuk menutupi gap teknis.
  • Siapkan narasi transferable skills (misal: capacity planning, SLA governance) di cover letter.
  • Kunjungi pabrik kelapa sawit terdekat untuk observasi langsung proses operasional.
  • Pelajari terminologi teknis milling untuk wawancara (sterilizer, digester, screw press).

Requirement Score

  • Lead palm oil mill operations end-to-end2
  • Manage FFB to CPO/PK processing1
  • Achieve production targets efficiently7
  • Supervise mill workforce and SOPs8
  • Machinery maintenance and optimization5
  • Preventive and corrective maintenance plans4
  • HSE and sustainability compliance3
  • Energy, water, and chemical efficiency2
  • Waste management practices1
  • Data analysis on production and efficiency9
  • Operational reports for management9
  • Coordinate with estate, HSE, HR, logistics7
  • Handle external audits and inspections5
  • Bachelor’s in Mechanical/Chemical/Industrial Engineering3
  • 10 years in palm oil milling1
  • 5 years in managerial role in milling5
  • Technical knowledge of milling processes1
  • Product quality standards knowledge4
  • ISPO/RSPO/ISO 9001/14001 familiarity2
  • Leadership and problem-solving skills9
  • Data-driven operational improvements9
  • Willing to be stationed in remote area10
#4 4.2

Operations and Technical Director - Furniture Manufacturing

🏒 Tap Growth ai
🏭 Logistics/Manufacturing
πŸ“Œ Jakarta (On-site)
πŸ“… 10 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini bertanggung jawab memimpin operasional manufaktur furnitur dan interior fit-out, memastikan efisiensi produksi, kualitas produk, serta pengelolaan rantai pasok. Kandidat ideal harus memiliki pengalaman mendalam di sektor manufaktur furnitur, khususnya dalam proses produksi hardwood/teak, pengendalian kualitas, dan implementasi lean production. Peran ini juga menuntut kemampuan mengelola operasi lintas negara (factory-to-site) dan kolaborasi dengan tim multifungsi untuk meningkatkan performa operasional. Pengalaman di pasar GCC/Middle East menjadi nilai tambah yang kuat.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin operasi skala besar (12,600+ enterprise services, 270,000+ subscribers).
  • Keahlian dalam data-driven governance dan operational intelligence (Sigma, MicroStrategy).
  • Kemampuan cross-functional leadership dan kolaborasi dengan C-level.
  • Pengalaman mengimplementasikan RPA dan automation untuk efisiensi operasional.
  • Track record mempertahankan SLA 99.5% di lingkungan kompleks.

Gap

  • Tidak ada pengalaman di industri furnitur atau manufaktur hardwood/teak.
  • Tidak memiliki pengetahuan spesifik tentang proses produksi furnitur atau joinery.
  • Tidak ada pengalaman proyek di GCC/Middle East.
  • Tidak memiliki sertifikasi PMP atau setara.
  • Domain expertise lebih kuat di telekomunikasi, fintech, dan perbankan, bukan manufaktur.
  • Tidak ada bukti pengalaman dalam QA/QC framework untuk manufaktur fisik.

Mitigasi / Improvement

  • Pelajari proses manufaktur furnitur (hardwood/teak) melalui kursus online atau sertifikasi singkat.
  • Riset mendalam tentang standar QA/QC dan lean production di industri furnitur.
  • Ikuti sertifikasi PMP atau Lean Six Sigma untuk memperkuat kredibilitas manajemen proyek.
  • Cari proyek atau konsultasi kecil di sektor manufaktur furnitur untuk pengalaman langsung.
  • Reframe pengalaman governance dan SLA di CV untuk menekankan transferable skills ke QA/QC.
  • Pelajari tren dan tantangan operasional di pasar GCC/Middle East.
  • Bangun koneksi dengan profesional di industri furnitur melalui LinkedIn atau acara industri.
  • Tawarkan solusi konkret untuk efisiensi produksi di cover letter (misal: RPA untuk quality check).
  • Siapkan studi kasus bagaimana pengalaman di telekomunikasi dapat diaplikasikan ke manufaktur.
  • Lakukan benchmarking proses operasional pabrik furnitur ternama untuk wawasan praktis.

Requirement Score

  • Degree in Engineering/Architecture/Business8
  • 10-15 years in furniture/interior fit-out1
  • Lead cross-border factory-to-site operations3
  • GCC/Middle East project experience1
  • Furniture manufacturing process expertise1
  • Integrated factory-to-site QA/QC frameworks5
  • Lean production principles knowledge4
  • Supply chain logistics management3
  • PMP or equivalent certification1
  • Oversee daily production efficiency5
  • Technical improvements for product quality6
  • Analyze performance metrics for improvement9
  • Collaborate with cross-functional teams9
  • Lead and mentor operations team8
#1 5.2

SVP of Engineering

🏒 IgniteTech
πŸ’» Technology/Software
πŸ“Œ Indonesia (Remote)
πŸ“… 9 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini adalah posisi eksekutif senior di IgniteTech yang bertanggung jawab penuh atas keandalan dan operasi otonom dari platform SaaS enterprise. Fokus utama adalah membangun dan mengembangkan sistem berbasis AI untuk operasi produksi, termasuk agen otonom untuk penanganan insiden, remediasi otomatis, dan analisis RCA. Pemimpin ini melapor langsung ke CEO, terlibat langsung dalam pengembangan kode agen, dan berinteraksi dengan pelanggan enterprise saat insiden kritis. Peran ini menuntut pengalaman mendalam dalam operasi produksi berskala besar, kepemimpinan tim senior, serta kemampuan untuk mengoperasikan dan mengoptimalkan sistem AI-driven secara real-time.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin operasi berskala besar dengan SLA tinggi (99.5%) di industri Telekomunikasi dan Fintech.
  • Kemampuan membangun dan mengoptimalkan sistem otomatisasi (RPA, operational intelligence) untuk efisiensi operasional.
  • Strategic partner bagi C-level eksekutif, menunjukkan kemampuan komunikasi dan leadership di level tinggi.
  • Pengalaman cross-functional di berbagai industri (Telco, Fintech, Perbankan) dengan tim hingga 50 orang.
  • Latar belakang pendidikan yang relevan (Computer Engineering, Finance) dan sertifikasi implisit dalam tools analytics/automation.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung di production engineering, SRE, atau operasi SaaS berskala enterprise.
  • Tidak ada bukti pengalaman membangun atau memimpin sistem agen otonom berbasis AI (hanya RPA tradisional).
  • Kurangnya pengalaman dengan AWS, multi-AZ, atau arsitektur cloud modern.
  • Tidak familiar dengan tools observability modern (Grafana, Prometheus, Datadog, dll.).
  • Tidak memiliki pengalaman di level SVP/VP, hanya sampai GM/Head.
  • Tidak ada bukti penggunaan tools agentic development (Claude, Cursor) atau pengiriman kode agen AI.
  • Tidak memiliki rekam jejak sebagai
  • Tidak memiliki pengalaman di multi-tenant B2B SaaS platform.
  • Tidak ada kontribusi publik (tulisan, konferensi, open-source) di bidang autonomous operations.

Mitigasi / Improvement

  • Pelajari dan dapatkan sertifikasi AWS Solutions Architect atau DevOps untuk memahami arsitektur cloud.
  • Ikuti kursus atau bootcamp tentang SRE dan production engineering (misal: Google SRE, LinkedIn Learning).
  • Eksplorasi tools agentic development (Claude, Cursor) dan bangun proyek kecil untuk memahami konsep agen AI.
  • Pelajari tools observability modern (Grafana, Prometheus, Datadog) melalui lab atau proyek pribadi.
  • Tulis artikel atau blog tentang pengalaman otomatisasi dan RPA untuk membangun personal brand di autonomous operations.
  • Ikuti konferensi atau webinar tentang AIOps dan agentic SRE untuk memahami tren terkini.
  • Bangun koneksi dengan profesional di industri SaaS dan autonomous operations melalui LinkedIn atau komunitas.
  • Reframe pengalaman RPA dan operational intelligence di CV untuk menekankan aspek agen dan otomatisasi.
  • Pelajari konsep multi-tenant architecture dan B2B SaaS melalui kursus online (Udemy, Coursera).
  • Lakukan riset mendalam tentang IgniteTech dan platform mereka untuk memahami kebutuhan spesifik.

Requirement Score

  • Ownership production reliability as P&L6
  • 10+ years production engineering/SRE/SaaS ops3
  • 3+ years SVP/VP/Head-of senior engineering org2
  • Built agent-driven incident response systems5
  • Daily use of agentic dev tools (Claude, Cursor)1
  • Deep AWS operational expertise2
  • Executive communication with CEO/customers7
  • Hands-on agent code shipping4
  • Recruit/retain top 1% engineers5
  • Multi-tenant B2B SaaS background3
  • Modern observability stacks expertise2
  • US-morning time-zone overlap8
  • OFAC-clear country residence10
  • Recognized voice in autonomous operations2
#2 3.5

Owner

🏒 Virtus Legal
πŸ’Ό Professional Services
πŸ“Œ Jakarta, Indonesia (On-site)
πŸ“… 9 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran Owner di Virtus Legal adalah posisi kepemimpinan puncak yang bertanggung jawab atas operasional, arah strategis, dan pengembangan bisnis firma hukum di Jakarta. Pemilik akan mengelola tim hukum, menangani kasus-kasus kompleks, memastikan kepatuhan terhadap regulasi lokal, serta membangun dan memelihara hubungan klien korporat dan pemerintah. Peran ini juga mencakup pengawasan kualitas layanan hukum, pengembangan talenta, dan koordinasi dengan jaringan global Virtus Legal untuk menyelaraskan praktik lokal dengan visi internasional firma.

Kekuatan

  • Kepemimpinan operasional yang kuat dengan pengalaman memimpin tim hingga 50 orang.
  • Kemampuan membangun hubungan dengan stakeholder C-level dan klien.
  • Pengalaman dalam transformasi performa dan inisiatif data-driven.
  • Kemampuan negosiasi dan manajemen stakeholder yang teruji.
  • Pengalaman di industri perbankan dan fintech yang memerlukan kontrol ketat dan kepatuhan.

Gap

  • Tidak memiliki latar belakang pendidikan hukum (LL.B) atau lisensi pengacara.
  • Tidak ada pengalaman di bidang hukum, litigasi, atau praktik hukum korporat.
  • Tidak ada bukti pengalaman mengelola tim hukum atau firma hukum.
  • Pemahaman terbatas tentang kerangka hukum Indonesia di luar regulasi perbankan/fintech.
  • Tidak ada pengalaman dalam pengembangan bisnis firma hukum atau praktik hukum.

Mitigasi / Improvement

  • Dapatkan gelar LL.B atau sertifikasi hukum yang diakui untuk memenuhi syarat dasar.
  • Ikuti kursus singkat atau sertifikasi di bidang hukum korporat atau litigasi.
  • Bangun koneksi dengan profesional hukum untuk memahami praktik dan tantangan industri.
  • Riset mendalam tentang regulasi hukum Indonesia di luar perbankan/fintech.
  • Ikuti pelatihan kepemimpinan hukum untuk memahami dinamika tim hukum.
  • Cari pengalaman sukarela atau pro bono di firma hukum untuk mendapatkan exposure.
  • Reframing CV untuk menyoroti kemampuan manajemen risiko dan kepatuhan di perbankan/fintech.
  • Pelajari kasus-kasus hukum terkini di Indonesia untuk memahami konteks lokal.
  • Bergabung dengan asosiasi profesional hukum untuk memperluas jaringan.
  • Konsultasi dengan mentor di bidang hukum untuk panduan karir.

Requirement Score

  • Qualified attorney with litigation/corporate expertise1
  • Leadership in legal teams supervision3
  • Expertise in Civil/Commercial Litigation or Corporate Advisory1
  • Client relationship building and negotiation7
  • Understanding of Indonesian legal/regulatory frameworks2
  • Business development and firm growth5
  • Strategic planning and financial oversight6
  • Ethics, professionalism, and confidentiality standards7
  • Bachelor’s degree in Law (LL.B)1
  • Admission to practice law in relevant jurisdictions1
  • High-level negotiation and stakeholder management7
  • Compliance and risk management in legal context3
  • Cross-cultural collaboration and client diversity6
#1 6.8

Director, Performance Improvement

🏒 Alvarez & Marsal
πŸ’Ό Professional Services
πŸ“Œ Jakarta (Hybrid)
πŸ“… 8 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Director, Performance Improvement di Alvarez & Marsal (A&M) adalah peran strategis yang bertanggung jawab memimpin transformasi bisnis dan operasional untuk klien korporat dan private equity di Asia Tenggara. Tanggung jawab utama mencakup pengembangan bisnis (business development), penjualan layanan konsultasi, dan eksekusi proyek transformasi kompleks seperti due diligence pra-M&A, integrasi pasca-merger, perbaikan kinerja operasional (supply chain, manufacturing, logistik), serta manajemen krisis. Peran ini menuntut kemampuan diagnostik cepat, pemodelan keuangan, dan kepemimpinan tim lintas disiplin untuk mendorong perbaikan EBITDA dan working capital. A&M menekankan pendekatan hands-on, hasil-driven, dan kemampuan beroperasi di lingkungan yang dinamis dan penuh tekanan, dengan jangkauan kerja mencakup perjalanan regional yang intensif.

Kekuatan

  • Kepemimpinan operasional skala besar (12,600+ enterprise services, 270K FTTH subscribers).
  • Pengalaman membangun platform analytics (Sigma, MicroStrategy) untuk operational intelligence.
  • Pencapaian SLA 99.5% dan otomatisasi RPA yang terukur (waktu ticketing turun 85%).
  • Kolaborasi dengan C-level untuk menerjemahkan data menjadi insight actionable.
  • Pengalaman di industri telekomunikasi, fintech, dan perbankan yang relevan dengan klien A&M.

Gap

  • Tidak ada pengalaman menjual layanan konsultasi atau transformasi bisnis.
  • Kurangnya exposure di manufacturing, supply chain, dan logistik.
  • Tidak ada bukti pengalaman di due diligence, post-merger integration, atau 100-day planning.
  • Pemodelan keuangan terbatas pada operasional, bukan transformasi bisnis.
  • Level saat ini (GM) satu tingkat di bawah target (Director/AVP).
  • Tidak ada sertifikasi formal (PMP, ITIL, Lean Six Sigma) yang sering diharapkan di konsultasi.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi PMP atau Lean Six Sigma untuk memperkuat kredibilitas transformasi.
  • Pelajari metodologi A&M untuk due diligence dan 100-day planning via case study publik.
  • Reframe CV untuk menekankan aspek 'selling transformation' dari pengalaman RPA/Sigma.
  • Riset tren supply chain/manufacturing di Asia Tenggara untuk diskusi wawancara.
  • Bangun koneksi dengan profesional A&M di LinkedIn untuk insight kultur dan ekspektasi.
  • Siapkan studi kasus hipotetis untuk post-merger integration di industri telekomunikasi.
  • Latih pemodelan keuangan sederhana untuk transformasi (misal: skenario EBITDA improvement).
  • Tawarkan pro bono diagnostic untuk UKM lokal untuk pengalaman 'selling mandates'.
  • Pelajari framework Balanced Scorecard untuk diskusi KPI operasional.
  • Siapkan narasi tentang adaptasi dari operational leadership ke konsultasi strategis.

Requirement Score

  • Track record converting leads to revenue3
  • Selling & delivering performance improvement mandates5
  • Experience in Operations (manufacturing, supply chain, logistics)2
  • Leading teams in transformational assignments7
  • Financial & business modelling skills4
  • Rapid diagnostic for cash needs & profitability5
  • Resolving complex operational & financial problems6
  • Willingness to travel across Southeast Asia10
  • Strong analytical & deep dive skills8
  • Persuasive communicator at Board level7
  • Operational KPIs & Balanced Scorecard9
  • Cross-sector experience (telco, automotive, energy, retail)6
  • Entrepreneurial spirit & flat structure adaptability7
  • Post-merger integration & 100-day planning2
  • Operational due diligence (ODD) delivery3
  • Cost reduction & revenue enhancement strategies6
#2 6.2

Head of Fraud Analytics & Operations

🏒 Kredivo Group
πŸ’³ Fintech
πŸ“Œ Jakarta Metropolitan Area
πŸ“… 8 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini bertanggung jawab untuk memimpin fungsi manajemen risiko fraud secara menyeluruh di Kredivo Group, mencakup produk, kanal, dan siklus hidup pengguna. Head of Fraud Analytics & Operations akan memiliki wewenang untuk mengembangkan strategi, kerangka kerja, dan peta jalan fraud prevention, detection, investigation, monitoring, serta kontrol. Posisi ini juga harus memastikan kolaborasi erat dengan tim Risk, Product, Data Science, Engineering, dan Compliance untuk memperkuat kapabilitas anti-fraud perusahaan, sambil menjaga keseimbangan antara mitigasi risiko, pertumbuhan bisnis, dan pengalaman pengguna. Peran ini melapor langsung ke SVP Risk Management dan mengelola tim Fraud Analytics serta Fraud Operations.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim operasional skala besar (hingga 50 orang) dan cross-functional.
  • Kemampuan kuat dalam stakeholder management, termasuk C-level executives.
  • Pengalaman dalam operational excellence, SLA governance, dan performance transformation.
  • Kemampuan membangun platform operational intelligence dan automation (Sigma, UiPath RPA).
  • Latar belakang di industri fintech dan perbankan, meski tidak spesifik fraud.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung dalam fraud risk management atau anti-fraud frameworks.
  • Tidak ada bukti pengalaman dalam fraud analytics, detection models, atau fraud rules.
  • Tidak familiar dengan fraud trends, patterns, atau emerging risks di fintech.
  • Tidak memiliki pengalaman dalam fraud incident management atau investigation workflows.
  • Tidak ada pengalaman dalam mendefinisikan fraud risk appetite atau fraud KPIs.
  • Kurangnya pemahaman mendalam tentang regulasi fraud atau compliance matters.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi fraud risk management (misal ACAMS atau CFE).
  • Pelajari fraud detection tools dan teknik (misal SAS Fraud Management, Featurespace).
  • Riset tren fraud terkini di fintech dan digital lending.
  • Pelajari regulasi fraud dan compliance (BI, OJK, PJP).
  • Reframing pengalaman operational excellence sebagai fondasi untuk fraud operations.
  • Temui profesional fraud risk untuk memahami tantangan sehari-hari.
  • Ikuti kursus singkat tentang fraud analytics dan detection models.
  • Bangun koneksi dengan tim Risk atau Fraud di perusahaan fintech.
  • Pelajari case study fraud di e-commerce atau digital lending.
  • Soroti pengalaman RCA dan trouble-ticket management sebagai relevan untuk fraud investigation.

Requirement Score

  • Fraud risk management strategy & framework3
  • Lead fraud analytics & operations teams7
  • Fraud prevention & detection initiatives2
  • Fraud incident management & RCA6
  • Fraud performance & control effectiveness5
  • Fraud risk appetite & KPIs3
  • Fraud governance & structural gaps4
  • Fraud analytics & detection models4
  • Fraud operations & investigation workflows5
  • Balance fraud prevention & business growth6
  • Stakeholder management senior level8
  • Leadership & team development7
  • Fraud trends & emerging patterns2
  • Regulatory & compliance fraud matters3
  • Anti-fraud culture & awareness4
#3 5.2

Managing Director (m/f/d) PERI Indonesia

🏒 PERI
🏭 Logistics/Manufacturing
πŸ“Œ Kebayoran
πŸ“… 8 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Managing Director di PERI Indonesia bertanggung jawab memimpin seluruh operasional anak perusahaan, termasuk pengembangan dan implementasi strategi jangka panjang dan menengah. Peran ini menuntut kepemimpinan yang kuat untuk mengarahkan tim manajemen, memastikan pertumbuhan dan profitabilitas berkelanjutan, serta membangun hubungan strategis dengan klien dan pemangku kepentingan utama. PERI bergerak di bidang formwork dan scaffold systems, sehingga pemahaman teknis dan pengalaman dalam bisnis sewa (rental) serta penjualan di industri manufaktur atau konstruksi menjadi krusial. Kandidat juga diharapkan mampu berkolaborasi dengan tim regional dan global untuk menyelaraskan visi perusahaan.

Kekuatan

  • Pengalaman kepemimpinan operasional yang kuat dengan tim besar (hingga 50 orang).
  • Kemampuan membangun platform operational intelligence dan RPA untuk efisiensi.
  • Track record mempertahankan SLA tinggi di lingkungan kompleks (12,600+ enterprise services).
  • Pengalaman berkolaborasi dengan stakeholder C-level dan menerjemahkan data menjadi insight actionable.
  • Latar belakang pendidikan teknik (Computer Engineering) yang relevan dengan pemahaman teknis.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman sebagai Managing Director atau tanggung jawab P&L.
  • Tidak ada pengalaman di industri manufaktur, konstruksi, atau bisnis sewa (rental).
  • Pemahaman teknis lebih pada telekomunikasi/fintech, bukan formwork/scaffold systems.
  • Kurangnya bukti pengembangan strategi jangka panjang untuk anak perusahaan.
  • Tidak ada pengalaman dalam market intelligence untuk industri konstruksi/manufaktur.

Mitigasi / Improvement

  • Riset mendalam tentang industri formwork/scaffold dan model bisnis sewa PERI.
  • Ikuti sertifikasi manajemen proyek konstruksi (misal: PMP, Lean Construction).
  • Pelajari regulasi dan tren pasar konstruksi Indonesia.
  • Bangun koneksi dengan profesional di industri konstruksi/manufaktur.
  • Reframing CV untuk menekankan pengalaman kepemimpinan strategis dan P&L-adjacent.
  • Cari proyek atau peran sementara dengan tanggung jawab P&L.
  • Ikuti kursus singkat tentang manajemen anak perusahaan atau subsidiary leadership.
  • Pelajari best practice dalam bisnis sewa (rental) dan penjualan B2B industri berat.
  • Siapkan studi kasus tentang bagaimana pengalaman operasional dapat diaplikasikan di PERI.
  • Minta rekomendasi dari eksekutif C-level yang pernah bekerja sama untuk memperkuat kredibilitas.

Requirement Score

  • Leading subsidiary management team6
  • Developing long-term/mid-term strategy5
  • P&L responsibility experience3
  • Sales & rental business model expertise2
  • Market intelligence for region4
  • Steering key client relationships6
  • Ensuring sustainable profitability/growth4
  • Collaboration with regional/global teams5
  • University degree in Engineering5
  • 5-8 years distinct leadership experience8
  • Management experience in operative unit7
  • Ideal experience as Managing Director1
  • Strategy and sales orientation5
  • Technical understanding & project management6
  • Understanding customer needs & technical competencies6
#4 4.2

Owner

🏒 The Experience Edit
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Greater Padang (On-site)
πŸ“… 8 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Owner di Power System and Electric Distribution Laboratory ini bertanggung jawab penuh atas operasional, teknis, dan bisnis laboratorium di Greater Padang. Peran ini mencakup perencanaan strategis, pengelolaan anggaran, kepatuhan regulasi, serta pengawasan proyek-proyek di bidang sistem tenaga dan distribusi listrik. Pemilik laboratorium juga harus memimpin tim multidisiplin, menjalin hubungan dengan klien dan mitra industri, serta mendorong inovasi untuk pertumbuhan jangka panjang. Posisi ini menuntut pemahaman mendalam tentang teknik kelistrikan, manajemen proyek, dan kemampuan komunikasi yang kuat untuk berinteraksi dengan berbagai pemangku kepentingan lokal dan akademis.

Kekuatan

  • Kepemimpinan tim besar dan cross-functional dengan bukti hasil terukur (SLA 99.5%, 35K+ ticket/bulan).
  • Pengalaman membangun platform operational intelligence dan RPA untuk efisiensi operasional.
  • Kemampuan komunikasi dan negosiasi dengan stakeholder C-level dan mitra bisnis.
  • Pengalaman manajemen anggaran dan resource allocation di skala enterprise.
  • Keahlian analitik dan pengambilan keputusan berbasis data (Sigma, MicroStrategy, Looker Studio).

Gap

  • Tidak memiliki latar belakang pendidikan atau pengalaman di teknik kelistrikan/power systems.
  • Tidak ada pengalaman di laboratorium teknik, utilitas, atau sektor kelistrikan.
  • Kurangnya pemahaman tentang regulasi dan standar industri spesifik kelistrikan.
  • Tidak ada bukti keterlibatan dengan akademisi atau komunitas lokal di Padang.
  • Tidak jelas kesiapan relokasi ke Padang (lokasi saat ini Jakarta/Bekasi).

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti kursus singkat atau sertifikasi dasar tentang power systems dan distribusi listrik.
  • Lakukan riset mendalam tentang regulasi teknik kelistrikan di Indonesia (PLN, OJK, standar SNI).
  • Hubungi alumni atau profesional di industri kelistrikan untuk memahami tantangan operasional laboratorium.
  • Pelajari proyek-proyek laboratorium teknik di universitas lokal (misal: UI, ITB, Unand) untuk konteks praktis.
  • Tawarkan kompensasi relokasi atau fleksibilitas kerja hybrid sebagai bagian dari negosiasi.
  • Soroti pengalaman manajemen proyek teknik di CV/cover letter (misal: RPA, platform Sigma).
  • Siapkan contoh konkret bagaimana pengalaman di telekomunikasi/fintech dapat diaplikasikan ke laboratorium teknik.
  • Jelaskan dalam cover letter kesediaan untuk belajar cepat dan beradaptasi dengan domain baru.
  • Bangun koneksi dengan asosiasi teknik kelistrikan (misal: IEEE Indonesia) untuk networking.
  • Tulis proposal singkat tentang bagaimana pendekatan operational excellence dapat diterapkan di laboratorium.

Requirement Score

  • Leadership tim multidisiplin teknik8
  • Pemahaman sistem tenaga/distribusi listrik2
  • Manajemen bisnis dan anggaran7
  • Kepatuhan regulasi dan standar industri5
  • Komunikasi dan negosiasi stakeholder9
  • Manajemen proyek teknik6
  • Pengambilan keputusan berbasis data9
  • Pemecahan masalah operasional kompleks8
  • Gelar teknik kelistrikan/power engineering1
  • Pengalaman operasi laboratorium/utilitas2
  • Inovasi dan perbaikan proses8
  • Komitmen etika dan kepemimpinan inklusif7
  • Kesiapan bekerja on-site di Padang5
  • Keterlibatan dengan industri lokal/akademis3
#1 6.8

Head of Strategy and Product

🏒 Kira
πŸ’³ Fintech
πŸ“Œ Indonesia (Remote)
πŸ“… 7 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini bertugas sebagai pemimpin strategi dan produk di Kira, sebuah platform fintech yang berfokus pada inklusi keuangan dan pengembangan produk finansial untuk pasar Asia Tenggara. Tanggung jawab utama mencakup penggerak inisiatif prioritas tinggi lintas fungsi (engineering, product, hiring, operations, business development), pemecahan tantangan bisnis dan produk bersama leadership, serta pembangunan tim, proses, dan kapabilitas baru seiring pertumbuhan perusahaan. Peran ini juga melibatkan riset pasar dan peluang bisnis baru, serta perbaikan operasional untuk mendukung skalabilitas dan efisiensi. Kandidat diharapkan mampu bekerja dalam lingkungan dinamis, mengelola banyak prioritas, dan mendorong eksekusi proyek lintas fungsi dengan dampak bisnis yang terukur.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim dan proyek lintas fungsi dengan hasil terukur di industri Telco dan Fintech.
  • Kemampuan kuat dalam optimasi operasional, governance, dan efisiensi berbasis data (Sigma, RPA, MicroStrategy).
  • Track record mempertahankan SLA tinggi (99.5%) di lingkungan operasional skala besar.
  • Kemampuan kolaborasi dengan C-level dan stakeholder senior untuk menerjemahkan data menjadi insight actionable.
  • Pengalaman membangun dan mengelola platform operational intelligence untuk capacity planning dan bottleneck tracking.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung dalam pengembangan produk atau strategi produk di fintech.
  • Kurangnya bukti pengalaman dalam riset pasar, pengembangan produk baru, atau ekspansi bisnis.
  • Fokus CV lebih pada operasional dan governance, bukan pada strategi bisnis atau inovasi produk.
  • Tidak ada pengalaman eksplisit dalam membangun tim atau proses untuk fungsi product management.
  • Domain expertise terbatas pada operasional, bukan pada aspek strategis atau komersial produk fintech.

Mitigasi / Improvement

  • Pelajari framework product strategy seperti Jobs-to-be-Done (JTBD) atau Lean Startup.
  • Ikuti kursus singkat tentang product management di fintech (contoh: Reforge, Coursera).
  • Riset mendalam tentang produk dan pasar Kira serta kompetitor di Asia Tenggara.
  • Reframe pengalaman operasional di CV untuk menekankan dampak strategis dan skalabilitas.
  • Bangun koneksi dengan profesional product management di fintech untuk belajar best practice.
  • Ikuti webinar atau baca whitepaper tentang tren produk fintech di Asia Tenggara.
  • Lakukan proyek sampingan atau case study tentang pengembangan produk fintech.
  • Sertifikasi dasar product management (contoh: Certified Scrum Product Owner).
  • Pelajari tools product management seperti Aha!, Productboard, atau Jira.
  • Tulis artikel atau blog tentang strategi produk fintech untuk menunjukkan minat dan pemahaman.

Requirement Score

  • Drive high-priority initiatives across business7
  • Solve business and product challenges with leadership6
  • Build new teams, processes, and capabilities8
  • Lead cross-functional projects from planning to execution8
  • Research new markets, products, and business opportunities3
  • Improve operations by identifying problems and solutions9
  • Take ownership of projects and deliver business outcomes8
  • Strong problem-solving and business judgment7
  • Learn quickly and adapt to new challenges7
  • Comfortable working across business functions8
  • Strong ownership and execution skills9
  • Excellent communication and stakeholder management8
  • Manage multiple priorities in fast-moving environment8
  • Curious, resourceful, and driven to build6
#2 5.8

Country Director - Automotive

🏒 Atomic Recruitment SEA
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Jakarta, Indonesia (On-site)
πŸ“… 7 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Country Director ini bertanggung jawab penuh atas operasional dan kinerja komersial perusahaan digital marketplace otomotif terkemuka di Indonesia. Peran ini mencakup kepemilikan P&L, pengembangan strategi bisnis, pengelolaan tim lintas fungsi (Sales, Marketing, Operations, dll.), serta pembangunan kemitraan strategis dengan klien enterprise dan pemangku kepentingan utama. Kandidat diharapkan mampu mendorong pertumbuhan berkelanjutan, memimpin eksekusi operasional, dan berkolaborasi dengan tim regional untuk meningkatkan kapabilitas platform digital dan pengalaman pelanggan.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim lintas fungsi dan membangun high-performance culture.
  • Kemampuan analitik dan penggunaan tools seperti Sigma, MicroStrategy, dan UiPath RPA.
  • Pencapaian operasional excellence dengan SLA 99.5% di lingkungan kompleks.
  • Pengalaman kolaborasi dengan stakeholder C-level untuk inisiatif strategis.
  • Gelar pendidikan yang relevan (Master of Management).

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman di industri digital marketplace, e-commerce, atau otomotif.
  • Kurangnya bukti pengelolaan P&L atau target revenue growth.
  • Tidak ada pengalaman eksplisit dalam enterprise sales atau strategic partnerships.
  • Pengalaman lebih fokus pada operasional dan governance, bukan strategi komersial.
  • Tidak familiar dengan regulasi atau dinamika pasar otomotif.

Mitigasi / Improvement

  • Riset mendalam tentang industri digital marketplace otomotif dan tren pasar Indonesia.
  • Pelajari metrik P&L dan strategi revenue growth di perusahaan sejenis.
  • Ikuti kursus singkat atau sertifikasi tentang enterprise sales dan strategic partnerships.
  • Reframe pengalaman operasional di CV untuk menekankan aspek komersial dan pertumbuhan bisnis.
  • Bangun koneksi dengan profesional di industri otomotif atau digital marketplace.
  • Pelajari tools analitik yang umum digunakan di industri e-commerce (misal: Google Analytics, Tableau).
  • Cari proyek atau peran sementara yang melibatkan pengelolaan P&L atau revenue generation.
  • Tulis cover letter yang menjelaskan bagaimana pengalaman operasional dapat diterapkan di peran komersial.
  • Ikuti webinar atau workshop tentang strategi komersial di industri digital.
  • Lakukan benchmarking dengan perusahaan digital marketplace untuk memahami best practices.

Requirement Score

  • P&L accountability & revenue growth6
  • Country commercial strategy execution5
  • Lead cross-functional teams9
  • Strategic partnerships & key accounts4
  • Enterprise sales leadership3
  • Customer retention & account growth5
  • Collaborate with Product/Tech teams7
  • Market insights & customer analytics8
  • Annual business planning & budgeting6
  • Operational excellence & governance9
  • High-performance culture building7
  • Bachelor's in Business/Marketing/Commerce10
  • MBA advantage10
  • Digital marketplace/e-commerce experience3
  • Automotive/technology/media industry experience2
#3 5.8

Head of Information Technology

🏒 Boosty Talent
πŸ“‘ Telco/ISP
πŸ“Œ Indonesia (Remote)
πŸ“… 7 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini bertanggung jawab memimpin dan mengembangkan operasi dukungan pelanggan global untuk solusi VoIP, SIP Trunking, DID Services, CPaaS, dan CCaaS. Peran ini mencakup manajemen tim support 24/7, pemantauan KPI dan SLA, penanganan insiden kritis, serta kolaborasi lintas fungsi dengan tim produk, sales, dan mitra telekomunikasi. Perusahaan bergerak di bidang layanan komunikasi cloud dan telekomunikasi, membutuhkan pemimpin dengan keahlian teknis mendalam di protokol SIP, VoIP, dan infrastruktur telekomunikasi untuk memastikan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan.

Kekuatan

  • Pengalaman kuat dalam manajemen tim support dan operasional (NOC, KPI/SLA governance).
  • Keahlian dalam otomatisasi proses (RPA, UiPath) dan analytics (Sigma, MicroStrategy).
  • Pencapaian terukur dalam efisiensi operasional (85% pengurangan waktu ticketing, SLA 99.5%).
  • Kemampuan kolaborasi lintas fungsi dengan stakeholder C-level.
  • Pengalaman di industri telekomunikasi (iForte, First Media) dan fintech.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman spesifik di VoIP, SIP Trunking, CPaaS, atau CCaaS.
  • Tidak ada bukti pengetahuan tentang protokol SIP, VoIP routing, atau DID provisioning.
  • Tidak familiar dengan platform PBX seperti Asterisk atau FreePBX.
  • Pengalaman telekomunikasi lebih fokus pada operasional jaringan umum, bukan solusi cloud communications.
  • Kurangnya sertifikasi formal di domain telekomunikasi atau ITIL.

Mitigasi / Improvement

  • Pelajari dasar-dasar SIP protocol dan VoIP routing melalui kursus online (misal Udemy, Coursera).
  • Ikuti sertifikasi dasar VoIP atau CPaaS (misal dari Cisco, Asterisk, atau Twilio).
  • Riset platform PBX seperti Asterisk/FreePBX dan coba deploy lokal untuk pemahaman praktis.
  • Tanyakan ke hiring manager tentang prioritas teknis (VoIP vs. manajemen tim) untuk reframing CV.
  • Sorot pengalaman NOC dan SLA governance di cover letter sebagai transferable skill.
  • Cari proyek sampingan atau freelance terkait VoIP/SIP untuk pengalaman langsung.
  • Bangun koneksi dengan profesional di industri VoIP/CPaaS untuk mentorship.
  • Ikuti webinar atau konferensi tentang cloud communications (misal CommCon, TADSummit).
  • Pelajari tools ticketing populer di VoIP (misal Zendesk, Freshdesk) untuk familiaritas.
  • Siapkan studi kasus hipotetis tentang penanganan insiden VoIP di wawancara.

Requirement Score

  • 5+ years in Telecom/VoIP/CPaaS/CCaaS3
  • 2+ years managing technical support teams8
  • Strong understanding of SIP protocol2
  • VoIP routing and interconnections expertise2
  • DID provisioning and management2
  • SIP Trunking knowledge2
  • Carrier operations experience3
  • Telecom infrastructure expertise5
  • Experience with PBX platforms (Asterisk/FreePBX)1
  • Ticketing systems and incident management8
  • KPI and SLA governance9
  • Process automation and efficiency improvement9
  • Cross-functional collaboration with Product/Sales7
  • Operational reporting and management reports8
  • Root cause analysis and incident documentation7
  • Support process and workflow improvement8
  • Knowledge base and documentation management5
  • 24/7 support operations management7
#4 5.2

Head of MCN

🏒 Madame Gie Cosmetics
πŸ›οΈ Consumer/Retail
πŸ“Œ Jakarta (On-site)
πŸ“… 7 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Head of MCN di Madame Gie Cosmetics bertanggung jawab untuk memimpin dan mengawasi operasional harian seluruh fungsi bisnis MCN (Multi-Channel Network), termasuk pengelolaan kreator, live commerce, dan pengembangan bisnis. Peran ini menuntut kemampuan untuk menerjemahkan tujuan perusahaan menjadi KPI terukur, mengoptimalkan kinerja bisnis seperti GMV dan revenue, serta mendorong kolaborasi lintas departemen. Kandidat diharapkan memiliki pemahaman mendalam tentang industri MCN, kemampuan analitis untuk memantau KPI, dan kepemimpinan untuk membangun tim yang berkinerja tinggi di lingkungan yang dinamis dan cepat berubah.

Kekuatan

  • Kepemimpinan operasional yang terbukti di level GM dengan tim besar (18–50 orang).
  • Pengalaman membangun dan mengelola KPI governance serta SLA monitoring.
  • Kemampuan analitis kuat dengan pengalaman membangun platform operational intelligence (Sigma, MicroStrategy).
  • Pengalaman cross-functional collaboration dengan stakeholder C-level.
  • Track record dalam optimasi proses dan automation (RPA, capacity planning).

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman di industri MCN, digital agency, atau e-commerce.
  • Tidak ada bukti pemahaman tentang creator management, live commerce, atau influencer marketing.
  • Tidak memiliki pengalaman langsung dalam memonitor GMV, revenue, atau profitability di konteks retail/e-commerce.
  • Gelar pendidikan tidak spesifik di Business Administration/Management (fokus pada Finance dan Computer Engineering).
  • Domain expertise terbatas pada telekomunikasi, fintech, dan perbankan, bukan consumer/retail.

Mitigasi / Improvement

  • Riset mendalam tentang industri MCN dan tren creator economy.
  • Ikuti kursus singkat atau sertifikasi tentang live commerce dan influencer marketing.
  • Pelajari metrik bisnis e-commerce seperti GMV, CAC, dan retention rate.
  • Hubungi profesional di industri MCN untuk mentorship atau informational interview.
  • Reframe pengalaman operasional di CV untuk menekankan transferable skills (KPI governance, cross-functional leadership).
  • Ikuti webinar atau workshop tentang strategi retail dan consumer behavior.
  • Pelajari tools analitik yang umum digunakan di e-commerce (Google Analytics, Shopify Analytics).
  • Bangun portofolio sederhana tentang strategi creator management atau live commerce.
  • Cari proyek freelance atau volunteer di MCN untuk mendapatkan pengalaman langsung.
  • Sesuaikan headline LinkedIn untuk mencerminkan minat di MCN dan creator economy.

Requirement Score

  • Lead day-to-day MCN operations6
  • Translate objectives to KPIs7
  • Drive cross-functional collaboration8
  • Monitor GMV, revenue, profitability3
  • Lead Weekly Business Reviews7
  • Optimize resource allocation7
  • Coach and develop Department Leads8
  • Prepare executive business reports8
  • Bachelor's in Business/Management5
  • 5+ years in MCN/Digital Agency/E-commerce1
  • 2+ years in managerial role10
  • Leadership and strategic planning9
  • Understand MCN/Creator Management2
  • Understand Live Commerce2
  • Analytical skills for KPIs9
  • Stakeholder management9
  • Results-oriented in fast-paced environment8
#5 5.2

Head of IT Operations - Mining

🏒 TechConnect
⛏️ Energy/Mining
πŸ“Œ Jakarta
πŸ“… 7 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini bertanggung jawab untuk memimpin strategi dan eksekusi operasional IT di perusahaan pertambangan, mencakup infrastruktur IT, IoT, teknologi operasional (OT), jaringan, otomasi, serta perencanaan kontinuitas bisnis (BCP) dan keamanan siber. Lingkup pekerjaan meliputi kantor pusat dan lokasi tambang terpencil, dengan fokus pada keandalan, keamanan, dan skalabilitas teknologi yang mendukung produksi, keselamatan, dan kontinuitas bisnis di seluruh rantai nilai pertambangan. Kandidat diharapkan memiliki keahlian mendalam dalam tata kelola IT, konvergensi IT/OT, serta pengelolaan jaringan dan sistem kritis di lingkungan industri berat atau lokasi terpencil.

Kekuatan

  • Pengalaman 25+ tahun di IT/operasional dengan track record kepemimpinan senior (GM/Head).
  • Keahlian dalam otomasi (UiPath RPA) dan analytics (Sigma, MicroStrategy) untuk efisiensi operasional.
  • Kemampuan governance KPI/SLA dan lifecycle management untuk aset skala besar (60,000+ devices).
  • Kemampuan komunikasi eksekutif dan kolaborasi cross-functional dengan C-level.
  • Latar belakang pendidikan IT yang relevan (Computer Engineering).

Gap

  • Tidak ada pengalaman di industri pertambangan atau lingkungan industri berat/remote site.
  • Kurangnya keahlian spesifik di IoT/OT, SCADA, dan konvergensi IT/OT.
  • Tidak ada bukti pengalaman dengan jaringan tambang (VSAT, private LTE/5G) atau desain jaringan kritis.
  • Tidak ada pengalaman langsung dalam BCP/DR untuk lingkungan produksi kritis.
  • Kurangnya pengetahuan tentang cybersecurity enterprise dan regulasi industri pertambangan.
  • Tidak ada pengalaman mengelola anggaran IT atau vendor infrastruktur skala besar.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi IoT/OT industri (misal: ISA/IEC 62443, OT Security Fundamentals).
  • Pelajari standar industri pertambangan (ISO 20815, NIST SP 800-82 untuk OT security).
  • Riset teknologi jaringan tambang (VSAT, microwave, private LTE) dan best practice desainnya.
  • Ambil kursus singkat tentang BCP/DR untuk lingkungan industri kritis.
  • Pelajari framework cybersecurity untuk IT/OT (misal: Purdue Model, NIST CSF).
  • Reframing CV untuk menekankan pengalaman governance dan otomasi yang transferable.
  • Cari proyek sampingan atau mentoring di domain IoT/OT untuk menambah exposure.
  • Bangun koneksi dengan profesional IT di industri pertambangan atau energi.
  • Ikuti webinar atau konferensi tentang IT/OT convergence dan industrial automation.
  • Pelajari ERP dan sistem pertambangan (misal: SAP Mining, Hexagon MinePlan).

Requirement Score

  • 20 years IT operations leadership9
  • IT Infrastructure leadership6
  • IoT/OT expertise in industrial settings2
  • Mine site network design3
  • IT/OT convergence initiatives2
  • Automation in infrastructure/operations8
  • Business Continuity Planning (BCP)4
  • Enterprise cybersecurity strategy3
  • IT Governance frameworks7
  • Application strategy governance6
  • Vendor/OEM management5
  • Remote site operations experience2
  • IT budget management4
  • Regulatory compliance in mining1
  • Team leadership in IT operations8
  • Executive stakeholder communication9
  • Bachelor's in IT/Engineering10
#6 4.5

General Manager – Villa Management & Growth

🏒 AMAAR Bali
πŸ›οΈ Consumer/Retail
πŸ“Œ Denpasar (On-site)
πŸ“… 7 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini bertujuan untuk memimpin dan mengembangkan bisnis manajemen vila mewah di Bali, dengan fokus pada pertumbuhan portofolio vila, peningkatan pendapatan, dan pengalaman tamu serta pemilik yang unggul. Tanggung jawab utama mencakup pengelolaan operasional harian, pengembangan tim, hubungan dengan pemilik vila, strategi pemasaran, dan pengelolaan keuangan. Peran ini menuntut kepemimpinan yang kuat dalam bisnis hospitality, kemampuan membangun sistem operasional yang efisien, serta pengalaman dalam mengelola stakeholder dan meningkatkan kinerja finansial.

Kekuatan

  • Kepemimpinan operasional yang kuat dengan pengalaman memimpin tim hingga 50 orang.
  • Keahlian dalam membangun sistem operasional, SOPs, dan platform intelligence (Sigma, RPA UiPath).
  • Pengalaman membangun hubungan dengan stakeholder C-level dan mengelola KPI governance.
  • Pencapaian SLA 99.5% di lingkungan operasional yang kompleks (12,600+ enterprise services, 35,000+ trouble ticket bulanan).
  • Pengalaman dalam capacity planning dan optimasi operasional menggunakan analytics.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman di industri hospitality atau manajemen vila/properti.
  • Tidak ada bukti pengalaman dalam guest experience, reservations, atau pengelolaan review scores.
  • Tidak familiar dengan platform Airbnb, Booking.com, atau channel managers.
  • Tidak memiliki jaringan di industri properti atau hospitality Bali.
  • Tidak ada pengalaman dalam revenue management, pricing strategies, atau direct bookings di hospitality.
  • Tidak memiliki pengalaman dalam negosiasi kontrak manajemen properti/vila.
  • Tidak ada pengalaman dalam digital marketing atau strategi pemasaran untuk hospitality.

Mitigasi / Improvement

  • Lakukan riset mendalam tentang industri hospitality dan manajemen vila di Bali.
  • Pelajari platform Airbnb, Booking.com, dan channel managers untuk memahami operasionalnya.
  • Ikuti kursus atau sertifikasi singkat di hospitality management atau revenue management.
  • Bangun koneksi dengan profesional di industri properti/hospitality Bali melalui LinkedIn atau acara networking.
  • Reframing pengalaman operasional di CV untuk menekankan transferable skills seperti SOP development dan stakeholder management.
  • Pelajari best practices dalam guest experience dan pengelolaan review scores di hospitality.
  • Kembangkan pemahaman tentang regulasi properti dan hospitality di Bali.
  • Cari mentor atau advisor dengan pengalaman di manajemen vila atau hospitality.
  • Lakukan benchmarking terhadap kompetitor di industri manajemen vila Bali.
  • Siapkan studi kasus hipotetis tentang bagaimana pengalaman operasional dapat diterapkan di manajemen vila.

Requirement Score

  • Grow villa management portfolio3
  • Generate new villa opportunities2
  • Build owner/developer relationships4
  • Negotiate/close management agreements3
  • Identify new revenue opportunities5
  • Oversee villa operations efficiency7
  • Develop operational SOPs/workflows8
  • Ensure compliance local regulations4
  • Recruit/mentor villa management team7
  • Lead reservations/guest experience teams3
  • Build high-performance culture7
  • Manage owner relations/updates5
  • Ensure exceptional guest experience3
  • Maintain high review scores2
  • Drive occupancy/revenue/profitability5
  • Optimise pricing strategies3
  • Increase direct bookings2
  • Manage budgets/operational expenses6
  • Monitor profitability across business5
  • Develop company growth strategy6
  • Expand into new markets/services4
  • Improve systems/technology/automation9
  • Senior hospitality leadership experience2
  • Proven business growth experience5
  • Strong commercial mindset6
  • Manage multiple stakeholders8
  • Understand Airbnb/Booking.com/channel managers2
  • Luxury hospitality experience1
  • Network in Bali property/hospitality1
  • Sales/business development experience4
  • Implement operational systems/SOPs9
  • Digital marketing/direct booking strategies2
#7 4.5

Group Claim Head

🏒 Generali Indonesia
πŸ›‘οΈ Insurance
πŸ“Œ Jakarta, Indonesia (On-site)
πŸ“… 7 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Group Claim Head di Generali Indonesia bertanggung jawab memimpin dan mengelola operasional klaim harian untuk memastikan penyelesaian klaim yang tepat waktu dan akurat sesuai kebijakan perusahaan, ketentuan underwriting, serta regulasi. Peran ini mencakup pengawasan proses klaim, penanganan kasus kompleks atau dugaan fraud, serta pengembangan inisiatif perbaikan proses dan otomatisasi. Kandidat diharapkan memiliki pemahaman mendalam tentang klaim asuransi jiwa, kesehatan, dan medis, serta kemampuan analitis untuk mengidentifikasi tren klaim, kebocoran, dan indikator fraud. Kolaborasi dengan tim underwriting dan kepatuhan terhadap standar risiko operasional serta regulasi juga menjadi bagian krusial dari tanggung jawab ini.

Kekuatan

  • Pengalaman kuat dalam operational excellence dan transformasi proses (RPA, analytics, digitalisasi).
  • Kemampuan membangun platform operational intelligence (Sigma, MicroStrategy) untuk stakeholder C-level.
  • Track record memimpin tim besar (hingga 50 orang) dan inisiatif cross-functional.
  • Pencapaian SLA 99.5% di lingkungan operasional skala besar (35,000+ trouble ticket bulanan).
  • Pengalaman kolaborasi dengan eksekutif senior (VP, CTO, CMO) untuk pengambilan keputusan.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung di klaim asuransi jiwa/kesehatan/medis.
  • Tidak memiliki sertifikasi asuransi (AAAIK, FLMI, dll.) atau pengetahuan regulasi asuransi (BI/OJK).
  • Domain industri sebelumnya (telekomunikasi, fintech) berbeda dengan asuransi.
  • Tidak ada bukti pengalaman dalam fraud detection atau investigasi klaim.
  • Gelar pendidikan tidak spesifik di bidang asuransi, kedokteran, atau hukum.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi asuransi dasar seperti AAAIK atau FLMI dalam 3 bulan.
  • Pelajari regulasi asuransi (BI/OJK) dan kebijakan klaim Generali secara mendalam.
  • Riset tren klaim asuransi jiwa/kesehatan dan best practice industri.
  • Hubungi profesional klaim asuransi untuk mentoring atau job shadowing.
  • Reframe CV untuk menekankan transferable skills (analisis data, otomatisasi, kepatuhan).
  • Tulis cover letter yang menjelaskan minat transisi ke asuransi dan strategi adaptasi.
  • Ikuti webinar atau kursus singkat tentang klaim asuransi dan fraud detection.
  • Bangun koneksi dengan tim klaim Generali melalui LinkedIn atau acara industri.
  • Siapkan studi kasus operasional yang relevan dengan klaim (misal: SLA, RCA).
  • Lakukan simulasi wawancara dengan fokus pada klaim dan regulasi asuransi.

Requirement Score

  • Lead claims operations daily6
  • Claim adjudication & settlement2
  • Compliance with policies & regulations5
  • Improve claims processing efficiency7
  • Manage complex/high-value claims3
  • Fraud detection & investigation1
  • Process improvement & automation8
  • Collaborate with underwriting teams4
  • Compliance with risk & audit standards5
  • Claims trend & leakage analysis6
  • Operational reports & dashboards8
  • Bachelor's in Insurance/Medicine/Finance/Law5
  • Insurance certifications (AAAIK/FLMI)1
  • 8-10 years in Life Insurance Claims1
  • 3-5 years in managerial leadership9
  • Expertise in Medical/Life/Health Claims1
  • Manage outsourced workforce/vendors4
  • Operational excellence & transformation9
  • Leadership & team development8
  • Life insurance claims management knowledge1
#8 4.2

Director of Engineering - The St. Regis Jakarta

🏒 St. Regis Hotels & Resorts
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Jakarta Metropolitan Area
πŸ“… 7 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Director of Engineering di The St. Regis Jakarta bertanggung jawab penuh atas pemeliharaan fisik properti, termasuk sistem HVAC, kelistrikan, plumbing, dan keamanan gedung. Peran ini mencakup pengelolaan anggaran, proyek capital expenditure, pemeliharaan preventif, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan dan regulasi. Selain itu, posisi ini memimpin tim tanggap darurat, mengoptimalkan efisiensi energi, dan memastikan operasional teknik mendukung pengalaman tamu mewah serta kinerja finansial properti. Konteks bisnisnya adalah hotel bintang lima dengan fokus pada layanan premium dan perlindungan aset jangka panjang.

Kekuatan

  • Pengalaman 25+ tahun memimpin tim besar (hingga 50 orang) dan inisiatif operasional strategis.
  • Keahlian dalam governance, KPI monitoring, dan optimalisasi proses (SLA 99.5%, RPA, analytics).
  • Track record membangun platform intelligence untuk stakeholder C-level.
  • Pengalaman mengelola anggaran dan controllable expenses di lingkungan skala besar.
  • Latar belakang pendidikan teknik (Computer Engineering) dan manajemen (Master of Management).

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman di industri hospitality atau properti.
  • Tidak memiliki keahlian teknis HVAC-R, kelistrikan, plumbing, atau sistem life safety gedung.
  • Tidak ada bukti pengelolaan pemeliharaan preventif atau rencana 10 tahun untuk aset fisik properti.
  • Pengalaman menangani keluhan pelanggan terbatas pada enterprise/FTTH, bukan tamu hotel.
  • Tidak familiar dengan regulasi dan standar keselamatan properti (fire/sprinkler/alarm).

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi HVAC-R atau Electrical Safety untuk properti komersial.
  • Pelajari standar keselamatan gedung (NFPA, OSHA) dan regulasi properti lokal.
  • Riset best practice pemeliharaan preventif dan capex planning untuk hotel bintang lima.
  • Lakukan shadowing atau kunjungan ke tim engineering hotel untuk memahami operasional lapangan.
  • Dapatkan sertifikasi Fire Safety Manager atau sejenisnya.
  • Reframe pengalaman governance dan KPI monitoring untuk menekankan transferable skills.
  • Bangun koneksi dengan profesional engineering di industri hospitality.
  • Pelajari software manajemen fasilitas (CMMS) seperti IBM Maximo atau FM:Systems.
  • Ikuti kursus manajemen energi dan utilitas untuk properti komersial.
  • Soroti pengalaman memimpin tim tanggap darurat NOC sebagai transferable skill.

Requirement Score

  • High school diploma/GED + 6 tahun pengalaman teknik10
  • Teknikal training HVAC-R/Electrical/Plumbing1
  • Mengelola anggaran dan biaya operasional teknik7
  • Mengelola proyek capital expenditure5
  • Pemeliharaan preventif dan rencana 10 tahun3
  • Kepatuhan regulasi lokal/federal4
  • Mengelola sistem life safety (fire/sprinkler/alarm)1
  • Mengawasi konstruksi dan penyelesaian proyek4
  • Optimalisasi konsumsi energi dan utilitas2
  • Memimpin tim tanggap darurat fasilitas3
  • Mengelola kontrak layanan vendor5
  • Mengembangkan strategi teknik sejalan bisnis7
  • Mengelola payroll dan SDM tim teknik6
  • Menyelesaikan keluhan tamu2
  • Menerapkan kebijakan SDM dan disiplin5
#1 5.8

Head of Operations

🏒 Buzzle
πŸ’Ό Professional Services
πŸ“Œ Gambir
πŸ“… 6 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran Head of Operations di Buzzle adalah posisi strategis yang bertanggung jawab membangun sistem operasional terintegrasi untuk mendukung pertumbuhan perusahaan di bidang branding, marketing, dan advertising. Tanggung jawab utama mencakup kepemimpinan lintas divisi (Finance, HR, Legal, Project Management), perencanaan keuangan strategis (budgeting, forecasting, cash flow), serta desain SOPs dan sistem pelaporan yang scalable. Peran ini menuntut pemahaman mendalam tentang tata kelola perusahaan, kepatuhan pajak, dan kemampuan mengoptimalkan profitabilitas per proyek, dengan fokus pada eksekusi presisi dan kolaborasi erat dengan CEO serta tim leadership. Konteks bisnis Buzzle sebagai mitra strategis bagi brand-brand inovatif menuntut pemimpin operasional yang mampu menyeimbangkan disiplin finansial dengan fleksibilitas kreatif dalam lingkungan yang berkembang pesat.

Kekuatan

  • Pengalaman 25+ tahun di operasional skala besar (12,600+ enterprise services, 270,000+ FTTH subscribers).
  • Keahlian dalam membangun sistem operasional berbasis data (Sigma, MicroStrategy, UiPath RPA).
  • Track record memimpin tim besar (hingga 50 orang) dan mempertahankan SLA 99.5% di lingkungan kompleks.
  • Kemampuan mengotomatisasi proses (RPA) dan mengeliminasi bottleneck operasional.
  • Pengalaman di industri perbankan dan fintech (Citibank, Adira Finance, Gojek) yang relevan dengan kebutuhan governance.

Gap

  • Kurangnya pengalaman langsung dalam finance leadership (budgeting, forecasting, tax compliance).
  • Tidak ada bukti pengelolaan divisi HR, Legal, atau Project Management secara terintegrasi.
  • Pengalaman terbaru lebih fokus pada operasional teknis (SLA, trouble ticket) daripada strategi lintas divisi.
  • Tidak ada metrik terukur tentang profitabilitas per proyek atau cost control.
  • Tidak disebutkan pengalaman dengan corporate governance atau kepatuhan regulasi (BI/OJK).
  • Latar belakang industri lebih banyak di telco/ISP dan fintech, bukan professional services (branding/marketing).

Mitigasi / Improvement

  • Pelajari dasar-dasar tax compliance dan corporate governance untuk startup di Indonesia.
  • Ikuti sertifikasi singkat tentang financial planning & analysis (FP&A).
  • Riset mendalam tentang tantangan operasional di industri branding/marketing.
  • Hubungi profesional di Buzzle untuk wawancara informasional tentang kebutuhan spesifik peran ini.
  • Reframing CV untuk menekankan pengalaman governance dan sistem (bukan hanya teknis).
  • Siapkan contoh konkret tentang bagaimana mengelola budget atau forecasting di peran sebelumnya.
  • Pelajari tools financial dashboard (misal: Tableau, Power BI) untuk reporting keuangan.
  • Tulis cover letter yang menjelaskan bagaimana pengalaman operasional teknis bisa diaplikasikan ke peran strategis ini.
  • Cari mentor dengan latar belakang finance leadership untuk bimbingan.
  • Latih diri untuk menjawab pertanyaan tentang integrasi lintas divisi (Finance, HR, Legal).

Requirement Score

  • 7-10 years operations & finance leadership6
  • Strong finance/accounting/strategic finance background4
  • Budgeting, forecasting, financial reporting experience3
  • Tax, compliance, corporate governance expertise2
  • Building SOPs and scalable operational systems8
  • Analytical thinking and problem-solving9
  • High integrity and ownership mindset7
  • Design scalable workflows and eliminate bottlenecks8
  • Structured reporting and accountability systems7
  • Supervise project management standards5
  • Ensure projects meet scope, timeline, budget6
  • Build risk mitigation and operational control frameworks7
#2 5.2

Group Head, Supply Chain Management

🏒 Robert Walters
⛏️ Energy/Mining
πŸ“Œ Jakarta
πŸ“… 6 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini bertanggung jawab untuk memimpin strategi, tata kelola, dan transformasi supply chain di sebuah grup energi terkemuka di Indonesia. Peran ini mencakup pengelolaan procurement excellence, kinerja pemasok, digitalisasi, serta peningkatan operasional untuk mendukung proyek-proyek modal. Kandidat ideal diharapkan memiliki pengalaman kepemimpinan SCM yang kuat, terutama di industri energi, pertambangan, atau infrastruktur, dengan kemampuan untuk mengelola tim besar, memastikan kepatuhan regulasi, dan mendorong inovasi digital dalam rantai pasok. Peran ini juga melibatkan kolaborasi erat dengan eksekutif senior untuk memastikan kelancaran proyek-proyek besar dan pengelolaan risiko yang efektif.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim besar (50+ staf) di lingkungan operasional kompleks.
  • Kemampuan digitalisasi dan otomatisasi (Sigma, UiPath RPA, Microsoft Dynamics 365).
  • Kolaborasi erat dengan C-level untuk menerjemahkan data menjadi insight operasional.
  • Pengalaman di industri telekomunikasi, fintech, dan perbankan dengan skala besar.
  • Pencapaian SLA 99.5% dan transformasi proses berbasis data.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung di SCM, procurement, atau logistics leadership.
  • Tidak ada bukti pengalaman dalam capital project procurement atau category management.
  • Tidak memiliki sertifikasi SCM profesional (CSCP, CPSM, MCIPS).
  • Industri pengalaman (telekomunikasi, fintech, perbankan) tidak sepenuhnya relevan dengan energi/pertambangan.
  • Tidak ada pengalaman dalam regulatory compliance SCM (OJK/IDX).
  • Pengalaman lebih fokus pada operational excellence, bukan SCM strategy atau governance.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi CSCP atau CPSM untuk memperkuat kredibilitas SCM.
  • Pelajari framework SCM seperti category management dan strategic sourcing.
  • Riset mendalam tentang regulasi SCM di industri energi/pertambangan (OJK/IDX).
  • Reframing CV untuk menyoroti transferable skills (governance, digitalisasi, leadership).
  • Cari proyek sampingan atau mentoring di bidang procurement untuk pengalaman langsung.
  • Bangun koneksi dengan profesional SCM di industri energi/pertambangan.
  • Ikuti kursus singkat tentang capital project procurement dan logistics management.
  • Pelajari ERP/SAP dan e-Procurement tools untuk memperkuat digital SCM skills.
  • Siapkan narasi tentang bagaimana pengalaman governance dapat diaplikasikan di SCM.
  • Lakukan benchmarking best practices SCM di industri energi/pertambangan.

Requirement Score

  • Group-wide SCM strategy & governance4
  • Capital project procurement leadership2
  • Supplier prequalification & bidding governance3
  • Category management expertise2
  • Digital supply chain transformation6
  • ERP/SAP integration & e-Procurement4
  • Logistics & inventory management oversight3
  • Regulatory compliance & risk mitigation4
  • Lead teams of 50+ staff in SCM7
  • Operating model redesign for SCM5
  • Spend analysis & vendor performance dashboards5
  • Cross-functional collaboration with CFOs/engineers7
  • Professional SCM certifications (CSCP/CPSM/MCIPS)1
  • Bachelor's in Engineering/SCM/Procurement5
  • Master's qualification for senior leadership7
  • 15+ years in SCM/procurement leadership2
#3 4.5

Country Manager (Education)

🏒 Michael Page
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Jakarta
πŸ“… 6 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Country Manager (Education) ini bertanggung jawab untuk memimpin dan mengembangkan operasi perusahaan di Indonesia yang bergerak di bidang evaluasi kemahiran bahasa Inggris. Peran ini mencakup penyusunan dan pelaksanaan strategi bisnis, pengelolaan hubungan dengan pemangku kepentingan kunci, serta pengawasan operasional dan keuangan. Selain itu, kandidat diharapkan mampu membangun dan memimpin tim lokal untuk mencapai target penjualan, memastikan kepatuhan terhadap regulasi, serta mengidentifikasi peluang inovasi di sektor pendidikan. Perusahaan ini menawarkan dukungan pengembangan profesional dan paket remunerasi yang kompetitif bagi pemimpin yang siap menghadapi tantangan di industri pendidikan yang berkembang pesat.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim besar (hingga 50 orang) dan operasional skala besar (12,600+ enterprise services, 270,000+ subscribers).
  • Kemampuan strategic planning dan eksekusi terbukti (framework KPI governance, SLA 99.5%).
  • Keahlian dalam operational intelligence dan analytics (Sigma, MicroStrategy, Looker Studio).
  • Pengalaman membangun kemitraan dengan stakeholder C-level (VP, Director, CTO, CMO).
  • Pencapaian terukur dalam efisiensi operasional (RPA mengurangi waktu ticketing 85%).

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman di industri pendidikan atau evaluasi kemahiran bahasa.
  • Tidak ada bukti pengelolaan keuangan atau anggaran secara langsung.
  • Kurangnya pengalaman dalam pencapaian target penjualan.
  • Tidak familiar dengan regulasi spesifik sektor pendidikan di Indonesia.
  • Tidak ada pengalaman eksplisit dalam representasi eksternal di acara industri.

Mitigasi / Improvement

  • Riset mendalam tentang industri pendidikan dan tren evaluasi bahasa di Indonesia.
  • Ikuti sertifikasi terkait manajemen pendidikan atau kepatuhan regulasi (misal: sertifikasi ISO 21001).
  • Pelajari kasus sukses perusahaan serupa (misal: TOEFL, IELTS, atau lembaga kursus ternama).
  • Hubungi profesional di industri pendidikan untuk memahami tantangan operasional.
  • Reframing CV untuk menekankan transferable skills (leadership, stakeholder management).
  • Siapkan contoh konkret bagaimana pengalaman operasional dapat diaplikasikan di pendidikan.
  • Ikuti webinar atau workshop tentang inovasi di sektor pendidikan.
  • Bangun koneksi dengan asosiasi pendidikan atau lembaga sertifikasi bahasa.
  • Pelajari metrik kinerja khas industri pendidikan (misal: retensi siswa, kepuasan klien).
  • Siapkan rencana strategis sederhana untuk pertumbuhan bisnis di sektor pendidikan.

Requirement Score

  • Leadership in Education sector1
  • Strategic planning execution7
  • Operational management expertise8
  • Financial management oversight3
  • Team leadership and mentoring8
  • Sales target achievement2
  • Stakeholder partnership building7
  • Regulatory compliance knowledge3
  • Growth and innovation identification6
  • Performance monitoring and reporting9
  • External representation at events5
#4 4.5

Kepala Divisi Eye Check

🏒 JEC Eye Hospitals & Clinics
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Jakarta, Indonesia (On-site)
πŸ“… 6 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Kepala Divisi Eye Check di JEC Eye Hospitals & Clinics bertanggung jawab untuk mengembangkan dan mengelola layanan kesehatan mata, khususnya program Eye Check. Peran ini mencakup penyusunan strategi bisnis, pengelolaan operasional multi-site, pengembangan kemitraan strategis, serta pemantauan KPI dan profitabilitas. Kandidat diharapkan mampu memimpin operasional Mobile Eye Check dan Homecare, memastikan kepatuhan terhadap SOP, serta berkolaborasi dengan berbagai fungsi internal untuk mendukung pertumbuhan layanan. Konteks bisnisnya adalah layanan kesehatan yang dinamis, dengan fokus pada ekspansi pasar dan efisiensi operasional.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin operasional multi-site skala besar (5 region, 270K+ subscribers).
  • Kemampuan analitis dan penggunaan tools BI (Sigma, MicroStrategy, Looker Studio).
  • Track record mempertahankan SLA 99.5% dan optimasi proses dengan RPA.
  • Leadership kuat dan stakeholder management dengan C-level.
  • Pengalaman dalam continuous improvement dan governance framework.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman di industri kesehatan atau healthcare operations.
  • Pendidikan tidak spesifik di bidang manajemen rumah sakit atau kesehatan.
  • Tidak ada bukti pemahaman tentang bisnis layanan kesehatan atau regulasi medis.
  • Tidak ada pengalaman dalam pengembangan layanan kesehatan atau program ekspansi serupa.
  • Tidak familiar dengan operasional Mobile Eye Check/Homecare.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi singkat di manajemen rumah sakit atau healthcare operations.
  • Lakukan riset mendalam tentang industri kesehatan dan regulasi medis di Indonesia.
  • Pelajari model bisnis dan operasional layanan kesehatan mata (Eye Check).
  • Ikuti kursus atau workshop tentang Power BI/Tableau untuk analisis data kesehatan.
  • Bangun koneksi dengan profesional di industri kesehatan untuk memahami tantangan operasional.
  • Reframing CV untuk menyoroti transferable skills (operasional multi-site, KPI monitoring).
  • Pelajari SOP dan best practices di layanan kesehatan mobile/homecare.
  • Cari proyek sukarela atau konsultasi kecil di fasilitas kesehatan untuk pengalaman langsung.
  • Tulis cover letter yang menjelaskan bagaimana pengalaman operasional dapat diadaptasi ke layanan kesehatan.
  • Siapkan contoh konkret bagaimana pengalaman di telekomunikasi/fintech dapat diterapkan di healthcare.

Requirement Score

  • Pendidikan S1 Manajemen Rumah Sakit/Kesehatan3
  • Pengalaman 5 tahun di Healthcare Operations1
  • Memahami bisnis layanan kesehatan2
  • Business modeling & budgeting7
  • Financial analysis & KPI monitoring8
  • Pengelolaan operasional multi-site9
  • Microsoft Excel & BI tools7
  • Leadership & stakeholder management9
  • Komunikasi & negosiasi8
  • Problem solving & orientasi hasil9
  • Strategi pengembangan bisnis6
  • Ekspansi layanan Eye Check2
  • Hubungan strategis dengan mitra7
  • Operasional Mobile Eye Check/Homecare3
  • Implementasi SOP & continuous improvement8
  • Monitoring KPI & profitabilitas8
  • Penyusunan anggaran & analisis bisnis7
  • Kolaborasi cross-functional9
#5 4.5

AVP, Construction - Township Development

🏒 Space Executive
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Batam (On-site)
πŸ“… 6 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini adalah peran senior di perusahaan pengembang properti terkemuka yang terdaftar di Singapura, bertanggung jawab atas proyek flagship berupa pengembangan township terintegrasi skala besar di Batam. Kandidat akan menjadi pemimpin tertinggi di lapangan di Indonesia, melapor langsung ke Group CEO, dan mengawasi seluruh aspek konstruksi serta pengembangan, termasuk koordinasi dengan kontraktor utama, konsultan, arsitek, dan otoritas regulasi. Peran ini menuntut pengalaman mendalam dalam manajemen proyek konstruksi berskala besar, pemahaman teknis yang kuat, serta kemampuan membangun dan memimpin tim lokal yang solid untuk memastikan pencapaian milestone, standar kualitas, dan target biaya.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim skala besar (hingga 50 orang) dan operasional kompleks di industri telekomunikasi/fintech.
  • Kemampuan berkoordinasi dengan stakeholder C-level dan melaporkan langsung ke eksekutif senior.
  • Keahlian dalam governance, SLA monitoring, dan operational intelligence menggunakan tools analytics (Sigma, MicroStrategy).
  • Pengalaman mengelola proyek rollout nasional (60,000 EDC devices) dan framework lifecycle governance.
  • Latar belakang pendidikan yang kuat di bidang teknik dan manajemen, dengan pengalaman 25+ tahun di industri.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung di konstruksi atau manajemen proyek properti.
  • Latar belakang teknis tidak relevan (computer engineering, bukan civil/structural engineering).
  • Tidak ada bukti pengalaman dalam pengembangan properti terintegrasi atau mixed-use.
  • Kurangnya pemahaman tentang regulasi dan perizinan konstruksi di Indonesia.
  • Tidak familiar dengan standar kualitas hospitality-grade untuk pengembangan properti.
  • Tidak ada pengalaman dalam tendering konstruksi atau manajemen paket konstruksi.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi dasar manajemen proyek konstruksi (misal: PMP atau RICS).
  • Pelajari regulasi dan perizinan konstruksi di Indonesia melalui kursus atau workshop.
  • Lakukan riset mendalam tentang pengembangan properti terintegrasi dan hospitality-grade.
  • Bangun koneksi dengan profesional di industri properti dan konstruksi.
  • Ikuti seminar atau konferensi terkait real estate dan township development.
  • Reframing CV untuk menyoroti pengalaman manajemen proyek skala besar dan governance.
  • Cari proyek sampingan atau sukarelawan di proyek konstruksi kecil untuk pengalaman langsung.
  • Pelajari tools manajemen proyek konstruksi (misal: Primavera, AutoCAD).
  • Temui mentor dari industri properti untuk mendapatkan insight dan bimbingan.
  • Siapkan narasi yang menjelaskan transferable skills dari operasional telekomunikasi/fintech ke konstruksi.

Requirement Score

  • 10+ years construction & project management2
  • Hands-on developer-side experience1
  • Large-scale integrated/mixed-use development3
  • Civil/structural engineering background1
  • Technical execution proximity3
  • Phasing, scheduling, contractor management4
  • Indonesian regulatory & permitting5
  • Relationships with local authorities3
  • Leadership of 40+ staff ground team7
  • Coordination with Singapore HQ6
  • Hospitality-grade development delivery1
  • Tendering & construction package management3
  • Reporting to Group CEO8
#6 4.5

General Manager – Villa Management & Growth

🏒 AMAAR Bali
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Denpasar (On-site)
πŸ“… 6 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini bertujuan untuk memimpin dan mengembangkan bisnis manajemen vila mewah di Bali, dengan fokus pada pertumbuhan portofolio vila, peningkatan pendapatan, dan pengalaman tamu serta pemilik yang unggul. Tanggung jawab utama mencakup pengembangan bisnis, operasional harian, kepemimpinan tim, hubungan dengan pemilik vila, pengalaman tamu, serta pengelolaan keuangan dan kinerja. Peran ini menuntut pemahaman mendalam tentang industri hospitality, kemampuan membangun sistem operasional yang efisien, dan keterampilan komersial untuk mendorong pertumbuhan dan profitabilitas. Konteks bisnisnya adalah menciptakan perusahaan manajemen vila boutique terkemuka di Bali dengan standar layanan tinggi dan skalabilitas yang kuat.

Kekuatan

  • Kepemimpinan operasional skala besar dengan tim hingga 50 orang.
  • Pengalaman membangun sistem, SOPs, dan platform analytics near real-time.
  • Kemampuan mengelola stakeholder C-level dan cross-functional alignment.
  • Keahlian dalam automation (RPA) dan optimasi proses operasional.
  • Pencapaian SLA 99.5% di lingkungan kompleks dengan 35,000+ trouble ticket bulanan.
  • Pengalaman mengelola aset skala besar (60,000 EDC devices, 270,000+ subscribers).

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman di industri hospitality atau manajemen properti/vila.
  • Tidak ada bukti pengalaman dalam guest experience, reservasi, atau ulasan tamu.
  • Tidak familiar dengan metrik hospitality (occupancy, ADR, RevPAR) atau platform seperti Airbnb/Booking.com.
  • Tidak memiliki jaringan di Bali atau industri properti/hospitality.
  • Pengalaman sales/business development terbatas dan tidak relevan dengan properti.
  • Tidak ada pengalaman dalam pricing strategy atau revenue management untuk hospitality.
  • Tidak memiliki pengalaman dalam digital marketing atau direct booking strategies.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi hospitality seperti Certified Hospitality Administrator (CHA).
  • Lakukan riset mendalam tentang industri vila dan metrik hospitality (ADR, RevPAR).
  • Pelajari platform Airbnb, Booking.com, dan channel managers melalui kursus online.
  • Bangun koneksi dengan profesional hospitality di Bali melalui LinkedIn atau event lokal.
  • Ikuti workshop atau webinar tentang guest experience dan manajemen ulasan tamu.
  • Pelajari strategi pricing dan revenue management untuk hospitality.
  • Kunjungi vila-vila di Bali untuk memahami operasional dan tantangan lapangan.
  • Reframe pengalaman operasional di CV untuk menekankan transferable skills (SOPs, automation).
  • Tawarkan proyek sukarela atau konsultasi gratis untuk bisnis hospitality kecil.
  • Pelajari regulasi lokal Bali terkait manajemen properti dan perizinan.

Requirement Score

  • Grow villa management portfolio3
  • Generate new villa opportunities2
  • Build owner/developer relationships4
  • Negotiate/close management agreements3
  • Identify new revenue opportunities5
  • Oversee day-to-day villa operations6
  • Develop operational SOPs/workflows8
  • Monitor operational performance9
  • Ensure compliance local regulations3
  • Recruit/mentor villa management team7
  • Lead reservations/guest experience teams2
  • Build high-performance culture7
  • Conduct performance reviews/coaching6
  • Build long-term owner relationships5
  • Provide owner performance updates6
  • Resolve owner concerns professionally5
  • Ensure exceptional guest experience3
  • Maintain high review scores2
  • Drive guest satisfaction/referrals3
  • Optimise pricing strategies2
  • Review occupancy/ADR/RevPAR metrics2
  • Increase direct bookings2
  • Manage budgets/operational expenses6
  • Monitor profitability across business5
  • Review financial reports5
  • Develop growth strategy6
  • Identify expansion opportunities4
  • Improve systems/technology/automation9
  • Work with founders on objectives7
  • Senior hospitality leadership experience2
  • Proven business growth experience5
  • Strong commercial mindset6
  • Manage multiple stakeholders8
  • Exceptional organisational skills8
  • Understand Airbnb/Booking.com/channel managers2
  • Luxury hospitality experience1
  • Bali property/hospitality network1
  • Sales/business development experience4
  • Implement operational systems/SOPs9
  • Digital marketing/direct booking knowledge2
#1 6.8

Transformation Excellence Lead (Executive Director)

🏒 OCBC
🏦 Banking
πŸ“Œ Singapore
πŸ“… 5 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini bertugas memimpin transformasi digital dan data-driven di OCBC, khususnya melalui pengembangan dan skalasi kemampuan Process Mining untuk mengidentifikasi inefisiensi operasional dan peluang transformasi. Tanggung jawab utama meliputi penerjemahan insight data menjadi roadmap implementasi, pengembangan solusi berbasis teknologi, serta pengelolaan stakeholder senior untuk memastikan adopsi dan realisasi manfaat. Posisi ini berfokus pada inovasi melalui AI, digital, dan data untuk mendukung strategi korporat bank, dengan konteks bisnis yang sangat terikat pada regulasi dan kompleksitas operasional perbankan skala besar.

Kekuatan

  • Pengalaman panjang (25+ tahun) di operational excellence dan performance transformation
  • Track record kuat memimpin inisiatif cross-functional skala besar (60,000 EDC devices, 270,000 FTTH subscribers)
  • Kemampuan mempengaruhi dan berkolaborasi dengan stakeholder senior (VP, CTO, CMO)
  • Pencapaian terukur dalam SLA (99.5%), efisiensi (85% pengurangan waktu ticketing), dan governance
  • Pengalaman di industri perbankan dan fintech (Citibank, Adira Finance, Gojek, Kartuku)

Gap

  • Tidak ada pengalaman langsung dengan Process Mining tools atau metodologi
  • Kurangnya pengalaman di perbankan skala besar (hanya Citibank dan Adira Finance, bukan bank top-tier)
  • Tidak ada bukti penerapan AI atau machine learning dalam transformasi
  • Level saat ini (GM) satu tingkat di bawah target (Executive Director/AVP/VP)
  • Tidak ada pengalaman di konsultan manajemen besar (McKinsey, BCG, dll.)
  • Kurangnya eksplorasi teknologi emerging (cloud, blockchain, advanced AI)
  • Tidak ada pengalaman membangun operating model untuk eksperimen terstruktur

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi Process Mining (misal Celonis Academy atau ABBYY University)
  • Pelajari tools Process Mining populer (Celonis, Minit, atau Disco) dan terapkan di proyek kecil
  • Riset mendalam tentang regulasi perbankan (BI/OJK) dan tantangan operasional bank top-tier
  • Ikuti kursus AI/ML untuk bisnis (misal Coursera atau Udacity) dan terapkan di proyek sederhana
  • Reframe CV untuk menekankan pengalaman transformasi digital di perbankan/fintech
  • Bangun koneksi dengan profesional OCBC atau bank lain untuk memahami kebutuhan spesifik
  • Ikuti webinar atau konferensi tentang transformasi digital di perbankan
  • Dapatkan sertifikasi manajemen proyek (PMP atau PRINCE2) untuk memperkuat kredibilitas
  • Pelajari cloud platforms (AWS/Azure/GCP) dan sertifikasi dasar (misal AWS Cloud Practitioner)
  • Gabung komunitas profesional transformasi digital (misal INFORMS atau ACMP)

Requirement Score

  • Lead Process Mining capability4
  • Define Process Mining strategic direction5
  • Translate insights to transformation roadmaps7
  • Develop technology-enabled solutions8
  • Establish operating model for experimentation5
  • Leverage AI/digital/data for transformation6
  • Evaluate emerging technologies5
  • Develop executive-level recommendations8
  • Drive stakeholder alignment for initiatives9
  • Banking/technology/consulting background7
  • 12–18 years transformation experience9
  • Lead complex cross-functional initiatives9
  • Deliver measurable transformation outcomes8
  • Connect tech to business outcomes8
  • Explore new technologies for innovation5
  • Operate across strategy/data/execution8
  • Influence senior stakeholders9
  • Simplify complexity for stakeholders8
#2 6.8

Head of Global Payments Business

🏒 Coins.ph
πŸ’³ Fintech
πŸ“Œ Singapore (Hybrid)
πŸ“… 5 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini bertanggung jawab untuk memimpin strategi, pertumbuhan, dan eksekusi bisnis pembayaran global di Coins.ph, sebuah perusahaan fintech yang berfokus pada solusi pembayaran lintas batas, termasuk remittance, stablecoin, dan produk Fiat On/Off Ramp. Peran ini melibatkan kepemimpinan tim lintas fungsi (Produk, Operasi, Data Analytics, Teknologi), pengembangan roadmap produk, pengelolaan operasional pembayaran, serta kolaborasi dengan tim Sales, Compliance, dan Risk untuk ekspansi pasar. Kandidat diharapkan memiliki pemahaman mendalam tentang infrastruktur pembayaran, regulasi global, dan kemampuan untuk mengelola KPI serta tata kelola organisasi secara end-to-end.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim lintas fungsi (Operasi, Analytics, Teknologi) dengan skala besar (50+ orang).
  • Track record kuat dalam KPI governance, SLA monitoring, dan operational excellence (SLA 99.5%).
  • Kemampuan membangun platform operational intelligence (Sigma) dan mengotomatisasi proses (RPA UiPath).
  • Pengalaman di industri fintech (Gojek, Kartuku) dan perbankan (Citibank, Adira Finance).
  • Kepemimpinan strategis dengan kolaborasi C-level (VP, CTO, CMO).

Gap

  • Tidak ada pengalaman spesifik dalam cross-border payments, remittance, atau stablecoin.
  • Kurangnya bukti pemahaman mendalam tentang AML/KYC dan regulasi pembayaran global.
  • Tidak ada pengalaman langsung dalam settlement flows atau liquidity management.
  • Pengalaman di produk pembayaran masih terbatas pada EDC devices (Gojek) dan merchant sales (Citibank).
  • Tidak ada sertifikasi formal terkait payments (misal: Certified Anti-Money Laundering Specialist).

Mitigasi / Improvement

  • Pelajari regulasi AML/KYC dan payment compliance (PSP, FATF, OJK) secara mandiri.
  • Ikuti kursus singkat tentang cross-border payments dan stablecoin (misal: Coursera, Udemy).
  • Riset produk Coins.ph (remittance, Fiat On/Off Ramp) dan siapkan contoh konkret di cover letter.
  • Hubungi profesional di Coins.ph via LinkedIn untuk informasi lebih lanjut tentang tantangan bisnis.
  • Soroti pengalaman governance EDC devices di Gojek sebagai proxy untuk payment operations.
  • Gunakan contoh Sigma platform untuk menunjukkan kemampuan data-driven decision making.
  • Dapatkan sertifikasi dasar tentang payment systems (misal: Certified Payments Professional).
  • Reframe pengalaman trouble ticket di iForte sebagai pengelolaan operational risk.
  • Siapkan studi kasus tentang bagaimana RPA UiPath dapat diaplikasikan untuk settlement flows.
  • Tulis cover letter yang menjelaskan minat pada payment innovation dan regulasi global.

Requirement Score

  • 8+ years in payments/fintech/banking8
  • Lead business unit with full ownership9
  • Understand payment products/cross-border4
  • Manage Product/Operations/Analytics/Tech teams8
  • Commercial acumen for scalable products7
  • Build and scale high-performing teams9
  • Familiarity with AML/KYC/sanctions compliance3
  • Define business priorities and product roadmap7
  • Oversee payment operations/settlement flows5
  • Establish KPI/governance frameworks9
  • Experience in remittance/Fiat On/Off Ramp2
  • Collaborate with Sales/Compliance/Risk6
#3 6.2

Service Director

🏒 Hach
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Jakarta (Hybrid)
πŸ“… 5 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran Service Director di Hach, bagian dari Veralto, bertanggung jawab untuk memimpin dan mengelola seluruh aspek layanan purna jual, dukungan teknis, dan komersialisasi layanan di Indonesia. Fokus utama meliputi peningkatan kepuasan pelanggan, pengelolaan tim layanan teknis dan operasional, serta pengembangan strategi layanan yang selaras dengan tujuan global perusahaan. Peran ini juga mencakup pengelolaan P&L, optimalisasi proses layanan, dan kolaborasi dengan tim penjualan serta manajemen produk untuk memastikan pengalaman pelanggan yang unggul. Hach bergerak di bidang teknologi analisis kualitas air, sehingga peran ini memerlukan pemahaman mendalam tentang pasar lokal, regulasi, dan dinamika industri air serta lingkungan.

Kekuatan

  • Pengalaman panjang dalam kepemimpinan operasional dan layanan skala besar di Indonesia.
  • Rekam jejak kuat dalam peningkatan efisiensi operasional dan otomatisasi (RPA, Sigma).
  • Kemampuan mempertahankan SLA tinggi dan membangun framework governance yang solid.
  • Pengalaman kolaborasi dengan stakeholder C-level dan cross-functional teams.
  • Latar belakang teknis dan analitis yang mendukung inovasi proses.

Gap

  • Tidak ada pengalaman spesifik di industri air atau teknologi analisis lingkungan.
  • Kurangnya bukti pengelolaan P&L atau target pendapatan >10M USD.
  • Tidak ada pengalaman dalam komersialisasi layanan atau penjualan layanan purna jual.
  • Pemahaman terbatas tentang regulasi dan dinamika pasar industri air di Indonesia.
  • Tidak ada pengalaman langsung dalam pengelolaan kontrak layanan lapangan (field service contracts).

Mitigasi / Improvement

  • Riset mendalam tentang industri air dan teknologi analisis kualitas air.
  • Pelajari regulasi dan standar industri air di Indonesia (misal: peraturan Kementerian Lingkungan Hidup).
  • Ikuti sertifikasi terkait manajemen layanan (ITIL, ISO 20000) untuk memperkuat kredibilitas.
  • Reframing pengalaman operasional di CV untuk menekankan aspek komersialisasi layanan.
  • Pelajari best practice pengelolaan P&L dan strategi profitabilitas layanan.
  • Bangun koneksi dengan profesional di industri air melalui LinkedIn atau acara industri.
  • Tawarkan solusi konkret untuk perbaikan layanan di cover letter (misal: otomatisasi, SLA governance).
  • Siapkan studi kasus tentang bagaimana pengalaman operasional dapat diaplikasikan di industri air.
  • Pelajari produk dan layanan Hach untuk memahami kebutuhan pelanggan.
  • Ikuti pelatihan singkat tentang manajemen kontrak layanan lapangan.

Requirement Score

  • 10+ years service/operations leadership9
  • Lead service team at country level8
  • Revenue target >10M USD5
  • Customer satisfaction & retention strategies9
  • Change management & innovation skills8
  • Process optimization & productivity enhancement9
  • Deep knowledge of Indonesia market dynamics7
  • Manage P&L and commercial financials6
  • Drive revenue through service offerings5
  • Global service strategy alignment6
  • Field service contracts management5
  • Technical support & bench service leadership7
  • Regulatory environment expertise4
#4 6.2

Business Manager (AVP/VP)

🏒 Bank of Singapore, Asia’s Global Private Bank
🏦 Banking
πŸ“Œ Singapore
πŸ“… 5 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini bertugas untuk menyelaraskan model operasi global di Bank of Singapore, khususnya di jaringan cabang, afiliasi, dan kantor perwakilan (BAROS). Tanggung jawab utama mencakup desain dan implementasi standar operasional yang konsisten, standardisasi proses lintas entitas, serta koordinasi inisiatif cross-functional untuk mendukung skalabilitas dan kontrol risiko. Posisi ini juga berperan sebagai penghubung antara kantor pusat dan BAROS, memastikan aliran informasi yang efektif dan kepatuhan terhadap kebijakan global. Konteks bisnisnya adalah private banking, yang menuntut pemahaman mendalam tentang regulasi keuangan dan manajemen risiko di tingkat internasional.

Kekuatan

  • Pengalaman kuat dalam desain proses operasional dan standardisasi di skala besar (iForte, Gojek).
  • Keahlian data analytics dan automation (Sigma, UiPath, MicroStrategy) untuk operational intelligence.
  • Track record memimpin inisiatif cross-functional dengan hasil terukur (pengurangan waktu tiket 85%, SLA 99.5%).
  • Kemampuan manajemen tim dan stakeholder C-level di industri telekomunikasi dan fintech.
  • Latar belakang pendidikan yang relevan (Manajemen Keuangan dan Teknik Komputer).

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung di private banking atau wealth management.
  • Pengalaman di sektor keuangan terbatas dan tidak mencakup regulasi perbankan global (BI/OJK/PJP).
  • Tidak ada bukti standardisasi proses lintas negara atau entitas internasional.
  • Kurangnya pemahaman mendalam tentang manajemen risiko dan kontrol di private banking.
  • Domain expertise lebih kuat di telekomunikasi dan fintech, bukan perbankan swasta.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi private banking (misal: CIWM, CPWP) untuk memahami regulasi dan praktik industri.
  • Pelajari regulasi perbankan global (misal: Basel III, FATCA, AML) melalui kursus online atau workshop.
  • Riset mendalam tentang model operasi Bank of Singapore dan tantangan BAROS sebelum wawancara.
  • Hubungi profesional di private banking untuk mentorship atau informational interview.
  • Reframe pengalaman di CV untuk menekankan transferable skills (standardisasi proses, stakeholder management).
  • Ikuti kursus singkat tentang manajemen risiko perbankan (misal: FRM, PRM).
  • Bangun koneksi dengan tim International Business Management Bank of Singapore via LinkedIn.
  • Siapkan studi kasus konkret tentang standardisasi proses lintas entitas dari pengalaman di iForte/Gojek.
  • Pelajari tools analisis data yang umum digunakan di perbankan (misal: Tableau, Power BI).
  • Latih kemampuan menjelaskan pengalaman operasional dalam konteks perbankan swasta.

Requirement Score

  • 7-10 years in financial services5
  • Private banking/wealth management experience2
  • Cross-functional initiative delivery8
  • Operating-model and process design7
  • Process standardization across entities6
  • Data literacy for operational complexity9
  • Stakeholder management across jurisdictions5
  • Understanding of private banking risk/regulatory3
  • Managing concurrent workstreams under ambiguity8
  • University degree holder10
#5 5.8

VP Customer Operations - APAC

🏒 Rolls-Royce
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Singapore
πŸ“… 5 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini bertanggung jawab untuk mengelola hubungan operasional kunci dengan pelanggan maskapai penerbangan di kawasan APAC, memastikan kesehatan armada pesawat dan pengalaman pelanggan terbaik. Sebagai VP Customer Operations, kandidat akan memimpin tim regional dalam Customer Service Centres, berkolaborasi dengan berbagai fungsi internal untuk memberikan layanan On-Wing dan Off-Wing, serta mendorong transformasi Experience Excellence. Peran ini menuntut kemampuan manajemen stakeholder tingkat tinggi, termasuk CEO maskapai, serta kepemimpinan dalam lingkungan MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul) dan penerbangan yang dinamis. Rolls-Royce, sebagai perusahaan global terkemuka di bidang teknik dan inovasi, mencari individu dengan wawasan global dan kemampuan untuk mendorong perubahan dalam industri yang terus berkembang.

Kekuatan

  • Kemampuan manajemen stakeholder senior (C-level) di industri telekomunikasi dan fintech.
  • Pengalaman memimpin transformasi operasional dan continuous improvement dengan teknologi (RPA, analytics).
  • Pencapaian SLA tinggi (99.5%) di lingkungan operasional skala besar dan kompleks.
  • Kepemimpinan tim lintas fungsi dengan ukuran tim hingga 50 orang.
  • Wawasan global dari pengalaman di perusahaan multinasional dan operasional regional.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman di industri MRO atau penerbangan.
  • Kurangnya pengetahuan teknis atau operasional terkait kesehatan armada pesawat.
  • Tidak ada bukti eksplisit tentang kepemimpinan dalam budaya safety-first di lingkungan berisiko tinggi.
  • Level posisi saat ini (GM) satu tingkat di bawah peran VP yang ditargetkan.
  • Tidak memiliki sertifikasi atau pengalaman terkait regulasi penerbangan atau MRO.

Mitigasi / Improvement

  • Lakukan riset mendalam tentang industri MRO dan tantangan operasional penerbangan.
  • Ikuti kursus atau sertifikasi singkat terkait regulasi penerbangan (FAA/EASA) atau manajemen armada.
  • Hubungi profesional di industri penerbangan untuk memahami ekspektasi peran VP Customer Operations.
  • Reframing pengalaman kepemimpinan di CV untuk menekankan aspek safety dan risk mitigation.
  • Tulis cover letter yang menjelaskan bagaimana pengalaman di telekomunikasi/fintech dapat ditransfer ke MRO.
  • Cari proyek atau tugas sukarela yang melibatkan manajemen risiko operasional.
  • Pelajari tools dan platform yang umum digunakan di industri MRO (misal: SAP MRO, TRAX).
  • Bangun koneksi dengan eksekutif Rolls-Royce melalui LinkedIn untuk mendapatkan insight peran.
  • Siapkan contoh konkret tentang bagaimana Anda memimpin budaya safety di lingkungan operasional sebelumnya.
  • Ikuti webinar atau konferensi industri penerbangan untuk memahami tren dan terminologi terkini.

Requirement Score

  • Managing senior customer stakeholders8
  • Mitigating fleet health risks3
  • Driving Experience Excellence transformation7
  • Leading regional Customer Operations team6
  • Safety-first culture leadership4
  • People development and engagement6
  • Industry leadership in MRO/aviation2
  • Global outlook and change leadership7
  • Technical/MRO operational knowledge2
  • Resilience in high-pressure environments8
  • Delivery mindset in evolving environments7
#6 5.8

Vice President - Placement Operations

🏒 Marsh Risk
πŸ›‘οΈ Insurance
πŸ“Œ Singapore (Hybrid)
πŸ“… 5 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Vice President - Placement Operations di Marsh Risk bertanggung jawab memimpin operasional placement untuk segmen ritel Singapura dan portofolio Asia melalui Hub Placement. Peran ini fokus pada pengelolaan model operasional, tata kelola, dan peningkatan berkelanjutan untuk memastikan kualitas layanan yang konsisten di Singapura dan pusat keunggulan di Kuala Lumpur. Tanggung jawab utama mencakup pengelolaan tim lokal, pengarahan tim di KL, pengawasan proses end-to-end placement, penguatan kontrol dan kepatuhan, serta inisiatif perbaikan sistem dan data. Peran ini membutuhkan kolaborasi erat dengan berbagai pemangku kepentingan seperti broking, manajemen klien, keuangan, kepatuhan, dan teknologi untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan kualitas layanan di industri asuransi dan brokerage yang sangat teratur.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim besar (hingga 50 orang) dan mengelola operasional skala besar (35,000+ trouble ticket bulanan).
  • Kemampuan kuat dalam operational excellence dan inisiatif perbaikan berkelanjutan (RPA, analytics, SLA governance).
  • Pengalaman membangun platform data-driven (Sigma, MicroStrategy) untuk pengambilan keputusan operasional.
  • Kemampuan kolaborasi dengan C-level dan menerjemahkan data kompleks menjadi insight actionable.
  • Pengalaman mengelola tim lintas region (5 region di iForte) dan proses operasional end-to-end.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman di industri asuransi/brokerage atau placement operations.
  • Tidak familiar dengan produk P&C/Specialty, reinsurance, atau regulasi pasar Singapura.
  • Tidak ada pengalaman memimpin model shared services atau standardisasi lintas negara (Singapura-KL).
  • Terbatasnya pengalaman dengan kontrol kepatuhan dan audit spesifik industri asuransi (TPI, MIG).
  • Tidak memiliki sertifikasi formal yang relevan (PMP, ITIL, Lean Six Sigma).
  • Tidak ada pengalaman bekerja di lingkungan hybrid atau multinasional (semua pengalaman di Indonesia).

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti kursus singkat tentang dasar-dasar asuransi dan placement operations (misal: Chartered Insurance Institute).
  • Pelajari regulasi dan praktik pasar asuransi Singapura (BI, OJK, MAS).
  • Dapatkan sertifikasi PMP atau ITIL untuk memperkuat kredibilitas manajemen operasional.
  • Riset mendalam tentang produk P&C, reinsurance, dan workflow placement di Marsh Risk.
  • Tulis ulang CV untuk menyoroti pengalaman lintas region dan standardisasi proses.
  • Hubungi profesional di Marsh Risk atau industri asuransi untuk mentorship informal.
  • Ikuti webinar atau workshop tentang kontrol kepatuhan dan audit di industri asuransi.
  • Pelajari tools operasional yang umum digunakan di asuransi (misal: Guidewire, Duck Creek).
  • Siapkan studi kasus konkret tentang bagaimana pengalaman RPA/analytics dapat diterapkan di placement operations.
  • Latih diri untuk menjawab pertanyaan behavioral tentang adaptasi di lingkungan multinasional.

Requirement Score

  • Insurance/broking operations experience2
  • Singapore market practices knowledge1
  • People leadership experience9
  • P&C/Specialty products knowledge1
  • Placement processes expertise1
  • Reinsurance operational knowledge1
  • Operational excellence initiatives8
  • System/data quality improvements7
  • Cross-site/shared services leadership4
  • Data-driven performance management8
  • SLA/backlog/quality reporting7
  • Root cause analysis & remediation7
  • Stakeholder partnership (broking, finance, compliance)6
  • Controls/governance/risk management5
  • SOPs and audit documentation5
  • Continuous improvement initiatives8
  • UAT/change readiness support6
#7 5.8

Chief Operating Officer, Capital Markets Group APAC- Director

🏒 MUFG
🏦 Banking
πŸ“Œ Singapore (On-site)
πŸ“… 5 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini adalah Chief Operating Officer untuk Capital Markets Group APAC di MUFG, salah satu grup keuangan terbesar dunia. COO akan bertanggung jawab atas operasionalisasi strategi bisnis, pengelolaan risiko, kepatuhan regulasi, dan pengembangan tim di lingkungan capital markets yang kompleks, khususnya produk debt seperti loans dan bonds. Posisi ini berbasis di Singapura atau Hong Kong, bekerja dengan tim lintas negara (Sydney, Singapura, Hong Kong) dan berkolaborasi erat dengan fungsi legal, compliance, finance, dan HR. Fokus utama adalah memastikan eksekusi strategis, efisiensi operasional, dan representasi grup di forum-forum penting, sambil memimpin tim lebih dari 80 profesional di kawasan APAC.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim besar dan high-performing di lingkungan operasional kompleks.
  • Track record kuat dalam operational excellence, efisiensi proses, dan transformasi performa.
  • Kemampuan analitis dan problem-solving yang terbukti melalui inisiatif RPA dan platform analytics.
  • Kemampuan berkolaborasi dengan stakeholder C-level dan cross-functional.
  • Hasil terukur dalam SLA achievement, pengurangan waktu proses, dan capacity planning.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman COO atau Business Management Lead di financial services.
  • Kurangnya pengalaman langsung di corporate/investment banking atau capital markets (loans/bonds).
  • Tidak familiar dengan deal value chains di capital markets.
  • Tidak memiliki pengalaman dengan regulasi capital markets (BI/OJK/PJP) atau risk oversight skala global.
  • Tidak ada bukti penggunaan tools seperti Salesforce atau Synhub.
  • Pengalaman di perbankan terbatas pada merchant operations, bukan capital markets.
  • Tidak memiliki sertifikasi formal yang relevan (PMP, ITIL, Lean Six Sigma).

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi PMP atau Lean Six Sigma untuk memperkuat kredibilitas manajemen proyek.
  • Pelajari dasar-dasar capital markets dan debt products melalui kursus online (Coursera, edX).
  • Lakukan riset mendalam tentang regulasi BI/OJK dan PJP untuk capital markets.
  • Cari proyek atau peran interim di capital markets untuk mendapatkan exposure langsung.
  • Reframe pengalaman operasional di CV untuk menekankan transferable skills (risk oversight, compliance).
  • Bangun koneksi dengan profesional di capital markets melalui LinkedIn atau acara industri.
  • Pelajari Salesforce atau Synhub melalui pelatihan mandiri atau sertifikasi.
  • Ikuti webinar atau workshop tentang deal value chains di capital markets.
  • Cari mentor yang berpengalaman di corporate/investment banking untuk bimbingan.
  • Tawarkan diri untuk proyek cross-functional dengan tim Legal/Compliance di perusahaan saat ini.

Requirement Score

  • COO or Business Management lead role3
  • 15 years in corporate/investment banking or capital markets2
  • Experience with debt products (loans or bonds)1
  • Understanding of deal value chains2
  • Execute strategy or deliver strategic projects7
  • Collaborate with Legal, Compliance, Finance, HR6
  • Lead high-performing teams8
  • Strong communication and interpersonal skills8
  • Results-oriented and accountable mindset9
  • Structured approach under pressure7
  • Problem-solving and creative approaches8
  • Proficiency in Microsoft Office10
  • Familiarity with Salesforce or Synhub3
  • Risk oversight and regulatory compliance4
  • Optimise operational models for efficiency9
  • Oversee new initiatives from conception to implementation8
  • Document risks and controls5
  • Represent group at high-level forums6
  • People development and talent nurturing7
#8 5.2

Head of Mortgage Operation (Property Developer)

🏒 PT Talenta Eksekutif Asia
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Jakarta (On-site)
πŸ“… 5 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini bertanggung jawab memimpin dan mengintegrasikan seluruh fungsi operasional end-to-end dalam bisnis pengembangan properti perusahaan, khususnya untuk proyek perumahan berskala besar. Tanggung jawab utama mencakup pengelolaan siklus transaksi properti mulai dari booking hingga serah terima unit, pengawasan proses KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dengan bank mitra, serta koordinasi lintas departemen seperti Sales Administration, KPR Processing, Collections, dan Legal. Peran ini krusial untuk memastikan efisiensi alur persetujuan KPR, kepatuhan SLA, dan optimalisasi arus kas perusahaan yang beroperasi dalam model pengembangan multi-proyek dengan volume tinggi dan perputaran cepat.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim lintas fungsi dan operasional skala besar (12,600+ enterprise services, 270,000+ subscribers).
  • Keahlian dalam governance SLA, KPI, dan pelaporan kinerja dengan tools analytics (Sigma, MicroStrategy).
  • Track record transformasi operasional melalui RPA dan automation (UiPath).
  • Pengalaman berkolaborasi dengan C-level stakeholders (VP, CTO, CMO).
  • Latar belakang pendidikan manajemen keuangan yang relevan.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung di industri properti atau pembiayaan perumahan (KPR).
  • Tidak familiar dengan workflow legal properti (PPJB, Akad Kredit) dan mekanisme persetujuan bank KPR.
  • Tidak ada bukti pengalaman dalam konversi booking-to-akad atau pipeline KPR.
  • Pengalaman perbankan terbatas pada merchant sales/loyalty, bukan mortgage lending.
  • Tidak memiliki sertifikasi atau pengetahuan spesifik tentang regulasi properti/perbankan (BI/OJK).

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi singkat tentang KPR dan regulasi properti (misal: sertifikasi dari REI atau OJK).
  • Pelajari workflow legal properti (PPJB, Akad Kredit) melalui kursus online atau mentoring.
  • Riset mendalam tentang mekanisme persetujuan KPR di bank-bank utama (BRI, BTN, Mandiri).
  • Hubungi profesional properti untuk memahami tantangan operasional KPR di developer.
  • Reframing CV untuk menekankan pengalaman governance dan SLA yang relevan dengan KPR.
  • Ikuti webinar atau workshop tentang pembiayaan perumahan dan tren properti Indonesia.
  • Bangun koneksi dengan Relationship Manager bank untuk memahami proses KPR dari sisi bank.
  • Pelajari kasus sukses developer properti dalam optimalisasi pipeline KPR.
  • Tawarkan proyek sukarela (pro bono) untuk memahami operasional properti skala kecil.
  • Gunakan cover letter untuk menjelaskan bagaimana pengalaman governance dapat diaplikasikan ke KPR.

Requirement Score

  • Minimum S1 Management/Finance/Law10
  • 10+ tahun pengalaman properti/pembiayaan perumahan2
  • Pengalaman level Head of Department9
  • Pengalaman multi-proyek township 20+ hektar1
  • Pengelolaan workflow transaksi properti end-to-end3
  • Pengalaman proses KPR dan pembiayaan perumahan2
  • Pemahaman mekanisme persetujuan bank KPR2
  • Pengetahuan workflow legal properti (PPJB, Akad)1
  • Kemampuan memimpin tim lintas fungsi9
  • Disiplin operasional volume tinggi8
  • Analisis kinerja dan pelaporan SLA10
  • Optimalisasi konversi booking-to-akad2
  • Koordinasi dengan bank untuk efisiensi KPR3
  • Penyaringan finansial pelanggan KPR2
  • Rekomendasi strategis pricing/financing5
  • Liaison dengan bank untuk pipeline KPR2
#9 5.2

Kios Agent Freelance Ecosystem Lead

🏒 Grab
πŸ›’ E-commerce
πŸ“Œ Jakarta Metropolitan Area (On-site)
πŸ“… 5 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini bertanggung jawab untuk membangun dan mengelola jaringan agen freelance nasional di bawah kerangka Commission-Based Task (CBT) Grab, khususnya untuk ekosistem merchant. Tugas utama meliputi perencanaan strategis pertumbuhan agen, pengelolaan pipeline tugas end-to-end, dan kolaborasi dengan tim lapangan untuk memastikan target agen aktif dan penyelesaian tugas tercapai. Posisi ini membutuhkan pemimpin operasional yang mampu menggerakkan tim lapangan (tele, support, dan kantor perwakilan) serta menganalisis produktivitas kanal untuk penyesuaian strategi. Konteks bisnisnya adalah memperluas cakupan agen freelance di luar persona merchant untuk mendukung berbagai proyek Grab, seperti driver plans dan inisiatif baru lainnya.

Kekuatan

  • Pengalaman kuat dalam data-driven operational intelligence dan pipeline analysis (Sigma, MicroStrategy).
  • Track record memimpin tim operasional besar (50+ orang) dan governance framework (SLA 99.5%).
  • Kemampuan membangun platform near real-time untuk stakeholder C-level.
  • Pengalaman di industri fintech (Gojek, Kartuku) dan telekomunikasi (iForte, First Media).

Gap

  • Tidak ada pengalaman membangun atau mengelola ekosistem agen freelance.
  • Jaringan kontak untuk akuisisi agen lapangan tidak terlihat di CV.
  • Fokus karier lebih pada governance internal, bukan strategi akuisisi atau engagement agen.
  • Pengalaman di insurance/MLM sangat terbatas (hanya 8 bulan di Prudential).
  • Tidak familiar dengan dinamika supply chain fisik atau distribusi agen lapangan.
  • Level posisi saat ini (GM) jauh di atas level peran ini (melapor ke Manager).

Mitigasi / Improvement

  • Riset mendalam tentang model agen freelance Grab dan kompetitor (Gojek, Shopee).
  • Bangun koneksi dengan komunitas agen lapangan melalui LinkedIn atau event industri.
  • Ikuti sertifikasi manajemen agensi atau MLM untuk menambah kredibilitas.
  • Reframe pengalaman governance EDC devices di Gojek sebagai analogi manajemen agen.
  • Pelajari tools analisis pipeline agen (misal: CRM lapangan, dashboard produktivitas).
  • Tawarkan pro bono konsultasi untuk startup MLM/agen untuk pengalaman langsung.
  • Soroti pengalaman kolaborasi dengan tim lapangan di First Media (50 engineer).
  • Siapkan case study tentang bagaimana data Sigma bisa diadaptasi untuk analisis agen.
  • Cari mentor yang pernah memimpin tim agen freelance di Grab atau Gojek.
  • Ikuti webinar atau workshop tentang supply chain dan distribusi lapangan.

Requirement Score

  • 6+ years in insurance/agency/FMCG/MLM3
  • Network for freelance agent ecosystem2
  • Agent lifecycle management4
  • Supply chain and supply-demand balancing5
  • Direct field/operational team management7
  • Pipeline data analysis and reporting8
  • Strategic agent acquisition planning3
  • Cross-task channel productivity boosting4
  • Collaboration with regional ASMs6
  • Field insight to campaign adjustments5
  • Internal/external stakeholder relationships7
  • Bachelor's degree minimum10
#10 5.2

Head of Mortgage Operation (Property Developer)

🏒 PT Talenta Eksekutif Asia
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Jakarta (On-site)
πŸ“… 5 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini bertanggung jawab memimpin dan mengintegrasikan seluruh fungsi operasional end-to-end dalam bisnis pengembangan properti perusahaan, khususnya untuk proyek perumahan berskala besar. Peran ini mencakup pengelolaan siklus transaksi properti mulai dari booking, screening pelanggan, persetujuan KPR, hingga serah terima unit, dengan fokus utama pada percepatan persetujuan KPR, disiplin SLA, dan optimalisasi arus kas. Kandidat harus mampu menjembatani koordinasi antara tim internal (Sales Admin, KPR Processing, Collections, Legal) dan mitra perbankan, serta memastikan eksekusi operasional yang lancar di tengah portofolio proyek multi-township yang sedang berkembang pesat.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim operasional besar (50 orang) dan cross-functional di lingkungan high-volume.
  • Kemampuan analitis dan pelacakan SLA yang kuat (membangun platform Sigma, mempertahankan SLA 99.5%).
  • Latar belakang finance (Master of Management) dan pengalaman di perbankan/fintech.
  • Keahlian dalam governance, capacity planning, dan operational excellence di industri telekomunikasi dan fintech.
  • Pengalaman membangun sistem otomatisasi (RPA UiPath) untuk efisiensi operasional.

Gap

  • Tidak ada pengalaman langsung di industri properti atau pengembangan perumahan.
  • Tidak familiar dengan proses KPR, mortgage lending, atau workflow legal properti (PPJB, Akad Kredit).
  • Tidak ada bukti pengelolaan multi-project township atau siklus transaksi properti end-to-end.
  • Kurangnya pengalaman koordinasi dengan bank untuk pipeline KPR atau mortgage approval.
  • Tidak ada pengalaman dalam manajemen stok perumahan, booking flow, atau collections properti.

Mitigasi / Improvement

  • Lakukan riset mendalam tentang proses KPR dan workflow legal properti (PPJB, Akad Kredit).
  • Ikuti kursus singkat atau sertifikasi terkait mortgage lending dan housing finance.
  • Pelajari best practice operasional dari perusahaan properti terkemuka di Indonesia.
  • Bangun koneksi dengan profesional di industri properti untuk memahami tantangan operasional.
  • Reframing pengalaman di perbankan/fintech untuk menekankan aspek credit screening dan risk management.
  • Ikuti webinar atau workshop tentang manajemen proyek properti berskala besar.
  • Pelajari tools atau software yang umum digunakan di industri properti (misal: CRM properti, sistem KPR).
  • Cari proyek sampingan atau konsultasi kecil di bidang properti untuk mendapatkan exposure.
  • Tulis artikel atau case study tentang bagaimana pengalaman operasional di telekomunikasi/fintech dapat diaplikasikan di properti.
  • Siapkan penjelasan konkret tentang bagaimana keahlian governance dan SLA dapat diterapkan di operasional properti.

Requirement Score

  • Minimum S1 Management/Finance/Law10
  • 10+ tahun pengalaman properti/real estate2
  • Pengalaman level Head of Department9
  • Multi-project township development1
  • End-to-end property transaction workflow2
  • Pengalaman KPR/mortgage processes3
  • Housing finance processes & credit structuring4
  • Real estate legal workflows (PPJB, Akad Kredit)1
  • Cross-functional team leadership9
  • Operational discipline high-volume environment8
  • Analytical & SLA performance tracking9
  • Banking partner coordination for KPR3
  • Strategic pricing/financing recommendations5
  • Customer financial screening processes4
  • Housing stock & booking flow monitoring1
  • Collections & liquidity management5
#11 5.2

Head of Business (Scarlett Skin Clinic)

🏒 Scarlett Indonesia
πŸ›οΈ Consumer/Retail
πŸ“Œ Depok (On-site)
πŸ“… 5 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Head of Business di Scarlett Skin Clinic bertanggung jawab untuk menggerakkan pertumbuhan bisnis klinik kecantikan melalui strategi pengembangan pasar, inovasi layanan, dan optimalisasi operasional. Peran ini mencakup identifikasi peluang bisnis baru, kolaborasi dengan tim klinis untuk pengembangan layanan, serta pengawasan operasional harian untuk memastikan efisiensi, kepatuhan regulasi, dan standar layanan tinggi. Selain itu, posisi ini juga memimpin strategi pemasaran dan promosi untuk meningkatkan visibilitas merek dan loyalitas pelanggan di industri kecantikan yang kompetitif. Scarlett, sebagai brand lokal yang berkembang pesat, membutuhkan pemimpin yang mampu menggabungkan visi strategis dengan eksekusi operasional yang kuat untuk mencapai target pertumbuhan.

Kekuatan

  • Kepemimpinan operasional skala besar (12,600+ enterprise services, 270,000+ subscribers)
  • Keahlian dalam data-driven governance dan optimasi proses (Sigma, RPA, SLA 99.5%)
  • Pengalaman memimpin tim lintas fungsi (hingga 50 orang) dan kolaborasi dengan C-level
  • Latar belakang pendidikan bisnis (Master of Management) dan teknis (Computer Engineering)
  • Track record transformasi operasional dan efisiensi (contoh: pengurangan waktu tiket 85%)

Gap

  • Tidak ada pengalaman di industri kecantikan/skin clinic atau retail beauty
  • Kurangnya pengalaman dalam pengembangan produk layanan klinik atau inovasi treatment
  • Tidak ada bukti pengalaman merancang kampanye pemasaran untuk brand kecantikan
  • Tidak familiar dengan regulasi spesifik klinik kecantikan (izin layanan, standar medis)
  • Kurangnya pengalaman dalam strategi akuisisi/retensi pelanggan untuk klinik
  • Tidak ada pengalaman kolaborasi dengan tim klinis (dokter, terapis) untuk pengembangan layanan

Mitigasi / Improvement

  • Riset mendalam tentang industri kecantikan dan tren skin clinic di Indonesia
  • Pelajari regulasi klinik kecantikan (contoh: izin operasional, standar layanan medis)
  • Ikuti sertifikasi dasar manajemen klinik atau beauty business (contoh: CIBTAC, CIDESCO)
  • Lakukan benchmarking kompetitor Scarlett (contoh: Erha, ZAP, Natasha Skin Clinic)
  • Reframing CV untuk menekankan transferable skills (contoh: SLA governance β†’ service excellence di klinik)
  • Tulis cover letter yang menjelaskan bagaimana pengalaman operasional dapat diaplikasikan di klinik
  • Bangun koneksi dengan profesional di industri kecantikan (contoh: via LinkedIn, event beauty expo)
  • Pelajari tools manajemen klinik (contoh: Cliniko, JaneApp) untuk menunjukkan kesiapan operasional
  • Ikuti kursus singkat tentang pemasaran digital untuk brand kecantikan (contoh: Google Digital Garage)
  • Siapkan contoh konkret bagaimana pengalaman RPA/automasi dapat diaplikasikan di operasional klinik

Requirement Score

  • Lead Business Unit di beauty/skin clinic1
  • Strategic thinking & analytical skills8
  • Develop marketing plans & innovation4
  • Product/service innovation for clinics2
  • Oversee daily operations & workflow efficiency9
  • Cost control & regulatory compliance5
  • Staff hiring, training, performance management7
  • Brand-aligned marketing strategies3
  • Customer acquisition & retention strategies4
  • Collaborate with digital marketing teams5
  • Monitor competitive landscape & innovate6
  • Bachelor's in Business/Marketing (Master's preferred)8
  • 7–10 years experience in Lead Business Unit9
#12 4.2

Construction Director (PMC)

🏒 Turner & Townsend
⛏️ Energy/Mining
πŸ“Œ Jakarta Metropolitan Area (On-site)
πŸ“… 5 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini bertanggung jawab sebagai perwakilan paling senior dari Turner & Townsend di site untuk proyek ekspansi smelter nikel dengan penambahan Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) kedua. Peran ini menuntut kepemimpinan kuat dalam mengawasi seluruh aktivitas konstruksi, integrasi brownfield dengan operasi smelter yang sedang berjalan (SIMOPS), serta memastikan EPC contractor menjalankan pekerjaan sesuai standar keselamatan, kualitas, dan jadwal. Kandidat harus mampu mengelola risiko kompleks seperti shutdown, tie-in utilitas, dan koordinasi multi-stakeholder di lingkungan industri berat yang berisiko tinggi.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim besar (hingga 50 orang) dan stakeholder C-level di industri telekomunikasi dan fintech.
  • Kemampuan governance KPI, SLA, dan operational review untuk lingkungan kompleks (35K+ trouble ticket bulanan).
  • Keahlian dalam data-driven decision making dan platform operational intelligence (Sigma, MicroStrategy).
  • Pengalaman di Indonesia dan pemahaman konteks bisnis lokal.
  • Kemampuan cross-functional alignment dan change management.

Gap

  • Tidak ada pengalaman di konstruksi industri berat (metalurgi, smelter, RKEF).
  • Tidak familiar dengan proses dan peralatan spesifik (rotary kiln, electric furnace, refractory installation).
  • Tidak pernah bekerja sebagai PMC atau Owner's Engineer.
  • Tidak memiliki pengalaman SIMOPS atau integrasi brownfield di lingkungan produksi.
  • Latar belakang pendidikan dan sertifikasi tidak relevan (Computer Engineering, tidak ada Chartered Engineer).
  • Tidak ada pengalaman mengelola risiko konstruksi atau HSSE di proyek industri berat.
  • Tidak pernah terlibat dalam mechanical completion, turnover, atau commissioning readiness industri.
  • Tidak memiliki pengalaman mengawasi EPC contractor atau administrasi kontrak konstruksi.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi konstruksi industri berat (misal: PMP, CEng, atau kursus metalurgi dasar).
  • Lakukan riset mendalam tentang proses RKEF dan tantangan konstruksi smelter nikel.
  • Bangun koneksi dengan profesional di industri pertambangan/metalurgi untuk memahami best practice.
  • Ikuti kursus SIMOPS dan brownfield integration untuk industri berat.
  • Pelajari standar HSSE khusus konstruksi industri (misal: OSHA 1910 untuk metalurgi).
  • Reframing CV untuk menekankan pengalaman governance, risk management, dan stakeholder alignment.
  • Cari proyek sampingan atau konsultasi di konstruksi industri untuk mendapatkan exposure.
  • Pelajari terminologi dan metrik kunci konstruksi (misal: mechanical completion, turnover packages).
  • Ikuti webinar atau konferensi tentang proyek smelter nikel di Indonesia.
  • Dapatkan sertifikasi terkait quality management konstruksi (misal: ISO 9001 Lead Auditor).

Requirement Score

  • Site leadership PMC construction3
  • EPC contractor oversight2
  • Brownfield integration & SIMOPS1
  • Shutdown planning & execution1
  • Utility tie-ins & electrical integration2
  • RKEF process facilities expertise0
  • Rotary kiln & electric furnace erection0
  • Furnace transformer installation0
  • High-voltage substation construction2
  • Refractory installation oversight0
  • Mechanical completion & turnover3
  • HSSE leadership in construction4
  • Construction quality management3
  • Stakeholder management multi-party7
  • Risk & issue management construction5
  • 20+ years industrial construction experience2
  • 10+ years senior site leadership5
  • Metallurgical/mining/smelting project experience0
  • Brownfield plant expansion experience1
  • Nickel smelter/RKEF project experience0
  • PMC/Owner's Engineer experience1
  • Indonesia/SE Asia project experience8
  • Bachelor's in Engineering/Construction Management5
  • Chartered Engineer accreditation0
  • Heavy lifting operations oversight0
  • Working at height safety management1
  • Confined space entry protocols1
  • Crane operations management0
  • Contract administration & claims avoidance3
  • Productivity management construction4
#13 3.2

Head of Ammonia Production

🏒 PT ESSA Industries Indonesia Tbk.
⛏️ Energy/Mining
πŸ“Œ Luwuk (On-site)
πŸ“… 5 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Head of Ammonia Production di PT ESSA Industries Indonesia Tbk bertanggung jawab penuh atas operasional pabrik ammonia di Luwuk, Sulawesi, termasuk pengelolaan produksi, kualitas, kuantitas, serta kepatuhan terhadap standar QHSE. Peran ini menuntut kepemimpinan tim produksi, optimalisasi proses, pengendalian anggaran, dan komunikasi dengan vendor teknologi serta pemasok. Perusahaan berfokus pada industri kimia berat dengan teknologi KBR Purifier, menekankan pentingnya pengalaman spesifik di pabrik ammonia dan pemahaman mendalam tentang peralatan industri seperti kompresor, turbin, dan boiler.

Kekuatan

  • Kepemimpinan tim operasional skala besar (hingga 50 orang) dengan pencapaian SLA tinggi (99.5%).
  • Pengalaman kuat dalam optimalisasi proses dan efisiensi melalui RPA dan analytics (UiPath, Sigma).
  • Kemampuan manajemen anggaran dan pengendalian biaya di lingkungan operasional kompleks.
  • Pengalaman cross-functional dengan stakeholder C-level (VP, CTO, CMO) untuk pengambilan keputusan berbasis data.
  • Latar belakang teknis yang kuat (Computer Engineering) dengan kemampuan membangun platform operational intelligence.

Gap

  • Tidak memiliki latar belakang pendidikan Chemical Engineering (pendidikan di bidang manajemen dan teknik komputer).
  • Tidak ada pengalaman di industri kimia berat atau pabrik ammonia (KBR Purifier Technology).
  • Tidak familiar dengan peralatan industri berat (kompresor, turbin, boiler, furnace).
  • Tidak memiliki sertifikasi atau pengalaman QHSE spesifik untuk pabrik kimia (ISO-9001, ISO-14001, OHSAS-18001).
  • Tidak ada bukti pemahaman tentang neraca massa dan energi (mass & energy balance) di pabrik kimia.
  • Tidak memiliki pengalaman komunikasi dengan vendor teknologi pabrik kimia (misal KBR) atau pemasok bahan kimia.
  • Lokasi kerja on-site di Luwuk, Sulawesi, jauh dari pengalaman kandidat di Jabodetabek.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi Chemical Engineering dasar untuk memahami prinsip proses kimia.
  • Pelajari teknologi KBR Purifier dan operasi pabrik ammonia melalui kursus online atau webinar industri.
  • Dapatkan sertifikasi QHSE (ISO-9001, ISO-14001, OHSAS-18001) untuk memenuhi syarat kepatuhan pabrik.
  • Riset mendalam tentang peralatan industri berat (pompa, kompresor, turbin) dan prinsip kerjanya.
  • Pelajari konsep mass & energy balance melalui modul pelatihan proses kimia.
  • Bangun koneksi dengan profesional di industri kimia atau pabrik ammonia untuk belajar best practice.
  • Ikuti kursus atau workshop tentang process safety management (PSM) untuk pabrik kimia.
  • Reframing CV untuk menekankan pengalaman manajemen operasional dan efisiensi yang transferable.
  • Siapkan penjelasan konkret bagaimana pengalaman RPA dan analytics dapat diaplikasikan di pabrik ammonia.
  • Lakukan riset tentang tantangan operasional spesifik di pabrik ammonia PT ESSA untuk diskusi wawancara.

Requirement Score

  • Postgraduate/Graduate in Chemical Engineering0
  • 25+ years in similar Ammonia plant (KBR Purifier)0
  • Understand Ammonia plant operations1
  • Guide Ammonia and Utility teams2
  • Strong QHSE exposure (process safety management)3
  • Strong analytical skill for chemical process plant4
  • ISO-9001, ISO-14001, OHSAS-18001 compliance2
  • Principles of Pump, Fan, Compressor, Turbine, Boiler1
  • Mass & Energy Balance management2
  • Budget preparation and expenditure control6
  • Communication with KBR (Ammonia tech supplier)1
  • Compliance with statutory regulations4
  • Team leadership and roster planning7
  • Process optimization and improvement8
  • Vendor communication for chemical treatment2
#1 7.2

Head of Managed Services Business Operations

🏒 Ericsson
πŸ“‘ Telco/ISP
πŸ“Œ Singapore
πŸ“… 4 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini bertanggung jawab untuk memimpin dan mentransformasi model operasi bisnis Managed Services (MS) Ericsson di kawasan India, Asia Tenggara, dan Oseania. Peran ini mencakup perancangan dan pengelolaan operating model yang mendukung kinerja bisnis, pertumbuhan yang menguntungkan, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan, etika, dan regulasi. Tanggung jawab utama meliputi pengembangan strategi unit MS, perencanaan keuangan, pengelolaan kapasitas dan tenaga kerja, implementasi governance kontrak, serta pengawasan risiko operasional dan kepatuhan. Peran ini juga berfokus pada peningkatan kepuasan pelanggan, transformasi digital, dan pengembangan tim dengan budaya transparansi serta akuntabilitas.

Kekuatan

  • Pengalaman panjang di industri Telco/ISP dengan track record memimpin operasi skala besar (12,600+ enterprise services, 270,000+ subscribers).
  • Kemampuan kuat dalam transformasi operasional dan otomatisasi (UiPath RPA, Sigma analytics).
  • Stakeholder management di level C-level dan cross-functional alignment.
  • Pencapaian SLA 99.5% dan pengelolaan trouble ticket skala besar (35,000+ bulanan).
  • Latar belakang pendidikan yang relevan (Manajemen Keuangan dan Teknik Komputer).

Gap

  • Tidak ada pengalaman langsung dengan Target Zero atau OHS programs.
  • Kurangnya bukti spesifik terkait governance kontrak Managed Services.
  • Tidak ada pengalaman langsung dengan P&L atau forecasting keuangan mendalam.
  • Belum pernah bekerja di perusahaan multinasional skala global seperti Ericsson.
  • Tidak memiliki sertifikasi formal seperti PMP, ITIL, atau Lean Six Sigma.

Mitigasi / Improvement

  • Pelajari framework Target Zero dan OHS Ericsson melalui dokumentasi internal atau kursus online.
  • Riset best practice governance kontrak Managed Services di industri Telco/ISP.
  • Ikuti pelatihan singkat tentang P&L management dan forecasting keuangan.
  • Tingkatkan pemahaman tentang operasi multinasional melalui studi kasus Ericsson.
  • Dapatkan sertifikasi PMP atau ITIL untuk memperkuat profil operasional.
  • Reframing pengalaman di CV untuk menekankan aspek governance dan compliance.
  • Bangun koneksi dengan profesional Ericsson untuk insight tentang budaya dan ekspektasi.
  • Pelajari Ericsson Group Management System (EGMS) dan Code of Business Ethics.
  • Siapkan contoh konkret tentang transformasi operasional untuk wawancara.
  • Lakukan riset mendalam tentang tantangan spesifik Managed Services di Asia Tenggara.

Requirement Score

  • Design and lead MS operating model8
  • Drive Target Zero and OHS programs3
  • Develop MS unit strategy and financial plans7
  • Coordinate MS workforce and capacity planning8
  • Implement deal level governance for MS contracts6
  • Operational risk and compliance frameworks5
  • Stakeholder management at senior levels9
  • Deep understanding of service delivery processes8
  • Resource and competence management8
  • Financial acumen (P&L, budgeting, forecasting)6
  • Lead transformation and automation initiatives9
  • Data-driven and customer-centric mindset8
  • Employee performance management7
  • Bachelor’s/Master’s in Business/Finance/Engineering10
  • 10+ years in Managed Services/operations leadership9
  • Lead cross-functional initiatives in multinational teams8
  • Transformational change in complex operating models8
#2 6.8

APAC Branches Operations Project and Governance Lead - Vice President

🏒 JPMorganChase
🏦 Banking
πŸ“Œ Singapore (On-site)
πŸ“… 4 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini bertanggung jawab memimpin inisiatif tata kelola dan proyek strategis operasional cabang APAC di JPMorganChase, dengan fokus pada pengelolaan risiko, efisiensi operasional, dan transformasi digital. Peran ini melibatkan kolaborasi dengan pemimpin senior untuk merancang solusi teknis, mengimplementasikan proyek berskala besar, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi serta standar tata kelola. Kandidat diharapkan mampu mendorong perbaikan berkelanjutan melalui analitik data dan alat digital, serta memimpin tim lintas cabang untuk mencapai tujuan operasional dan finansial. Konteks perusahaan adalah lingkungan perbankan global yang kompleks dengan tekanan tinggi pada kontrol, kepatuhan, dan inovasi.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim besar (hingga 50 orang) dan proyek lintas fungsi di industri telekomunikasi dan fintech.
  • Keahlian dalam otomatisasi (UiPath RPA) dan analytics (Sigma, MicroStrategy) untuk efisiensi operasional.
  • Track record mempertahankan SLA tinggi (99.5%) di lingkungan operasional kompleks.
  • Kemampuan berkolaborasi dengan C-level dan menerjemahkan data menjadi insight actionable.
  • Pengalaman membangun platform governance dan lifecycle management untuk aset skala besar (60,000 EDC devices).

Gap

  • Kurangnya pengalaman langsung di perbankan global atau regulasi perbankan (BI/OJK/PJP).
  • Tidak ada bukti penggunaan tools analitik lanjutan seperti Alteryx, Tableau, Python, atau SQL.
  • Pengalaman di financial services operations hanya ~8 tahun (kurang dari 10 tahun yang disyaratkan).
  • Tidak ada pengalaman dengan produk pasar global (misal: securities, payments) atau regulasi perbankan internasional.
  • Level saat ini (GM) satu tingkat di bawah posisi VP yang ditawarkan, meski memiliki pengalaman kepemimpinan yang kuat.

Mitigasi / Improvement

  • Pelajari regulasi perbankan global (BI, OJK, PJP) dan produk pasar JPMorganChase (securities, payments).
  • Ikuti sertifikasi PMP atau ITIL untuk memperkuat kredensial project management.
  • Ambil kursus singkat Python atau SQL untuk menutup gap tools analitik.
  • Reframing CV untuk menyoroti pengalaman di perbankan dan fintech yang relevan dengan kontrol operasional.
  • Riset proyek-proyek transformasi JPMorganChase di APAC untuk memahami konteks bisnis.
  • Bangun koneksi dengan profesional JPMorganChase di LinkedIn untuk insight posisi.
  • Ikuti webinar atau workshop tentang tata kelola perbankan dan manajemen risiko.
  • Sertifikasi Lean Six Sigma untuk memperkuat kemampuan continuous improvement.
  • Latih kemampuan presentasi untuk senior management dengan fokus pada risiko dan ROI.
  • Pelajari kasus penggunaan AI di perbankan untuk diskusi selama interview.

Requirement Score

  • Manage cross-branch multi-year operations project7
  • Collaborate with program leads and operations teams8
  • Design technical solutions using AI/innovative tools5
  • Execute efficiency savings and ROI tracking7
  • Lead team and ensure high-quality delivery8
  • Understand complex market products and regulations4
  • Ensure innovation adheres to regulatory standards5
  • Articulate risk and impact-weighted solutions6
  • Drive process improvement automations8
  • Champion data analytics and digital tools7
  • Prepare updates for senior management8
  • Foster innovation and continuous improvement7
  • Bachelor's degree10
  • Ten years in financial services operations6
  • Project management for large-scale transformation7
  • Lead enterprise-wide change management6
  • Analyze and challenge end-to-end operations7
  • Influence senior executives and external partners8
  • Manage multiple priorities in high-pressure environment8
  • Strong knowledge of market products4
  • Advanced proficiency in data analytics tools6
#3 6.2

Head of Business (Food Delivery)

🏒 Ultra Voucher
πŸ›’ E-commerce
πŸ“Œ Tebet (Hybrid)
πŸ“… 4 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Head of Business (Food Delivery) di Ultra Voucher bertanggung jawab untuk memimpin pertumbuhan dan kinerja bisnis food delivery secara keseluruhan. Peran ini mencakup pengelolaan P&L, strategi monetisasi, pengembangan kemitraan strategis dengan restoran besar, serta kolaborasi lintas fungsi dengan tim Product, Operations, Marketing, dan Technology. Fokus utamanya adalah mendorong peningkatan GMV, pendapatan, dan pengalaman pelanggan serta merchant melalui pendekatan data-driven dan inisiatif komersial yang scalable di ekosistem food delivery yang kompetitif.

Kekuatan

  • Pengalaman kepemimpinan lintas fungsi di level GM dengan tim skala besar (hingga 50 orang).
  • Kemampuan data-driven dan analitis yang kuat (Sigma, MicroStrategy, Looker Studio).
  • Track record dalam operational excellence dan efisiensi (RPA, SLA 99.5%, capacity planning).
  • Pengalaman membangun platform operational intelligence untuk stakeholder C-level.
  • Latar belakang pendidikan yang relevan (Master of Management, Finance).

Gap

  • Tidak ada pengalaman langsung di industri FMCG, F&B, atau food delivery.
  • Tidak ada bukti eksplisit pengelolaan P&L atau strategi monetisasi.
  • Kurangnya pengalaman dalam analisis metrik bisnis food delivery (CAC, LTV, churn rate).
  • Tidak ada bukti negosiasi dengan restoran atau merchant food delivery.
  • Tidak ada pengalaman dalam dynamic pricing, courier allocation, atau supply-demand optimization untuk food delivery.
  • Kurangnya pengalaman dalam mengembangkan loyalty programs atau fitur berbasis customer insights untuk food delivery.

Mitigasi / Improvement

  • Riset mendalam tentang ekosistem food delivery dan metrik bisnis utamanya (CAC, LTV, GMV).
  • Ikuti kursus atau sertifikasi singkat tentang strategi monetisasi dan P&L management.
  • Pelajari kasus sukses food delivery (GrabFood, GoFood) untuk memahami best practice.
  • Lakukan networking dengan profesional di industri food delivery untuk memahami tantangan spesifik.
  • Reframing pengalaman operasional (RPA, SLA) sebagai kemampuan untuk meningkatkan efisiensi delivery.
  • Tawarkan solusi konkret untuk optimasi supply-demand dalam cover letter.
  • Soroti pengalaman kolaborasi lintas fungsi sebagai bukti kemampuan bekerja dengan Product/Engineering.
  • Pelajari tren regulasi terkini di industri food delivery (misalnya, perizinan merchant).
  • Siapkan contoh bagaimana pengalaman governance device (Gojek) dapat diterapkan untuk merchant food delivery.
  • Gunakan LinkedIn untuk terhubung dengan hiring manager dan tim di Ultra Voucher.

Requirement Score

  • Bachelor's degree required10
  • Master's degree or MBA preferred10
  • 8–10 years in FMCG/F&B/E-commerce/On-Demand Tech5
  • 3–5 years leadership large-scale teams10
  • Proven track record driving business growth6
  • Scaling operations multi-billion IDR budgets5
  • P&L ownership experience4
  • Business strategy and revenue optimization6
  • Data-driven decision-making skills9
  • Translate insights into business actions8
  • Analyze CAC, LTV, churn rate, order frequency3
  • Develop pricing and marketplace strategies4
  • Dynamic pricing and courier allocation2
  • Supply-demand optimization5
  • Translate customer insights into features/programs5
  • Lead negotiations with restaurant chains4
  • Build merchant relationships for platform growth5
  • Improve delivery efficiency and ETD5
  • Monitor business performance and growth opportunities8
  • Collaborate with Product, Engineering, Operations teams9
  • Agility in market trends and regulatory changes6
#4 6.2

Chief Operating Officer

🏒 Neo Energy Materials
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ South Jakarta (On-site)
πŸ“… 4 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Chief Operating Officer (COO) di Neo Energy Materials bertanggung jawab untuk memimpin operasional bisnis secara menyeluruh, termasuk pengembangan strategi pertumbuhan, kepemimpinan penjualan dan komersial, serta pengelolaan efisiensi operasional di sektor Agriculture & Industry. Peran ini menuntut pengalaman mendalam dalam industri terkait, kemampuan membangun kemitraan strategis, dan kepemimpinan eksekutif untuk menggerakkan organisasi menuju target pertumbuhan berkelanjutan. COO juga diharapkan mampu mengelola risiko, mengoptimalkan anggaran, serta mengembangkan tim kepemimpinan yang kuat untuk mendukung visi perusahaan.

Kekuatan

  • Pengalaman kuat dalam operational excellence dan transformasi performa di lingkungan skala besar (12,600+ enterprise services, 270,000+ subscribers).
  • Pencapaian terukur dalam otomatisasi proses (RPA UiPath) dan pengembangan platform analytics (Sigma, MicroStrategy).
  • Kepemimpinan cross-functional dengan kolaborasi efektif bersama stakeholder C-level (VP, CTO, CMO).
  • Latar belakang pendidikan Master of Management (Finance) yang relevan dengan kebutuhan finansial peran COO.
  • Pengalaman memimpin tim besar (hingga 50 orang) dan membangun budaya operasional yang efisien.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman di industri Agriculture, Manufacturing, atau FMCG (hanya Telekomunikasi, Fintech, Perbankan).
  • Kurangnya pengalaman dalam pengembangan bisnis, ekspansi pasar, atau strategi komersial di sektor target.
  • Tidak ada bukti pengalaman memimpin operasi penjualan nasional atau strategi pricing.
  • Pengalaman eksekutif puncak (COO/VP/Director) kurang dari 5 tahun (saat ini GM).
  • Tidak ada pengalaman dalam succession planning atau pengembangan kapabilitas organisasi di level eksekutif.
  • Kurangnya bukti pengelolaan anggaran operasional, investasi modal, atau pengambilan keputusan finansial strategis.
  • Tidak familiar dengan regulasi atau risiko spesifik industri Agriculture/Manufacturing.

Mitigasi / Improvement

  • Lakukan riset mendalam tentang tren dan tantangan industri Agriculture/Manufacturing.
  • Ikuti sertifikasi atau kursus singkat terkait manajemen rantai pasok (supply chain) di sektor Agriculture.
  • Pelajari strategi bisnis dan model komersial perusahaan di sektor Agriculture/FMCG.
  • Bangun koneksi dengan profesional di industri Agriculture/Manufacturing melalui LinkedIn atau acara industri.
  • Reframing pengalaman operasional di CV untuk menekankan transferable skills (misal: efisiensi proses, manajemen risiko).
  • Cari proyek atau peran sementara di sektor terkait untuk mendapatkan exposure langsung.
  • Ikuti pelatihan atau workshop tentang kepemimpinan eksekutif dan succession planning.
  • Pelajari regulasi dan standar kepatuhan di industri Agriculture/Manufacturing.
  • Kembangkan pemahaman tentang pengelolaan anggaran operasional dan investasi modal.
  • Siapkan studi kasus konkret tentang bagaimana pengalaman operasional dapat diterapkan di sektor baru.

Requirement Score

  • Develop business growth initiatives5
  • Execute market expansion plans3
  • Analyze market trends & opportunities4
  • Launch new products/services4
  • Lead nationwide sales operations3
  • Align sales strategies with goals4
  • Develop sales forecasts & plans2
  • Optimize channel & pricing strategies2
  • Ensure operational excellence9
  • Improve organizational efficiency8
  • Drive continuous improvement8
  • Monitor KPIs & performance targets9
  • Build high-performance culture7
  • Coach & develop senior leaders6
  • Lead succession planning3
  • Foster cross-functional collaboration8
  • Manage operational budgets5
  • Optimize capital investments3
  • Identify & mitigate business risks6
  • Strengthen internal controls7
  • Ensure regulatory compliance4
  • Support strategic financial decisions5
  • Master’s degree (MBA preferred)8
  • 10–15 years in Agriculture/Manufacturing/FMCG2
  • 5 years in executive leadership role5
  • Strong business development experience4
  • Lead large cross-functional teams8
  • Strong financial acumen6
  • Strategic thinking & problem-solving8
  • Excellent leadership & communication8
#5 6.2

VP, Shared Services Oversight

🏒 Nomura
🏦 Banking
πŸ“Œ Singapore
πŸ“… 4 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi VP, Shared Services Oversight di Nomura bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengoptimalkan proses operasional di berbagai fungsi shared services dalam lingkungan perbankan investasi global. Peran ini melibatkan kolaborasi erat dengan tim bisnis dan manajemen senior untuk mendorong inisiatif baru, mengidentifikasi inefisiensi, serta mengimplementasikan solusi berbasis data guna meningkatkan proses dan pengambilan keputusan. Kandidat ideal diharapkan memiliki pengalaman di lingkungan Global Markets atau Investment Banking, kemampuan manajemen risiko, serta keterampilan analitis dan teknis seperti Python atau VBA. Peran ini juga menuntut kemampuan untuk mengelola stakeholder lintas lokasi dan mendorong perubahan organisasi dalam skala internasional.

Kekuatan

  • Pengalaman operasional skala besar di industri perbankan/fintech (Citibank, Adira Finance, Gojek).
  • Kemampuan analitis dan otomatisasi proses (RPA, Sigma, MicroStrategy).
  • Track record memimpin tim dan berkolaborasi dengan C-level stakeholder.
  • Pencapaian terukur dalam SLA governance (99.5%) dan efisiensi operasional (waktu ticketing turun 85%).
  • Pengalaman cross-functional di telekomunikasi, fintech, dan perbankan.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung di Global Markets/Investment Banking.
  • Kurangnya pengetahuan spesifik tentang settlement pasar Asia.
  • Tidak ada bukti penggunaan AI, Python, atau VBA.
  • Tidak ada pengalaman eksplisit mengelola tim/vendor offshore.
  • Kurangnya sertifikasi formal (PMP, ITIL, Lean Six Sigma) yang relevan untuk peran ini.
  • Tidak ada bukti eksplisit tentang promosi DEI atau risk culture.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti kursus singkat tentang Global Markets/Investment Banking untuk memahami dasar-dasarnya.
  • Pelajari proses settlement pasar Asia melalui riset atau mentoring internal.
  • Ambil sertifikasi Python atau VBA dasar untuk menambah kredibilitas teknis.
  • Ikuti pelatihan manajemen tim offshore atau vendor management.
  • Dapatkan sertifikasi PMP atau ITIL untuk memperkuat profil manajemen proyek.
  • Riset dan sebutkan pengalaman inklusi/DEI dalam CV/cover letter, meski tidak eksplisit.
  • Hubungi profesional di Nomura atau perbankan investasi untuk wawasan industri.
  • Gunakan contoh konkret dari pengalaman otomatisasi untuk menunjukkan adaptasi teknologi.
  • Tulis ulang CV untuk menyoroti pengalaman cross-functional yang relevan dengan shared services.
  • Siapkan studi kasus tentang bagaimana pengalaman operasional dapat diaplikasikan di perbankan investasi.

Requirement Score

  • Minimum 5 years in financial institution8
  • Global Markets/Investment Banking experience3
  • Adaptability across Middle/Back Office7
  • Knowledge in Asian market settlements2
  • Managing offshore teams/vendors5
  • Strong organizational/multi-tasking skills9
  • Logical thinking/analytical skills9
  • Articulate solutions to stakeholders8
  • Strong communication/interpersonal skills8
  • Expertise in AI/Python/VBA/data analysis4
  • Process mapping/inefficiency identification8
  • Automation of manual processes9
  • Change management/driving change8
  • Broad stakeholder management9
  • Explore insights & vision7
  • Making strategic decisions7
  • Inspire entrepreneurship in people7
  • Elevate organizational capability7
  • Inclusion/DEI/risk culture5
#6 6.2

Group Leader, Safety Model Operations (APAC) - AI Data Service Operations

🏒 TikTok
πŸ’» Technology/Software
πŸ“Œ Singapore (On-site)
πŸ“… 4 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini bertanggung jawab memimpin tim operasional berskala besar di Safety Model Operations (SMO) TikTok untuk wilayah APAC, dengan fokus pada kualitas layanan AI moderation dan labeling data. Peran ini menuntut pemahaman mendalam tentang bagaimana operasi manusia (seperti moderasi konten, pelabelan data, dan evaluasi) berdampak pada performa model AI, termasuk feedback loop dan mitigasi bias. Kandidat harus mampu melakukan analisis akar masalah (RCA), memantau KPI proyek, serta berkolaborasi lintas fungsi dengan tim produk, engineering, dan kebijakan untuk mengoptimalkan alur kerja dan meningkatkan performa model. Konteks perusahaan adalah platform teknologi global yang berkembang pesat, dengan tantangan unik dalam skalabilitas, multikultural, dan kepatuhan regulasi.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim operasional berskala besar (18–50 orang) dengan pencapaian SLA 99.5%.
  • Kemampuan analisis data dan RCA yang kuat, didukung platform Sigma dan MicroStrategy.
  • Pengalaman otomatisasi proses (RPA UiPath) untuk efisiensi operasional.
  • Kolaborasi dengan stakeholder C-level dan cross-functional di industri telekomunikasi/fintech.
  • Pencapaian terukur dalam capacity planning dan governance asset (60,000 EDC devices).

Gap

  • Tidak ada pengalaman langsung di AI moderation, data labeling, atau operasi Trust & Safety.
  • Tidak memahami feedback loop AI (RLHF/RLAIF) atau dampak operasi manusia terhadap performa model.
  • Tidak familiar dengan annotation accuracy, inter-annotator agreement, atau cultural sensitivity dalam pelabelan data.
  • Tidak memiliki pengalaman dalam eksperimen untuk mengukur dampak operasional terhadap model AI.
  • Tidak ada bukti penggunaan SQL atau tools spesifik AI (misal: Power BI untuk IAA).
  • Industri sebelumnya (telekomunikasi, fintech) berbeda dengan konteks AI/tech global TikTok.

Mitigasi / Improvement

  • Pelajari dasar-dasar AI moderation dan data labeling melalui kursus online (misal: Coursera, Udemy).
  • Ikuti sertifikasi Trust & Safety (misal: TSPA atau kursus dari Duke University).
  • Riset mendalam tentang RLHF/RLAIF dan feedback loop AI di platform seperti arXiv atau blog TikTok Engineering.
  • Lakukan shadowing atau wawancara dengan profesional di bidang AI operations untuk memahami tantangan spesifik.
  • Reframe pengalaman RCA dan KPI governance di CV untuk menekankan relevansi dengan quality audits AI.
  • Pelajari SQL dasar dan Power BI untuk analisis data operasional AI.
  • Ikuti webinar atau konferensi tentang AI alignment dan scalable oversight (misal: NeurIPS, ICML).
  • Bangun koneksi dengan profesional di TikTok atau perusahaan AI melalui LinkedIn.
  • Buat proyek kecil untuk memahami annotation tools (misal: Label Studio, Prodigy).
  • Sertakan di cover letter bagaimana pengalaman operasional dapat diadaptasi untuk AI moderation.

Requirement Score

  • Lead large operational teams in AI moderation5
  • Understand link between human ops and AI model performance3
  • Conduct complex RCA and quality audits8
  • Monitor quality performance vs KPIs9
  • Identify trends/risks in processes or guidelines7
  • Provide feedback to improve workflows/tools8
  • Collaborate with product/engineering/policy teams7
  • Drive continuous improvement in annotation accuracy4
  • Run experiments to measure operational impact on models2
  • Build training programs for operational excellence6
  • Manage data collection, reporting, productivity, costs8
  • Ensure regulatory compliance in operations5
  • Proficiency in SQL and data visualization tools7
  • Understand ML workflows and data annotation3
  • Experience with AI alignment techniques (RLHF/RLAIF)1
  • Scale teams in high-growth AI/tech environments6
  • Cross-functional projects to improve model performance4
  • Experience in global matrixed organizations5
#7 5.8

Head of Mortgage Operation (Property Developer)

🏒 PT Talenta Eksekutif Asia
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Tangerang (On-site)
πŸ“… 4 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini bertanggung jawab memimpin dan mengintegrasikan seluruh fungsi operasional end-to-end dalam bisnis pengembangan properti perusahaan, khususnya untuk proyek perumahan berskala besar. Tugas utama meliputi pengelolaan siklus transaksi properti mulai dari booking hingga serah terima unit, pengawasan proses KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dengan bank mitra, serta koordinasi lintas departemen (Sales Admin, KPR Processing, Collections, Legal). Perusahaan berfokus pada percepatan approval KPR, disiplin SLA, dan optimalisasi arus kas melalui efisiensi operasional di lingkungan multi-proyek yang dinamis.

Kekuatan

  • Kepemimpinan operasional lintas fungsi dengan tim besar (hingga 50 orang).
  • Pengalaman membangun platform operational intelligence dan governance untuk SLA 99.5%.
  • Keahlian dalam RPA (UiPath) dan analytics (Sigma, MicroStrategy) untuk efisiensi proses.
  • Latar belakang finance (Master of Management) dan pengalaman di perbankan/fintech.
  • Track record mempertahankan disiplin operasional di lingkungan high-volume (35K+ ticket/bulan).

Gap

  • Tidak ada pengalaman langsung di industri real estate atau property development.
  • Tidak familiar dengan workflow transaksi properti (booking hingga handover).
  • Kurangnya pemahaman tentang proses KPR, mekanisme approval bank, dan legal properti (PPJB, Akad Kredit).
  • Tidak ada pengalaman mengelola proyek township berskala besar.
  • Koordinasi dengan bank terbatas pada merchant sales, bukan mortgage pipeline.

Mitigasi / Improvement

  • Pelajari dasar-dasar KPR dan mekanisme approval bank melalui kursus online (contoh: OJK, bank BUMN).
  • Ikuti sertifikasi properti seperti Real Estate Agent (REA) atau Property Management.
  • Riset mendalam tentang workflow transaksi properti (PPJB, Akad Kredit) dari sumber hukum dan praktik industri.
  • Hubungi profesional di industri properti untuk mentoring atau job shadowing.
  • Reframe pengalaman di fintech/perbankan untuk menekankan aspek credit risk dan governance.
  • Pelajari case study proyek township berskala besar (contoh: proyek BSD, Lippo Karawaci).
  • Tawarkan diri untuk proyek sukarela di asosiasi properti (REI) untuk membangun koneksi.
  • Buat proyek simulasi: rancang proses KPR end-to-end untuk proyek perumahan fiktif.
  • Ikuti webinar atau seminar tentang tren mortgage dan housing finance di Indonesia.
  • Sertifikasi tambahan: Certified Mortgage Banker (CMB) atau Financial Risk Manager (FRM).

Requirement Score

  • Minimum S1 Management/Finance/Law10
  • 10+ tahun di real estate/property2
  • Pengalaman Head of Department9
  • Multi-project township development1
  • End-to-end property transaction workflow2
  • Mortgage/KPR process expertise3
  • Housing finance & bank approval mechanisms2
  • Real estate legal workflows (PPJB, Akad Kredit)1
  • Cross-functional team leadership9
  • Operational discipline in high-volume8
  • SLA and process efficiency tracking10
  • Banking partner coordination4
  • Customer financial screening3
  • Legal coordination for mortgage agreements1
  • Housing stock & booking flow monitoring1
  • Operational performance reporting9
  • Strategic pricing/financing recommendations4
#8 5.8

AVP/VP, Business Manager, Investment Insights Group

🏒 GIC
πŸ’Ό Professional Services
πŸ“Œ Singapore
πŸ“… 4 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini berada di Investment Insights Group (IIG) GIC, sebuah sovereign wealth fund global, dan berfokus pada manajemen operasional, tata kelola, serta pengelolaan anggaran dan vendor untuk mendukung inisiatif AI dan data di organisasi. Tanggung jawab utama mencakup pengelolaan operasional departemen, koordinasi lintas fungsi, manajemen anggaran, pengawasan vendor dan kontrak, serta pelaporan kepemimpinan. Posisi ini membutuhkan kemampuan tata kelola yang kuat, pengalaman dalam manajemen proyek dan vendor, serta kemampuan berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di lingkungan yang kompleks dan dinamis.

Kekuatan

  • Pengalaman panjang (25+ tahun) dalam manajemen operasional dan tata kelola di industri telekomunikasi dan fintech.
  • Kemampuan kuat dalam cross-functional leadership dan koordinasi dengan stakeholder C-level.
  • Pencapaian terukur dalam governance, SLA, dan operational excellence (99.5% SLA achievement).
  • Pengalaman membangun platform operational intelligence dan RPA untuk optimasi proses.
  • Kemampuan dalam capacity planning dan manajemen aset skala besar (60,000+ EDC devices).

Gap

  • Tidak ada pengalaman langsung dalam manajemen vendor, kontrak, atau procurement.
  • Tidak ada bukti pengalaman dalam manajemen anggaran, forecasting, atau financial governance.
  • Kurangnya pengalaman dengan tools manajemen proyek seperti JIRA atau Azure DevOps.
  • Tidak ada pengalaman di industri sovereign wealth fund atau investment management.
  • Tidak ada bukti inisiatif engagement atau culture-building di level departemen.
  • Domain expertise terbatas pada telekomunikasi dan fintech, bukan AI/data-driven investment.

Mitigasi / Improvement

  • Pelajari dasar-dasar manajemen vendor dan procurement melalui kursus online (misal Coursera).
  • Ikuti sertifikasi terkait financial governance (misal CPA, CGMA).
  • Ambil kursus singkat tentang JIRA atau Azure DevOps untuk familiarisasi tools.
  • Riset mendalam tentang sovereign wealth funds dan peran Investment Insights Group di GIC.
  • Pelajari best practice manajemen anggaran dan forecasting di lingkungan korporat global.
  • Reframe pengalaman governance di CV untuk menekankan aspek tata kelola dan kontrol.
  • Cari mentor atau koneksi di GIC untuk memahami budaya dan ekspektasi peran.
  • Ikuti webinar atau baca whitepaper tentang AI dan data dalam investment management.
  • Latih kemampuan storytelling untuk menjelaskan transferable skills di cover letter.
  • Siapkan contoh konkret tentang inisiatif engagement atau culture-building dari pengalaman sebelumnya.

Requirement Score

  • Manage department operations & coordination7
  • Drive cross-functional coordination8
  • Operational planning & decision-making7
  • Internal communications & updates5
  • Team engagement & culture initiatives4
  • Manage department operating budget5
  • Resource planning & expenditure management6
  • Financial governance & controls4
  • Vendor & partner relationship management3
  • Vendor lifecycle & contract administration2
  • Procurement & commercial administration2
  • Governance frameworks & processes8
  • Project execution tracking & reporting7
  • Audit & compliance coordination4
  • 5-8 years business/operations management9
  • Complex environment operations management8
  • Vendor management & procurement experience2
  • Project/governance management tools5
  • Attention to detail & governance standards8
  • Self-directed in fast-paced environment7
#9 5.2

Unsecured Loan Department Head, Operations

🏒 SeaBank Indonesia
🏦 Banking
πŸ“Œ Jakarta, Indonesia (On-site)
πŸ“… 4 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini bertanggung jawab memimpin departemen Unsecured Loan Operations di SeaBank Indonesia, dengan fokus utama pada verifikasi laporan inspeksi sebelum dan sesudah pencairan kredit, validasi hasil pemeriksaan tim unsecured loan, serta penyelesaian keluhan debitur. Peran ini juga mencakup koordinasi dengan stakeholder untuk pengembangan proses dan sistem pinjaman digital, pemantauan aktivitas inspeksi sesuai TGU yang disetujui, dan pemberian rekomendasi berbasis temuan operasional. Kandidat ideal harus memiliki pemahaman mendalam tentang regulasi perbankan (BI/OJK), akuntansi, hukum perbankan, serta pengalaman langsung di bidang kredit atau pinjaman tanpa agunan di industri perbankan.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim operasional skala besar (50+ orang di First Media, 18 di iForte).
  • Keahlian dalam governance, SLA monitoring, dan operational intelligence (Sigma, MicroStrategy).
  • Pengalaman digitalisasi proses (CRM/ERP di Kartuku, RPA di iForte).
  • Pencapaian terukur dalam efisiensi operasional (85% pengurangan waktu ticketing, SLA 99.5%).
  • Pengalaman cross-functional dengan stakeholder C-level (VP, CTO, CMO di iForte).

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung di unsecured loan atau credit operations perbankan.
  • Kurangnya pemahaman mendalam tentang regulasi BI/OJK dan hukum perbankan.
  • Tidak ada bukti pengalaman dalam inspeksi kredit, channeling loan, atau litigasi.
  • Pengalaman perbankan terbatas pada merchant/sales support (2004–2011), bukan core credit operations.
  • Tidak memiliki sertifikasi formal terkait perbankan (PJP, sertifikasi kredit, dll).

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi PJP (Perizinan Jabatan Perbankan) dari OJK.
  • Pelajari regulasi BI/OJK terkait unsecured loan dan kredit konsumer.
  • Riset mendalam tentang proses inspeksi kredit dan channeling loan di perbankan.
  • Hubungi profesional di SeaBank untuk wawancara informasional tentang tantangan unsecured loan.
  • Reframe pengalaman governance dan SLA di iForte untuk menekankan validasi dan compliance.
  • Ikuti kursus singkat tentang hukum perbankan dan litigasi.
  • Tulis cover letter yang menjelaskan transferable skills dari telekom ke perbankan.
  • Cari proyek sampingan atau konsultasi terkait credit operations.
  • Bangun koneksi dengan eksekutif di SeaBank melalui LinkedIn.
  • Pelajari sistem pinjaman digital dan credit scoring (misal: KreditPlus, Kredivo).

Requirement Score

  • Pengalaman 5 tahun di perbankan kredit3
  • Pemahaman regulasi BI/OJK2
  • Validasi laporan inspeksi kredit4
  • Penyelesaian keluhan debitur5
  • Koordinasi pengembangan sistem pinjaman digital6
  • Pemahaman akuntansi dan hukum perbankan3
  • Pemantauan inspeksi channeling loan2
  • Rekomendasi berbasis temuan inspeksi5
  • Pemahaman proses litigasi1
#10 5.2

Head of Procurement & Supply Chain (SEA & EA)

🏒 GEA Group
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Jakarta, Indonesia
πŸ“… 4 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini bertanggung jawab memimpin strategi pengadaan dan rantai pasok end-to-end untuk wilayah Asia Tenggara dan Asia Timur di GEA Group, perusahaan yang bergerak di bidang solusi teknik untuk industri makanan dan minuman. Tanggung jawab utama mencakup pengelolaan pengadaan bahan baku, logistik, manajemen pemasok, serta optimalisasi biaya dan kinerja operasional untuk mendukung proyek-proyek teknik kompleks. Posisi ini juga berperan sebagai penghubung strategis antara divisi lokal, regional, dan korporat, memastikan keselarasan dengan standar global sambil mengelola kebutuhan operasional lokal. Kandidat diharapkan memiliki latar belakang kuat dalam manajemen pengadaan internasional, negosiasi kontrak, transformasi digital, serta kemampuan memimpin tim lintas fungsi dalam lingkungan matriks yang kompleks.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim besar (hingga 50 orang) dan governance operasional skala besar (12,600+ enterprise services, 270,000+ FTTH subscribers).
  • Kemampuan analitis dan problem-solving yang kuat, terbukti dengan pembangunan platform Sigma untuk capacity planning dan bottleneck tracking.
  • Pengalaman digitalisasi dan otomatisasi proses (RPA UiPath, Microsoft Dynamics 365).
  • Latar belakang pendidikan S2 (Master of Management) yang relevan.
  • Pencapaian SLA 99.5% dan pengelolaan KPI governance untuk lingkungan operasional yang kompleks.

Gap

  • Tidak ada pengalaman langsung dalam pengadaan, manajemen rantai pasok, atau logistik.
  • Tidak ada bukti negosiasi kontrak internasional atau manajemen pemasok global.
  • Tidak familiar dengan ERP pengadaan seperti SAP atau Ariba.
  • Tidak ada pengalaman dalam perencanaan permintaan/pasokan, manajemen persediaan, atau fasilitas.
  • Pengalaman terbatas pada operasional di Indonesia; kurangnya eksposur lingkungan global/multinasional.
  • Tidak ada sertifikasi procurement atau supply chain (PMP, ITIL, Lean Six Sigma).

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi procurement seperti CIPS atau CSCP untuk menutup gap pengetahuan domain.
  • Pelajari dasar-dasar SAP Ariba atau S2P melalui kursus online (misal Udemy, Coursera).
  • Riset mendalam tentang standar pengadaan dan logistik di industri teknik/manufaktur.
  • Hubungi profesional procurement di LinkedIn untuk memahami tantangan sehari-hari.
  • Reframing CV untuk menyoroti transferable skills (negosiasi, analitis, digitalisasi).
  • Ikuti webinar atau workshop tentang manajemen rantai pasok global.
  • Pelajari kasus sukses GEA dalam procurement untuk referensi wawancara.
  • Siapkan contoh konkret bagaimana pengalaman operasional dapat diaplikasikan ke procurement.
  • Bangun koneksi dengan tim procurement GEA sebelum melamar.
  • Latih kemampuan negosiasi melalui simulasi atau role-play.

Requirement Score

  • Strategic procurement & supply chain leadership4
  • Alignment with global category strategies3
  • Presales & project cost insights2
  • Regional collaboration in procurement3
  • Material cost & supplier performance management4
  • Logistics & inventory optimization2
  • Supplier negotiation & contract management3
  • Savings targets & cost reduction initiatives5
  • Procurement digitalization & ERP tools6
  • Supply chain transformation & automation6
  • Compliance with QHSE & regulations3
  • KPI reporting & performance accountability7
  • Team leadership & coaching7
  • Cross-functional stakeholder management7
  • Intercultural & global environment experience3
  • Strategic problem-solving & analytical skills7
  • Negotiation & commercial contract terms2
  • Supply chain planning & demand synchronization2
  • Facility management oversight2
  • Master’s in Engineering/Supply Chain/MBA8
  • 5+ years in procurement & supply chain management2
  • 5+ years international contract management1
  • Category management & corporate standards2
  • Matrix organization & centralized structure experience5
  • Supply/demand planning & warehousing1
  • ERP & digital procurement systems proficiency5
  • Business Intelligence reporting tools7
#11 5.2

Senior Leader Operations

🏒 SIRCLO
🏭 Logistics/Manufacturing
πŸ“Œ Tangerang (On-site)
πŸ“… 4 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Senior Leader Operations di SIRCLO bertanggung jawab untuk membangun dan mengelola operasional warehouse dari awal, termasuk perencanaan tata letak, sistem penyimpanan, dan manajemen tim. Peran ini menuntut pengalaman mendalam dalam warehouse operations, pengelolaan anggaran, serta kemampuan memimpin tim untuk mencapai efisiensi dan kepatuhan terhadap standar operasional. Kandidat diharapkan mampu menyelesaikan masalah operasional yang eskalasi, menganalisis data untuk perbaikan berkelanjutan, serta merumuskan kebijakan dan prosedur yang efektif. Konteks bisnis SIRCLO sebagai perusahaan logistik menuntut pemahaman kuat tentang dinamika warehouse dan supply chain.

Kekuatan

  • Kemampuan analitis dan data-driven yang kuat, terbukti dengan pembangunan platform operational intelligence.
  • Pengalaman memimpin tim besar (hingga 50 orang) dan cross-functional initiatives.
  • Keahlian dalam problem-solving untuk isu operasional kompleks dan eskalasi.
  • Pengalaman membangun framework governance dan kebijakan operasional.
  • Pencapaian SLA 99.5% di lingkungan operasional skala besar.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung di warehouse operations atau supply chain.
  • Tidak familiar dengan Warehouse Management Systems (WMS).
  • Latar belakang pendidikan tidak spesifik di Logistics atau Industrial Engineering.
  • Pengalaman lebih fokus pada telekomunikasi, fintech, dan perbankan, bukan logistik.
  • Tidak ada bukti pengalaman dalam warehouse layout planning atau storage system setup.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi dasar WMS seperti Oracle WMS atau SAP EWM.
  • Pelajari prinsip-prinsip warehouse operations melalui kursus online (Coursera, Udemy).
  • Lakukan riset mendalam tentang best practices warehouse management di industri logistik.
  • Hubungi profesional di bidang warehouse operations untuk mentoring atau job shadowing.
  • Reframe pengalaman di CV untuk menekankan transferable skills seperti capacity planning dan team management.
  • Sertifikasi Lean Six Sigma untuk memperkuat kredensial operational excellence.
  • Pelajari tools analitik yang umum digunakan di warehouse (Power BI, Tableau).
  • Ikuti webinar atau konferensi tentang tren terbaru di warehouse dan supply chain.
  • Bangun koneksi dengan profesional di industri logistik melalui LinkedIn.
  • Buat proyek simulasi perencanaan warehouse untuk portfolio.

Requirement Score

  • Bachelor’s in Management/Logistics/Industrial Engineering5
  • 10+ years warehouse operations management1
  • Building warehouse operations from ground up2
  • Warehouse layout planning and storage system setup1
  • Workforce planning and team management8
  • Operational budgeting and cost optimization6
  • Problem-solving for escalated operational issues9
  • Leadership to motivate and support teams9
  • Proficiency in Warehouse Management Systems (WMS)1
  • Working with operational data and reports10
  • Operational policy and procedure development8
  • Strategic and operational objectives alignment8
#12 4.5

Short Live Climate Pollutant (SLCP) Technical Unit Senior Lead

🏒 World Resources Institute (WRI) Indonesia
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Jakarta
πŸ“… 4 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini memimpin unit teknis SLCP (Short-Lived Climate Pollutant) di WRI Indonesia, sebuah inisiatif nasional untuk mengurangi polusi iklim melalui koordinasi kebijakan dan implementasi teknis. Tanggung jawab utama meliputi manajemen operasional unit, koordinasi lintas kementerian dan pemangku kepentingan, serta pengembangan strategi keberlanjutan program. Peran ini bertindak sebagai penghubung antara pemerintah, mitra pembangunan, dan lembaga internasional, dengan fokus pada pengelolaan program, kepatuhan donor, dan advokasi kebijakan lingkungan. Konteksnya unik karena unit ini di-host di Kementerian Lingkungan Hidup dengan WRI sebagai mitra sekretariat, menuntut kemampuan navigasi politik dan teknis yang tinggi di ekosistem kebijakan publik Indonesia.

Kekuatan

  • Kepemimpinan tim multidisiplin dan cross-functional yang terbukti (tim 18–50 orang).
  • Kemampuan analitis dan pemecahan masalah kompleks dengan bukti kuantitatif (RPA, Sigma platform).
  • Pengalaman engagement stakeholder C-level dan alignment lintas departemen.
  • Track record operasional excellence dan transformasi performa di industri skala besar.
  • Pengalaman membangun sistem governance dan lifecycle management (EDC devices, trouble ticket).

Gap

  • Tidak ada pengalaman di sektor lingkungan, iklim, atau kebijakan publik.
  • Tidak familiar dengan kebijakan SLCP, air quality, atau waste management Indonesia.
  • Tidak ada pengalaman mengelola program donor-funded atau kepatuhan hibah.
  • Minim pengalaman koordinasi dengan kementerian/pemerintah daerah.
  • Latar belakang pendidikan tidak relevan (finance/computer engineering).
  • Tidak ada pengalaman representasi di forum internasional atau advokasi kebijakan.
  • Tidak ada bukti integrasi DEI dalam program atau operasional.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti kursus singkat tentang kebijakan iklim dan SLCP di platform seperti Coursera/edX.
  • Pelajari dokumen kebijakan lingkungan Indonesia (RPJMN, NDC, regulasi KLHK).
  • Riset proyek donor-funded WRI/CCAC untuk memahami mekanisme hibah.
  • Hubungi profesional di WRI/lembaga lingkungan untuk mentoring informal.
  • Reframe CV untuk menekankan transferable skills (stakeholder engagement, program management).
  • Ikuti sertifikasi PMP atau PRINCE2 untuk memperkuat manajemen program.
  • Pelajari terminologi dan metrik lingkungan (emisi, MRV, circular economy).
  • Tulis artikel/blog tentang aplikasi RPA/analytics di sektor lingkungan.
  • Ikuti webinar atau konferensi tentang kebijakan iklim Indonesia.
  • Bangun koneksi dengan alumni program lingkungan di LinkedIn.

Requirement Score

  • Master's in environmental/climate policy3
  • 5+ years program management lingkungan/klimat2
  • Pengalaman program donor-funded1
  • Koordinasi lintas kementerian/pemerintah3
  • Kepemimpinan tim multidisiplin8
  • Manajemen anggaran dan kepatuhan donor4
  • Pemahaman kebijakan iklim/SLCP Indonesia1
  • Keterlibatan subnational government2
  • Kemampuan analitis dan pemecahan masalah kompleks9
  • Keterampilan engagement pemangku kepentingan7
  • Pengembangan strategi keberlanjutan program5
  • Manajemen risiko program6
  • Kemampuan komunikasi teknis dan kebijakan5
  • Integrasi DEI dalam implementasi program3
  • Representasi di forum internasional2
  • Pengelolaan knowledge management6
  • Mobilisasi sumber daya dan proposal development3
#13 4.5

VP of Global Manufacturing Engineering

🏒 Confidential Careers
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Singapore (Hybrid)
πŸ“… 4 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini bertanggung jawab untuk memimpin strategi rekayasa manufaktur global, mendorong inovasi, transformasi digital, dan skalabilitas operasional di berbagai lokasi manufaktur canggih. Peran ini mencakup penetapan standar teknik global, peta jalan otomatisasi, adopsi teknologi, serta inisiatif smart factory dan Industri 4.0. Kandidat diharapkan berkolaborasi dengan R&D global untuk industrialisasi produk, mengoptimalkan perencanaan kapasitas, peningkatan yield, dan efisiensi biaya, sambil memimpin tim teknik regional yang berkinerja tinggi di berbagai geografis.

Kekuatan

  • Pengalaman kuat dalam transformasi digital dan otomatisasi proses operasional.
  • Kemampuan memimpin platform operational intelligence dan capacity planning berbasis data.
  • Pengalaman memimpin tim lintas fungsi dan berkolaborasi dengan stakeholder C-level.
  • Pencapaian terukur dalam efisiensi operasional (misal: pengurangan waktu tiket 85% via RPA).

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman di manufaktur elektronik high-mix, high-volume.
  • Tidak ada bukti pengalaman langsung dengan smart factory atau Industri 4.0.
  • Kurangnya pengalaman memimpin tim teknik manufaktur global atau lintas geografis.
  • Tidak familiar dengan standar teknik manufaktur global atau kolaborasi R&D untuk industrialisasi.
  • Domain expertise terbatas pada telekomunikasi, fintech, dan perbankan, bukan manufaktur.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi terkait manufaktur canggih seperti Certified Industry 4.0 Professional.
  • Pelajari standar teknik manufaktur global (misal: ISO, IPC) dan sertifikasi relevan.
  • Riset mendalam tentang smart factory dan Industri 4.0 untuk memahami teknologi terkini.
  • Ikuti kursus atau workshop tentang high-mix, high-volume electronics manufacturing.
  • Reframing CV untuk menyoroti pengalaman transformasi digital dan otomatisasi yang relevan.
  • Bangun koneksi dengan profesional di industri manufaktur melalui LinkedIn atau acara industri.
  • Pelajari kasus sukses digital transformation di manufaktur untuk referensi.
  • Cari proyek sampingan atau konsultasi terkait manufaktur untuk pengalaman langsung.
  • Tingkatkan pemahaman tentang yield improvement dan lean manufacturing.
  • Siapkan narasi yang menjelaskan transferable skills dari telekomunikasi/fintech ke manufaktur.

Requirement Score

  • Global manufacturing engineering leadership3
  • High-mix, high-volume electronics manufacturing2
  • Digital transformation in manufacturing5
  • Automation roadmap deployment6
  • Smart factory initiatives2
  • Industry 4.0 adoption2
  • Product industrialization collaboration3
  • Capacity planning optimization7
  • Yield improvement initiatives3
  • Cost efficiency in manufacturing4
  • Global engineering standards definition3
  • Process digitization leadership6
  • Regional engineering team leadership5
#14 4.2

Export Processing Head

🏒 CIMB Niaga
🏦 Banking
πŸ“Œ Central Jakarta (On-site)
πŸ“… 4 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Export Processing Head di CIMB Niaga bertanggung jawab untuk mengawasi transaksi perdagangan harian secara end-to-end, termasuk Letter of Credit, Garansi, dan Documentary Collection. Peran ini menuntut kepatuhan terhadap kebijakan internal, aturan internasional (UCP, ISBP, URDG), serta regulasi lokal. Selain itu, posisi ini juga menangani inisiatif proyek dari Transaction Banking, keluhan klien, dan eskalasi kasus yang tidak biasa. Kandidat ideal harus memiliki pengalaman manajerial yang kuat dalam trade finance, sertifikasi CDCS/CSDG, dan pemahaman mendalam tentang regulasi ICC serta kepatuhan perbankan.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim besar (hingga 50 orang) dan governance operasional skala besar.
  • Kemampuan dalam SLA monitoring dan customer relations (99.5% SLA achievement).
  • Pengalaman dalam automation (UiPath RPA) dan data-driven decision making (Sigma, MicroStrategy).
  • Latar belakang pendidikan yang relevan (Master of Management in Finance).

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung dalam trade finance (Letter of Credit, Guarantees, Documentary Collection).
  • Tidak memiliki pengetahuan tentang ICC Rules (UCP, ISBP, URDG) atau regulasi perbankan spesifik.
  • Tidak memiliki sertifikasi CDCS/CSDG yang disyaratkan.
  • Industri pengalaman dominan di telekomunikasi dan fintech, bukan perbankan trade operations.
  • Tidak ada bukti pengalaman dengan regulasi BI/OJK atau PJP.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi CDCS atau CSDG segera untuk memenuhi syarat minimum.
  • Pelajari ICC Rules (UCP, ISBP, URDG) dan regulasi perbankan terkait trade finance.
  • Lakukan riset mendalam tentang operasi trade finance di CIMB Niaga.
  • Hubungi profesional di trade finance untuk mentoring atau networking.
  • Ikuti kursus singkat tentang trade finance operations dan compliance.
  • Reframing CV untuk menyoroti pengalaman governance dan compliance yang relevan.
  • Tulis cover letter yang menjelaskan transferable skills dari operasional telekomunikasi ke trade finance.
  • Cari proyek atau tugas sampingan terkait trade finance untuk menambah pengalaman.
  • Pelajari tools atau platform yang umum digunakan di trade finance (misalnya SWIFT).
  • Bangun koneksi dengan tim Transaction Banking di CIMB Niaga sebelum melamar.

Requirement Score

  • End-to-end trade transactions management2
  • Knowledge of ICC Rules (UCP, ISBP, URDG)1
  • CDCS/CSDG certification0
  • Managing team in trade operations5
  • Compliance with internal policies & regulations4
  • Handling client inquiries & complaints6
  • Supporting Transaction Banking initiatives3
  • Escalation of unusual trade cases5
#15 3.5

Head of Operations

🏒 APP Group
🏭 Logistics/Manufacturing
πŸ“Œ Tualang (On-site)
πŸ“… 4 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini bertanggung jawab memimpin operasi pabrik kimia di APP Group, khususnya dalam pengelolaan berbagai jenis plant seperti ClOβ‚‚, HCl, NaOH, dan lainnya. Peran ini mencakup penetapan tujuan operasional yang selaras dengan strategi perusahaan, pengembangan prosedur kerja, peningkatan kinerja organisasi melalui sistem baru, serta kolaborasi lintas departemen dan mitra eksternal. Kandidat diharapkan memiliki pemahaman mendalam tentang proses pabrik kimia, kemampuan troubleshooting, dan pengalaman memimpin tim di lingkungan pabrik kimia minimal 3 tahun sebagai Head atau Manager.

Kekuatan

  • Kepemimpinan operasional yang terbukti dengan tim besar (hingga 50 orang).
  • Pengalaman membangun sistem operational intelligence dan RPA untuk efisiensi.
  • Kemampuan analitis dan troubleshooting di lingkungan skala besar (35,000+ trouble ticket bulanan).
  • Strategic partner bagi C-level dalam menerjemahkan data menjadi insight actionable.
  • Pengalaman mengembangkan prosedur kerja dan governance framework.

Gap

  • Tidak memiliki latar belakang pendidikan atau pengalaman di bidang teknik kimia.
  • Tidak ada pengalaman di pabrik kimia atau pengelolaan plant (ClOβ‚‚, HCl, NaOH, dll).
  • Tidak familiar dengan machinery preventive maintenance di lingkungan pabrik kimia.
  • Industri pengalaman terbatas pada telekomunikasi, fintech, dan perbankan.
  • Tidak memiliki sertifikasi atau pelatihan terkait operasi pabrik kimia.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi dasar tentang operasi pabrik kimia (misal: Chemical Plant Operations).
  • Pelajari proses dan terminologi spesifik pabrik kimia (ClOβ‚‚, HCl, NaOH, dll) melalui kursus online.
  • Lakukan riset mendalam tentang tantangan operasional di industri pulp dan kertas (APP Group).
  • Hubungi profesional di industri kimia untuk memahami best practice operasional.
  • Ikuti pelatihan machinery preventive maintenance untuk lingkungan pabrik.
  • Reframing CV untuk menekankan transferable skills (troubleshooting, capacity planning, governance).
  • Siapkan narasi kuat tentang adaptasi cepat di industri baru dalam cover letter.
  • Cari mentor dengan pengalaman di industri kimia untuk bimbingan.
  • Pelajari regulasi dan standar keselamatan di pabrik kimia (misal: OSHA, ISO).
  • Kunjungi pabrik kimia atau ikuti webinar industri untuk pemahaman praktis.

Requirement Score

  • Bachelor’s degree in Chemical Engineering0
  • Understanding of chemical plant processes1
  • Experience with ClOβ‚‚ Integrated Plant0
  • Experience with HCl Plant0
  • Experience with NaOH Plant0
  • Experience with Oxygen Plant0
  • Experience with SOβ‚‚ Plant0
  • Experience with PAC Plant0
  • Experience with Hβ‚‚SOβ‚„ Plant0
  • 3+ years as Head/Manager in chemical plant0
  • Analytical and problem-solving skills9
  • Troubleshooting skills7
  • Decision-making in ambiguous situations8
  • Teamwork and leadership abilities9
  • Organizational planning skills8
  • Knowledge of machinery preventive maintenance3
  • Set operational goals aligned with strategy8
  • Develop and enforce work procedures9
  • Implement new models/systems for performance9
  • Lead cross-department collaboration8
  • Establish alternative courses of action7
  • Set clear performance goals and priorities9
#1 6.5

Head of Strategic Risk Programs, New Markets

🏒 Paradigm Operations LP-AL
πŸ’³ Fintech
πŸ“Œ Singapore
πŸ“… 3 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini berada di tim Risk Program Management Office Stripe, yang berfokus pada pengelolaan risiko dan kepatuhan regulasi di pasar-pasar baru, khususnya APAC. Tanggung jawab utama mencakup kepemimpinan tim program manager global, pengelolaan program end-to-end untuk ekspansi pasar baru, koordinasi lintas fungsi (Risk, Product, Engineering, GTM), serta memastikan kesiapan operasional di lingkungan yang penuh ambiguitas. Peran ini menuntut kemampuan membangun program dari nol, beroperasi di persimpangan compliance, strategi, dan eksekusi, serta berkolaborasi dengan pemangku kepentingan tingkat eksekutif untuk mendukung prioritas strategis Stripe.

Kekuatan

  • Pengalaman panjang di operations dan governance di industri telekomunikasi dan fintech.
  • Kemampuan memimpin tim besar dan cross-functional dengan track record SLA tinggi (99.5%).
  • Keahlian dalam analytics (Sigma, MicroStrategy) dan automation (UiPath) untuk optimasi operasional.
  • Pengalaman berkolaborasi dengan eksekutif C-level untuk pengambilan keputusan strategis.
  • Pencapaian terukur dalam transformasi proses (misal, pengurangan waktu ticketing 85%).

Gap

  • Tidak ada pengalaman langsung dengan regulasi perbankan atau licensing programs.
  • Kurangnya bukti penggunaan AI tools dalam pekerjaan sehari-hari.
  • Pengalaman terbatas pada pasar Indonesia; belum menangani ekspansi internasional.
  • Tidak ada bukti bekerja dengan tim Risk atau Product untuk kepatuhan regulasi.
  • Kurangnya pengalaman di lingkungan 0β†’1 dengan ambiguitas tinggi seperti ekspansi pasar baru.

Mitigasi / Improvement

  • Pelajari regulasi perbankan dan kepatuhan di APAC (misal, BI, OJK, PJP).
  • Ikuti sertifikasi terkait risk management (misal, FRM, CRISC).
  • Gunakan AI tools (misal, ChatGPT, GitHub Copilot) untuk riset dan analisis regulasi.
  • Riset ekspansi Stripe di APAC dan tantangan regulasi di pasar baru.
  • Hubungi profesional di Stripe atau fintech lain untuk wawasan tentang risk programs.
  • Reframe pengalaman governance EDC devices sebagai contoh kepatuhan operasional.
  • Tulis cover letter yang menekankan kemampuan beradaptasi di lingkungan ambigu.
  • Soroti pengalaman cross-functional di CV untuk menunjukkan kolaborasi lintas tim.
  • Pelajari framework risk management (misal, COSO, ISO 31000).
  • Ikuti kursus singkat tentang fintech compliance (misal, di Coursera, Udemy).

Requirement Score

  • 10+ years program management experience8
  • 3+ years people management experience9
  • Operate in ambiguity, build from 0β†’16
  • Strong program management skills8
  • Cross-functional leadership alignment7
  • AI fluency and tool usage2
  • Global teams and timezone flexibility5
  • International expansion experience3
  • Regulatory/licensing program experience2
  • Fintech/payments experience7
  • Executive-level communication8
  • Operational readiness and gap assessment7
  • Framework and playbook development6
  • Risk Ops/Product/Engineering alignment4
#2 5.8

Managing Director, Indonesia

🏒 Rolls-Royce
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Jakarta
πŸ“… 3 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Managing Director di Rolls-Royce Indonesia bertanggung jawab sebagai pemimpin tertinggi perusahaan yang mengawasi arah strategis, kinerja operasional, dan tata kelola korporat PT Rolls-Royce Solutions Indonesia. Peran ini berfokus pada pengembangan bisnis distribusi di Indonesia melalui penguatan organisasi penjualan dan layanan lokal, serta pengelolaan jaringan dealer dan perwakilan penjualan independen. Pemimpin ini juga harus memastikan pertumbuhan pendapatan, profitabilitas, kepatuhan hukum, dan representasi eksternal perusahaan di hadapan regulator, pelanggan kunci, serta pemangku kepentingan pemerintah dan industri, khususnya dalam sektor mesin diesel/gas.

Kekuatan

  • Pengalaman panjang dalam operational excellence dan transformasi performa di industri telekomunikasi dan fintech, dengan pencapaian SLA 99.5% dan efisiensi operasional (RPA, analytics).
  • Kemampuan memimpin tim besar (hingga 50 orang) dan berkolaborasi dengan C-level, menunjukkan leadership dan interpersonal skills yang kuat.
  • Pemahaman mendalam tentang dinamika operasional dan manajemen tenaga kerja di Indonesia/Asia.
  • Latar belakang pendidikan teknik dan manajemen yang relevan, dengan pengalaman membangun platform governance dan intelligence berbasis data.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung di industri mesin diesel/gas atau B2B engineering, yang menjadi inti bisnis Rolls-Royce.
  • Belum pernah memegang tanggung jawab P&L penuh untuk negara atau unit bisnis skala besar.
  • Kurangnya pengalaman dalam strategi pertumbuhan bisnis B2B, pricing, dan negosiasi komersial.
  • Tidak ada bukti representasi perusahaan di hadapan regulator, pemerintah, atau pelanggan eksternal kunci.
  • Pengalaman lebih banyak di operasional dan transformasi internal, bukan pengembangan jaringan dealer atau sales organization.

Mitigasi / Improvement

  • Lakukan riset mendalam tentang industri mesin diesel/gas, termasuk regulasi, kompetitor, dan tren pasar di Indonesia untuk menunjukkan pemahaman domain dalam cover letter dan wawancara.
  • Reframe pengalaman operasional di CV/cover letter untuk menekankan aspek strategis (misal: bagaimana efisiensi operasional berkontribusi pada profitabilitas atau pertumbuhan bisnis).
  • Cari sertifikasi atau pelatihan singkat terkait manajemen P&L, strategi bisnis B2B, atau corporate governance (misal: kursus online dari Coursera/edX tentang financial leadership).
  • Bangun koneksi dengan profesional di industri energi/mining atau asosiasi terkait (misal: IMA, APEBI) untuk memahami tantangan bisnis dan jaringan di sektor ini.
  • Siapkan studi kasus konkret tentang bagaimana pengalaman operasional dapat diaplikasikan untuk mengembangkan jaringan dealer atau meningkatkan penjualan (misal: bagaimana governance EDC devices di Gojek bisa diterapkan untuk distribusi suku cadang).
  • Ikuti webinar atau konferensi tentang strategi pertumbuhan bisnis B2B di Asia Tenggara untuk menunjukkan minat dan pemahaman tentang konteks regional.
  • Cari mentor atau advisor yang pernah bekerja di industri energi/mining atau peran Managing Director untuk mendapatkan insight tentang ekspektasi peran ini.
  • Pelajari laporan tahunan Rolls-Royce dan perusahaan sejenis (misal: Cummins, Caterpillar) untuk memahami metrik kinerja dan tantangan bisnis mereka.
  • Siapkan narasi tentang bagaimana pengalaman cross-functional leadership (misal: di iForte) dapat diterjemahkan menjadi kemampuan membangun dan menginspirasi tim lokal di Rolls-Royce.
  • Jika memungkinkan, ambil proyek sampingan atau konsultasi kecil di industri terkait (misal: membantu UMKM di sektor energi) untuk mendapatkan exposure langsung.

Requirement Score

  • Degree in Engineering or business administration or related subjects from a reputable University10
  • Minimum 5 years working experience in B2B business in Multi-National Companies in similar leadership positions7
  • Proven track record of business transformation with growth strategy execution and organizational restructuring8
  • Several years working experience in Sales, Application Engineering and/or Service of diesel/gas engines1
  • Own full P&L responsibility for the country3
  • Drive revenue growth, profitability, and cost optimization5
  • Oversee pricing strategy and commercial negotiations2
  • Build, lead, and develop an inspirational & high-performing local leadership team9
  • Ensure operational excellence across all functions in Indonesia9
  • Act as the primary representative of the company in the country6
  • Represent the company in dealings with regulatory bodies and authorities3
  • Develop and maintain relationships with key customers, partners, industry associations, and government stakeholders, incl. C-level engagement and communication7
  • Ensure compliance with applicable laws and regulations5
  • Ensure the company operates with good Corporate Governance principles7
  • Familiar with working environment and workforce management specific to Asia and/or Indonesia10
  • A team player with excellent leadership, analytical, communication and interpersonal skills9
#3 5.8

Regional Director, Indonesia and Southeast Asia

🏒 Eskimi
πŸ’» Technology/Software
πŸ“Œ Jakarta (Remote)
πŸ“… 3 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Eskimi adalah platform adtech yang menggabungkan programmatic DSP, creative studio, dan tools targeting audiens canggih untuk membantu brand, agensi, dan publisher. Peran Regional Director untuk Indonesia dan Asia Tenggara ini bertanggung jawab memimpin tim komersial, mengembangkan strategi pertumbuhan pendapatan, dan memperkuat posisi pasar di kawasan. Fokus utama meliputi pengembangan bisnis dengan klien dan agensi top-tier, pencapaian target revenue, serta membangun kemitraan strategis. Peran ini menuntut pemahaman mendalam tentang lanskap digital media dan jaringan kuat di industri periklanan, dengan penekanan pada kepemimpinan sales dan orientasi hasil.

Kekuatan

  • Pengalaman leadership yang kuat di level GM dengan tim hingga 50 orang, menunjukkan kemampuan mengelola dan menginspirasi tim besar.
  • Kemampuan komunikasi dan presentasi di level eksekutif (C-level stakeholders di iForte).
  • Pengalaman membangun platform operational intelligence dan RPA untuk optimasi proses, menunjukkan kemampuan analitis dan teknis yang relevan dengan teknologi adtech.
  • Track record mempertahankan SLA 99.5% di lingkungan operasional yang kompleks, menunjukkan orientasi pada hasil dan kualitas layanan.
  • Pengalaman di industri fintech (Gojek, Kartuku) dan telekomunikasi (iForte, First Media), yang memiliki elemen digital dan teknologi.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung di digital advertising atau digital sales, yang merupakan core requirement untuk peran ini.
  • Tidak memiliki jaringan di advertising agencies atau major brands, yang disebut sebagai 'absolute must' di jobdesk.
  • Tidak memiliki pengalaman memimpin tim sales atau komersial, atau bertanggung jawab atas revenue targets.
  • Pengalaman lebih fokus pada operasional, governance, dan performance transformation, bukan pada pengembangan bisnis atau sales growth.
  • Tidak memiliki pengetahuan spesifik tentang digital media landscape atau programmatic advertising.
  • Level saat ini (GM) satu tingkat di bawah level yang dibutuhkan (AVP/VP).

Mitigasi / Improvement

  • Lakukan riset mendalam tentang digital advertising landscape, termasuk programmatic DSP, creative studio, dan tools targeting audiens, untuk memahami konteks industri Eskimi.
  • Ikuti sertifikasi atau kursus singkat terkait digital advertising dan programmatic sales (misal: IAB Certification, Google Ads Certification) untuk membangun kredibilitas di bidang ini.
  • Reframe CV dan cover letter untuk menyoroti aspek pengalaman yang relevan dengan sales leadership, seperti pengelolaan stakeholder C-level, KPI governance, dan inisiatif continuous improvement yang berdampak pada bisnis.
  • Bangun jaringan di industri digital advertising dengan menghadiri event atau webinar (misal: DigiDay, AdExchanger), serta terhubung dengan profesional di agensi dan brand melalui LinkedIn.
  • Lakukan cold outreach ke profesional di Eskimi atau perusahaan adtech lain untuk memahami tantangan dan kebutuhan spesifik peran Regional Director.
  • Cari proyek atau peran sementara (misal: konsultan, advisor) di perusahaan adtech atau digital media untuk mendapatkan exposure langsung ke industri ini.
  • Gunakan pengalaman di fintech (Gojek, Kartuku) sebagai jembatan untuk menjelaskan pemahaman tentang teknologi dan operasional digital, lalu hubungkan dengan kebutuhan Eskimi.
  • Siapkan case study atau contoh konkret tentang bagaimana pengalaman operasional dan governance dapat diterapkan untuk mendukung sales growth (misal: bagaimana platform Sigma dapat digunakan untuk analisis performa kampanye).
  • Pelajari tools dan platform yang digunakan di industri adtech (misal: Google Marketing Platform, The Trade Desk, DV360) untuk menunjukkan keseriusan memasuki bidang ini.
  • Jika memungkinkan, ambil peran interim atau proyek konsultasi yang melibatkan sales atau pengembangan bisnis di perusahaan digital untuk menutup gap pengalaman.

Requirement Score

  • 10+ years of proven success in digital advertising and digital sales, with a track record of closing deals and hitting targets3
  • 5+ years of sales leadership experience2
  • Strong, established network of contacts within advertising agencies and major brands (absolute must)1
  • Strong knowledge of the digital media landscape and how to navigate it4
  • Exceptional communication, presentation, and negotiation skills7
  • Drive Regional Growth: personally and together with the team, actively seek new business opportunities and generate demand with top-tier agencies and direct clients across the region3
  • Own the Numbers: Be fully responsible for achieving and exceeding revenue and profitability targets4
  • Cultivate Partnerships: Build and manage relationships with strategic partners across Indonesia and the region5
  • Lead by Example: Manage and empower the regional sales team and inspire internal teams by consistently demonstrating Eskimi’s leadership principles6
  • Customer-Centric Approach: A passion for understanding client needs and crafting solutions that deliver exceptional value7
#4 5.8

Country Manager – Indonesia (SaaS / Enterprise Sales)

🏒 EnviroDynamics Solutions Pte Ltd
πŸ’» Technology/Software
πŸ“Œ Jakarta, Indonesia (On-site)
πŸ“… 3 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Country Manager di EnviroDynamics Solutions bertanggung jawab untuk memimpin dan mengembangkan bisnis perusahaan di pasar Indonesia, khususnya dalam segmen SaaS dan enterprise software. Peran ini mencakup pengembangan strategi market expansion, akuisisi dan pengelolaan klien enterprise, serta membangun hubungan dengan mitra bisnis dan pemangku kepentingan lokal. Kandidat diharapkan memiliki pemahaman mendalam tentang dinamika pasar Indonesia, kemampuan untuk menjembatani komunikasi antara tim lokal dan kantor pusat di China, serta pengalaman dalam sales atau business development di tingkat enterprise. Fokus utama adalah mencapai target bisnis dan memastikan operasional yang sesuai dengan regulasi lokal.

Kekuatan

  • Pengalaman panjang dan mendalam di pasar Indonesia, dengan pemahaman yang kuat tentang dinamika bisnis lokal.
  • Track record yang terbukti dalam memimpin tim besar dan kompleks, serta mengelola operasional skala enterprise (12,600+ enterprise services, 270,000+ FTTH subscribers).
  • Kemampuan analitis dan data-driven yang kuat, didukung oleh pengalaman membangun platform operational intelligence (Sigma, MicroStrategy).
  • Pengalaman di industri fintech dan enterprise software, meskipun tidak langsung di SaaS.
  • Kemampuan bahasa Inggris yang baik (terlihat dari CV dan LinkedIn yang berbahasa Inggris).

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung di enterprise sales, business development, atau market expansion. Fokus CV lebih pada operasional dan governance.
  • Tidak ada bukti pengalaman di SaaS atau sales internasional, meskipun memiliki latar belakang fintech dan enterprise software.
  • Tidak memiliki pengalaman sebagai Country Manager atau peran serupa yang berfokus pada pertumbuhan bisnis dan pengembangan pasar.
  • Tidak ada bukti kemampuan berbahasa Mandarin, yang penting untuk kolaborasi dengan tim pusat di China.
  • Kurangnya pengalaman dalam negosiasi bisnis, pengembangan klien enterprise, dan pembukaan pasar baru.

Mitigasi / Improvement

  • Lakukan riset mendalam tentang industri SaaS dan tren pasar enterprise software di Indonesia. Fokus pada pemahaman model bisnis, siklus penjualan, dan tantangan spesifik yang dihadapi klien enterprise.
  • Ikuti sertifikasi atau pelatihan singkat terkait enterprise sales, business development, atau SaaS (misalnya: Certified SaaS Sales Professional, Enterprise Sales Mastery).
  • Reframing CV dan cover letter untuk menyoroti aspek-aspek yang relevan dengan sales dan business development, seperti pengalaman membangun hubungan dengan stakeholder C-level (VP, CTO, CMO) di iForte dan Gojek.
  • Tulis ulang bagian 'executive profile' di CV untuk menekankan kemampuan dalam mengidentifikasi peluang bisnis, pengembangan pasar, dan pencapaian target, meskipun pengalaman sebelumnya lebih operasional.
  • Cari mentor atau advisor yang memiliki pengalaman di enterprise sales atau SaaS untuk mendapatkan insight dan bimbingan tentang strategi penjualan dan pengembangan pasar.
  • Pelajari dasar-dasar bahasa Mandarin untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan tim pusat di China. Fokus pada kosakata bisnis dan frasa umum yang digunakan dalam rapat atau negosiasi.
  • Bangun koneksi dengan profesional di industri SaaS dan enterprise software melalui LinkedIn, acara networking, atau komunitas bisnis untuk memahami kebutuhan klien dan tren pasar.
  • Lakukan proyek kecil atau konsultasi freelance di bidang sales atau business development untuk mendapatkan pengalaman langsung sebelum melamar posisi ini.
  • Siapkan studi kasus atau contoh konkret tentang bagaimana pengalaman operasional dapat diterjemahkan ke dalam strategi sales (misalnya: bagaimana platform Sigma dapat digunakan untuk mengidentifikasi peluang upselling atau cross-selling).
  • Pelajari kompetitor EnviroDynamics di pasar Indonesia dan siapkan analisis singkat tentang bagaimana kandidat dapat berkontribusi dalam memenangkan pasar.

Requirement Score

  • Setidaknya 3 tahun pengalaman bekerja di pasar Indonesia, familiar dengan lingkungan bisnis dan ekosistem klien lokal10
  • Pengalaman di SaaS, enterprise software, fintech, atau sales internasional4
  • Pengalaman di Enterprise Sales, Business Development, atau Market Expansion3
  • Kemampuan kuat dalam pengembangan klien, negosiasi bisnis, dan pembukaan pasar2
  • Mampu berkomunikasi dengan baik dalam bahasa Mandarin untuk kolaborasi dengan tim pusat di China1
  • Bersedia ditempatkan di Jakarta dan beradaptasi dengan lingkungan kerja internasional10
  • Memiliki latar belakang sebagai Country Manager, Regional Sales Manager, Business Development Director, atau Enterprise Sales Leader2
#5 5.2

Director, APAC Supply Chain

🏒 Dentsply Sirona
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Singapore
πŸ“… 3 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Director, APAC Supply Chain di Dentsply Sirona adalah peran strategis yang bertanggung jawab memimpin dan mengoptimalkan rantai pasok regional di kawasan Asia-Pasifik untuk perusahaan manufaktur alat kesehatan gigi terkemuka. Tanggung jawab utama meliputi pengelolaan kinerja supply chain, penguatan proses S&OP dan perencanaan bisnis terintegrasi, serta memastikan eksekusi operasional yang efektif di wilayah yang kompleks dan beragam. Peran ini juga berfungsi sebagai mitra strategis bagi pimpinan regional, mendorong transformasi supply chain, membangun kapabilitas organisasi, dan mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang. Kandidat ideal diharapkan memiliki pengalaman mendalam di industri yang diatur ketat seperti medtech, healthcare, atau manufaktur, serta kemampuan memimpin tim multinasional dan berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan global.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim besar dan operasional skala besar (12,600+ enterprise services, 270,000+ FTTH subscribers).
  • Kemampuan mempengaruhi stakeholder C-level dan menerjemahkan data kompleks menjadi insight actionable.
  • Pengalaman dalam transformasi operasional menggunakan RPA dan analytics (UiPath, Sigma).
  • Latar belakang pendidikan yang relevan (Computer Engineering dan Master of Management).
  • Pengalaman di industri yang diatur ketat (Telekomunikasi, Fintech, Perbankan).

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman di industri medtech, healthcare, atau manufaktur alat kesehatan.
  • Kurangnya pengalaman end-to-end supply chain (planning, inventory, execution).
  • Tidak ada bukti pengalaman memimpin S&OP atau perencanaan bisnis terintegrasi di supply chain.
  • Tidak familiar dengan ERP/SAP di konteks supply chain.
  • Pengalaman regional terbatas pada 5 region di Indonesia, bukan APAC.
  • Tidak memiliki sertifikasi supply chain (PMP, ITIL, Lean Six Sigma).
  • Pengalaman supply chain leadership terbatas (hanya 2 tahun sebagai GM).

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi supply chain seperti CSCP atau CPIM dari APICS.
  • Pelajari ERP/SAP khusus modul supply chain melalui kursus online atau bootcamp.
  • Riset mendalam tentang industri medtech dan regulasi supply chain di APAC.
  • Reframe pengalaman operasional di CV untuk menekankan aspek supply chain.
  • Ikuti webinar atau konferensi tentang S&OP dan perencanaan bisnis terintegrasi.
  • Bangun koneksi dengan profesional supply chain di industri medtech/healthcare.
  • Pelajari best practice supply chain di perusahaan manufaktur global.
  • Tulis artikel atau case study tentang transformasi operasional untuk portofolio.
  • Cari proyek atau peran sementara di supply chain untuk pengalaman langsung.
  • Lakukan benchmarking proses supply chain di perusahaan medtech terkemuka.

Requirement Score

  • Regional supply chain leadership4
  • S&OP and integrated business planning3
  • Customer service and inventory management5
  • Supply chain transformation initiatives6
  • ERP/SAP systems expertise3
  • Medical device/healthcare industry experience1
  • End-to-end supply chain experience2
  • Stakeholder influence at senior level7
  • People leadership in multicultural teams6
  • Strategic mindset and operational execution6
  • Bachelor's in Supply Chain/Engineering/Business8
  • Master's/MBA preferred5
  • 10+ years progressive supply chain leadership3
  • Process standardization and system adoption5
  • Data-driven decision making7
  • Organizational effectiveness and governance6
  • Talent development and coaching5
  • Resilient supply chain capabilities4
#6 5.2

Events Gateway Lead

🏒 Tetra Tech
πŸ’Ό Professional Services
πŸ“Œ Jakarta Metropolitan Area
πŸ“… 3 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Events Gateway Lead di Tetra Tech bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan dan mengawasi pelaksanaan acara, perjalanan, dan layanan logistik yang kompleks dalam kerangka program Aus4ASEAN Futures, sebuah inisiatif pembangunan internasional yang didanai Australia. Peran ini berfokus pada manajemen strategis permintaan klien, penerjemahan kebutuhan menjadi rencana operasional, pengawasan end-to-end acara dan delegasi, serta kepatuhan terhadap standar donor seperti DFAT. Kandidat akan memimpin tim yang menangani jaminan kualitas, logistik, dan pengembangan kapasitas, sambil memastikan kepatuhan terhadap kebijakan perlindungan, pengadaan, dan pelaporan. Konteks kerjanya melibatkan kerja sama erat dengan Sekretariat ASEAN dan negara-negara anggota, menuntut pemahaman mendalam tentang dinamika pembangunan internasional dan standar operasional pemerintah Australia.

Kekuatan

  • Kepemimpinan tim dan pengembangan kapasitas yang kuat (memimpin tim hingga 50 orang).
  • Keahlian dalam quality assurance dan continuous improvement (RPA, Sigma, Dynamics 365).
  • Pengalaman menerjemahkan data kompleks menjadi insight actionable untuk stakeholder senior.
  • Pengalaman cross-functional alignment di perusahaan skala besar (Gojek, iForte).
  • Pencapaian SLA 99.5% di lingkungan operasional yang sangat kompleks.

Gap

  • Tidak ada pengalaman di sektor pembangunan internasional atau program yang didanai pemerintah.
  • Tidak familiar dengan kebijakan DFAT, PSEAH, child protection, atau standar pelaporan donor.
  • Tidak ada pengalaman dalam koordinasi acara, perjalanan, atau logistik untuk delegasi.
  • Pendidikan tidak relevan dengan public policy atau international development.
  • Tidak ada pengalaman bekerja dengan ASEAN Secretariat atau negara-negara anggota.
  • Domain operasional (Telco, Fintech, Perbankan) sangat berbeda dari konteks pembangunan internasional.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti kursus singkat tentang international development dan kebijakan DFAT.
  • Pelajari standar pelaporan dan compliance DFAT melalui sumber online resmi.
  • Riset mendalam tentang ASEAN Secretariat dan dinamika regional.
  • Cari mentor atau koneksi yang berpengalaman di program DFAT/Aus4ASEAN.
  • Ikuti sertifikasi Project Management Professional (PMP) untuk memperkuat kredibilitas.
  • Reframe pengalaman operasional di CV untuk menekankan transferable skills (quality assurance, stakeholder engagement).
  • Pelajari kebijakan PSEAH dan child protection melalui training online Tetra Tech.
  • Bangun narasi tentang pengalaman mengelola compliance (SLA, QC) untuk relevansi dengan compliance donor.
  • Ikuti webinar atau workshop tentang manajemen acara dan logistik untuk delegasi.
  • Soroti pengalaman cross-functional leadership sebagai bukti kemampuan koordinasi kompleks.

Requirement Score

  • Strategic coordination of events/travel/logistics3
  • Translate client requests to operational plans6
  • End-to-end event/workshop delivery oversight2
  • Cost-effective/compliant travel logistics1
  • Monitor Tasking Notes and activity outputs4
  • Supervise Activity/Quality/Travel Managers7
  • Quality assurance and process improvement9
  • Compliance with DFAT/Tetra Tech policies2
  • Coordination with Team Leader/Operations Lead8
  • Tertiary qualifications in public policy/development3
  • 10 years in international development1
  • Experience in DFAT-funded programs1
  • Experience with ASEAN Secretariat/member states1
  • Leadership and project management capability9
  • Stakeholder engagement and communications8
  • Draft/review/edit written outputs5
  • Knowledge of DFAT reporting standards1
  • Australian Government policies knowledge1
#7 4.2

Country Lead - Indonesia

🏒 Mitti Labs
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Indonesia (Remote)
πŸ“… 3 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Mitti Labs adalah perusahaan climate-tech yang berfokus pada skalabilitas pertanian padi ramah iklim di India dan Asia Tenggara, dengan pendekatan berbasis AI, data satelit, dan operasi lapangan. Peran Country Lead - Indonesia adalah posisi founding yang bertanggung jawab untuk merancang, meluncurkan, dan menskalakan proyek-proyek awal Mitti Labs di Indonesia, negara penghasil beras terbesar ketiga di dunia. Tanggung jawab utama mencakup perencanaan strategis masuk pasar, pengembangan operasional lapangan yang disesuaikan dengan konteks lokal, navigasi regulasi karbon, serta pembangunan tim dan kemitraan dari nol. Peran ini menuntut pemahaman mendalam tentang operasional pertanian, khususnya padi, serta kemampuan untuk membangun kepercayaan dengan komunitas petani dan pemangku kepentingan lokal di tingkat provinsi hingga desa.

Kekuatan

  • Pengalaman 25+ tahun dalam operasional excellence, transformasi performa, dan kepemimpinan cross-functional di level GM/Head.
  • Track record membangun dan menskalakan platform operasional dari nol (contoh: Sigma analytics di iForte, lifecycle governance EDC devices di Gojek).
  • Kemampuan merancang framework governance, SOPs, dan QA/QC yang solid di lingkungan operasional kompleks.
  • Pengalaman memimpin tim besar (hingga 50 orang) dan membangun tim dari awal.
  • Kemampuan berkolaborasi dengan stakeholder C-level dan menerjemahkan data kompleks menjadi insight actionable.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman di sektor pertanian, rural development, atau operasional lapangan agrikultur (termasuk padi).
  • Tidak ada bukti pengalaman dalam onboarding petani, pemetaan value chain pertanian, atau adaptasi strategi berdasarkan konteks lokal petani.
  • Tidak familiar dengan regulasi karbon Indonesia (KLHK, SRN-PPI) atau mekanisme pasar karbon.
  • Tidak memiliki pengalaman membangun kepercayaan dengan komunitas petani atau pemimpin desa.
  • Domain expertise terbatas pada industri Telco, Fintech, dan Perbankan, bukan agrikultur atau climate-tech.
  • Tidak memiliki hubungan atau track record dengan pemerintah atau NGO terkait pertanian/iklim.

Mitigasi / Improvement

  • Lakukan riset mendalam tentang ekosistem pertanian padi di Indonesia, termasuk value chain, tantangan petani, dan regulasi terkait (contoh: KLHK, SRN-PPI). Gunakan sumber seperti laporan World Bank, FAO, atau studi kasus dari organisasi seperti IDH atau SNV.
  • Ikuti kursus atau sertifikasi singkat tentang agrikultur berkelanjutan, climate-smart farming, atau mekanisme pasar karbon (contoh: kursus Coursera tentang sustainable agriculture atau carbon markets).
  • Bangun koneksi dengan pemangku kepentingan di sektor pertanian, seperti Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian daerah, atau NGO yang fokus pada petani (contoh: Yayasan Bina Usaha Lingkungan, WWF Indonesia). Hadiri acara atau webinar terkait agrikultur dan iklim.
  • Lakukan kunjungan lapangan ke daerah penghasil padi (contoh: Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Selatan) untuk memahami dinamika lokal, tantangan petani, dan praktik pertanian yang ada. Dokumentasikan observasi untuk dibagikan dalam cover letter atau wawancara.
  • Reframe pengalaman operasional di CV dan cover letter untuk menyoroti transferable skills yang relevan dengan peran ini, seperti: pembangunan framework operasional dari nol, manajemen stakeholder kompleks, dan skalabilitas program (contoh: governance EDC devices di Gojek sebagai analogi untuk governance petani).
  • Pelajari studi kasus Mitti Labs di India dan adaptasi strategi mereka ke konteks Indonesia. Siapkan proposal singkat tentang bagaimana Anda akan mendekati pasar Indonesia, termasuk rencana masuk, kemitraan potensial, dan tantangan yang diantisipasi.
  • Cari mentor atau advisor yang memiliki pengalaman di sektor pertanian atau climate-tech untuk mendapatkan insight dan bimbingan tentang navigasi ekosistem ini.
  • Ikuti perkembangan regulasi karbon di Indonesia dan pahami bagaimana mekanisme seperti KLHK carbon registry atau SRN-PPI bekerja. Gunakan sumber seperti situs KLHK atau laporan dari think tank seperti WRI Indonesia.
  • Siapkan narasi yang kuat tentang mengapa Anda tertarik beralih ke sektor agrikultur/iklim, dan bagaimana pengalaman Anda di industri lain dapat memberikan perspektif unik untuk peran ini (contoh: pengalaman di Telco/Fintech menunjukkan kemampuan bekerja dengan data skala besar dan teknologi).
  • Jelajahi peluang untuk terlibat dalam proyek sukarela atau konsultasi singkat dengan organisasi pertanian/iklim untuk mendapatkan pengalaman langsung sebelum melamar (contoh: membantu NGO lokal dalam pemetaan petani atau analisis data pertanian).

Requirement Score

  • +8 years in operations, agriculture, or rural development with clear evidence of building programs from scratch and scaling3
  • Direct experience managing agricultural field operations in Indonesia - preferably rice1
  • Track record with government department and related NGO relationships is a bonus2
  • Experience in agri-input distribution or farmer community leadership is strongly preferred1
  • Design and own Indonesia's operations roadmap: regional feasibility, budget planning, and building partnerships5
  • Develop localized farmer onboarding strategies that reflect regional value chains, community power structures, last-mile realities, and seasonal farming calendars1
  • Navigate Indonesia's carbon regulatory landscape: KLHK carbon registry, SRN-PPI compliance, and emerging domestic carbon market mechanisms2
  • Design and manage district specific operational playbooks - SOPs, training manuals, QA/QC frameworks6
  • Build genuine trust with farming communities at the grassroots level β€” understanding local power dynamics, working with village heads, FPO leaders, and community mobilizes1
  • Hire and develop a high-performing in-country team7
  • Build a culture that reflects Mitti's ethos5
  • Manage external implementation partners and field agent networks4
  • Willingness to travel 40-60% across provinces and in remote farming areas8
#8 4.2

AIDC Delivery & Operations Director

🏒 PaleBlueDot AI
πŸ’» Technology/Software
πŸ“Œ Singapore (On-site)
πŸ“… 3 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

PaleBlueDot AI mencari pemimpin berpengalaman untuk merancang, mengelola, dan mengoptimalkan infrastruktur AI berskala besar di luar negeri, khususnya klaster komputasi dengan 10.000 GPU. Peran ini bertanggung jawab penuh atas siklus hidup pengiriman, mulai dari perencanaan arsitektur, pengadaan, hingga operasional 24/7, termasuk memastikan kesiapan tim lokal, kepatuhan SLA, dan efisiensi performa klaster. Kandidat harus memiliki keahlian teknis mendalam dalam arsitektur AI, HPC, dan data center hyperscale, serta kemampuan memimpin tim lintas budaya dan berinteraksi langsung dengan tim teknis pelanggan. Perusahaan bergerak di garis depan inovasi infrastruktur AI global, sehingga peran ini sangat strategis dan menantang secara teknis maupun operasional.

Kekuatan

  • Kepemimpinan tim teknis skala besar (hingga 50 orang) dengan track record SLA 99.5%.
  • Pengalaman membangun platform operational intelligence (Sigma) untuk stakeholder C-level.
  • Keahlian dalam governance KPI, RCA, dan continuous improvement di lingkungan operasional kompleks.
  • Pengalaman cross-functional dengan eksekutif senior (VP, CTO, CMO) untuk menerjemahkan data menjadi insight actionable.
  • Latar belakang pendidikan teknik komputer yang relevan dengan domain teknis.

Gap

  • Tidak ada pengalaman langsung dengan AI clusters, HPC, atau data center hyperscale.
  • Kurangnya keahlian teknis spesifik: InfiniBand, RoCE, distributed storage, liquid cooling, Linux/Slurm/Kubernetes.
  • Tools yang dikuasai (Sigma, UiPath, MicroStrategy) tidak overlap dengan stack yang dibutuhkan (Prometheus, Grafana, Ansible, Python).
  • Tidak ada pengalaman pengiriman proyek AI/infrastruktur di luar negeri.
  • Domain operasional CV (telekomunikasi, fintech) jauh dari konteks AI compute platforms.
  • Tidak ada sertifikasi atau pelatihan formal terkait AI/HPC/data center.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi NVIDIA DGX atau SuperPOD untuk memahami arsitektur AI clusters.
  • Pelajari dasar-dasar Linux, Slurm, dan Kubernetes melalui kursus online (misal: Coursera, Udemy).
  • Ambil kursus atau workshop tentang InfiniBand, RoCE, dan distributed storage.
  • Pelajari tools observability (Prometheus, Grafana) dan automation (Ansible) secara mandiri.
  • Cari proyek sampingan atau freelance terkait data center/HPC untuk pengalaman langsung.
  • Bangun koneksi dengan profesional di industri AI infrastructure melalui LinkedIn.
  • Ikuti konferensi atau webinar tentang AI clusters dan liquid cooling (misal: NVIDIA GTC).
  • Reframe CV untuk menekankan pengalaman operasional skala besar dan SLA governance.
  • Riset mendalam tentang tantangan operasional AI clusters dan best practices.
  • Cari mentor yang berpengalaman di bidang AI infrastructure atau HPC.

Requirement Score

  • Architecture design AI clusters2
  • AI workload requirements translation1
  • Full deployment lifecycle AI clusters1
  • Data center facilities leadership3
  • Liquid cooling deployment/operations1
  • InfiniBand/RoCE expertise1
  • Distributed storage design2
  • Linux/Slurm/Kubernetes hands-on2
  • Prometheus/Grafana/Ansible/Python2
  • Overseas AI cluster delivery1
  • Cross-cultural team leadership5
  • Customer technical engagement4
  • SLA governance for AI clusters5
  • Incident RCA and improvements6
  • PUE/WUE/compute utilization optimization1
  • 10+ years HPC/AI cluster experience1
  • Technical team leadership 5+ years8
  • Bachelor’s in CS/EE or related field5
#9 4.2

Head of Dry Bulk Operations

🏒 COBELFRET
🏭 Logistics/Manufacturing
πŸ“Œ Singapore (On-site)
πŸ“… 3 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Head of Dry Bulk Operations di Cobelfret bertanggung jawab memimpin tim operasional di Singapura untuk mengelola pelaksanaan voyage armada kapal bulk kering secara global. Peran ini mencakup pengawasan eksekusi voyage dari awal hingga akhir, optimasi performa rute dan biaya, kepatuhan regulasi maritim, serta pengembangan tim dan proses operasional. Kandidat diharapkan memiliki pemahaman mendalam tentang charter party, laytime, bunker planning, dan tools seperti IMOS, serta kemampuan manajemen risiko dan pengambilan keputusan di lingkungan global yang dinamis. Perusahaan bergerak di industri shipping dengan armada sekitar 100 kapal, sehingga peran ini krusial untuk memastikan efisiensi komersial dan operasional yang aman serta compliant.

Kekuatan

  • Kepemimpinan tim yang terbukti (memimpin tim hingga 50 orang)
  • Pengalaman transformasi operasional dan continuous improvement
  • Kemampuan analisis data dan optimasi proses (Sigma, RPA, MicroStrategy)
  • Stakeholder management dengan C-level
  • Pengalaman di industri terregulasi (telekomunikasi, fintech)

Gap

  • Tidak ada pengalaman di industri shipping atau dry bulk operations
  • Tidak familiar dengan tools spesifik shipping (IMOS, NAPA, Shipfix, DA Desk)
  • Tidak ada pengetahuan tentang charter party, laytime, bunker planning
  • Tidak ada pengalaman mengelola voyage P&L atau compliance maritim
  • Domain expertise terbatas pada telekomunikasi, fintech, dan perbankan

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi dasar dry bulk shipping (misal: Institute of Chartered Shipbrokers)
  • Pelajari tools IMOS dan NAPA melalui kursus online atau demo vendor
  • Riset mendalam tentang charter party, laytime, dan bunker planning
  • Bangun koneksi dengan profesional shipping melalui LinkedIn atau event industri
  • Ikuti kursus maritime compliance (misal: SOLAS, MARPOL)
  • Reframing CV untuk menekankan transferable skills (manajemen risiko, optimasi proses)
  • Pelajari case study shipping operations untuk memahami tantangan industri
  • Cari mentor di industri shipping untuk bimbingan karir
  • Ikuti webinar atau konferensi shipping untuk memahami tren industri
  • Lamar peran bridge di perusahaan logistik terestrial sebelum transisi ke shipping

Requirement Score

  • 10-12 years dry bulk operations experience1
  • Senior management-level exposure in shipping1
  • Team leadership and people management8
  • Post-fixture operations leadership2
  • Voyage execution oversight1
  • Routing, speed, bunker strategy optimisation1
  • Post-voyage performance analysis5
  • IMOS data integrity and invoicing1
  • Laytime calculations and freight flows1
  • Voyage P&L management3
  • Compliance with maritime regulations1
  • Operational risk mitigation6
  • Claims prevention and documentation3
  • Stakeholder management in shipping5
  • IMOS proficiency1
  • NAPA/Shipfix/DA Desk experience1
  • Change management and process improvement8
  • Continuous improvement mindset8
  • Decision-making under pressure7
  • Global operations across time zones6
#10 3.5

Cluster Director of Catering & Conference Services

🏒 The Ritz-Carlton Hotel Company, L.L.C.
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Jakarta, Indonesia
πŸ“… 3 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini bertanggung jawab penuh atas divisi Catering & Conference Services di The Ritz-Carlton Jakarta, mencakup pengelolaan operasional, penjualan, dan pengembangan bisnis untuk acara meeting, special event, serta layanan audio visual. Peran ini menuntut kepemimpinan strategis dalam merancang dan mengeksekusi rencana pemasaran, mengelola anggaran, serta memastikan kepuasan tamu dan pencapaian target pendapatan. Kandidat harus mampu membangun hubungan dengan klien korporat, memimpin tim sales dan operasional, serta memastikan standar layanan mewah (Gold Standards) diterapkan secara konsisten. Konteks bisnisnya adalah industri hospitality mewah dengan fokus pada pengalaman pelanggan premium dan kolaborasi lintas departemen.

Kekuatan

  • Kepemimpinan operasional skala besar (270K+ subscribers, 35K+ trouble tickets bulanan).
  • Pengalaman memimpin tim hingga 50 orang dan mentoring profesional.
  • Keahlian dalam data-driven decision making (Sigma, MicroStrategy) dan automation (UiPath RPA).
  • Latar belakang pendidikan manajemen keuangan (Master of Management).
  • Pengalaman kolaborasi dengan C-level untuk menerjemahkan data menjadi insight operasional.

Gap

  • Tidak ada pengalaman di industri hospitality atau catering/conference services.
  • Tidak memiliki rekam jejak dalam penjualan catering, pengembangan menu, atau manajemen acara.
  • Tidak familiar dengan standar layanan mewah (Gold Standards Ritz-Carlton).
  • Tidak ada bukti membangun hubungan dengan event planner atau klien korporat untuk acara.
  • Tidak memiliki pengalaman operasional di banquet, F&B, atau audio visual untuk acara.
  • Tidak ada pengalaman dalam analisis kompetitor untuk produk catering/acara.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi hospitality seperti Certified Meeting Professional (CMP).
  • Lakukan riset mendalam tentang Gold Standards Ritz-Carlton dan industri MICE.
  • Pelajari dasar-dasar manajemen banquet dan F&B melalui kursus online (Coursera, Udemy).
  • Bangun koneksi dengan profesional di industri hospitality via LinkedIn atau acara networking.
  • Lakukan job shadowing di departemen catering/conference hotel selama 1-2 minggu.
  • Reframe pengalaman operasional di CV untuk menekankan transferable skills (SLA, KPI, cross-functional leadership).
  • Pelajari tools manajemen acara seperti Eventbrite, Cvent, atau Social Tables.
  • Ikuti pelatihan upselling dan forecasting untuk industri hospitality.
  • Kunjungi hotel mewah untuk observasi langsung operasional catering/conference.
  • Buat proyek simulasi rencana pemasaran catering untuk hotel fiktif.

Requirement Score

  • Manages Meetings & Special Events division2
  • Maximizes revenue via upselling & forecasting3
  • Develops catering sales/marketing plan1
  • Partners with hotel operations for execution4
  • Leads catering sales team to revenue goals2
  • Implements brand service standards3
  • Manages budgets & financial performance5
  • Executes customer service for events3
  • Builds relationships with event planners1
  • Conducts daily banquet floor walk-throughs1
  • Develops menus to drive sales1
  • Manages audio visual & destination services2
  • Leads human resources for event teams4
  • Ensures OSHA/health department compliance2
  • Analyzes competitor products/pricing3
  • Executes brand initiatives in sales process2
#1 5.8

Associate Director / Project Director - Data Center (Construction)

🏒 Turner & Townsend
πŸ’Ό Professional Services
πŸ“Œ Jakarta Metropolitan Area (On-site)
πŸ“… 2 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini bertanggung jawab untuk memimpin pengiriman proyek konstruksi dan workplace berskala kompleks dari awal hingga selesai di Turner & Townsend, perusahaan jasa profesional global yang berfokus pada manajemen proyek, biaya, dan aset di sektor real estate, infrastruktur, energi, dan sumber daya alam. Peran ini mencakup perencanaan strategis, manajemen stakeholder, tata kelola proyek, pengawasan konstruksi, serta pengelolaan tim dan keuangan. Kandidat diharapkan memiliki latar belakang kuat dalam manajemen proyek konstruksi, kemampuan memimpin tim multidisiplin, dan pengalaman dalam pengelolaan anggaran, risiko, serta kepatuhan regulasi. Peran ini juga menekankan pada pengembangan bisnis, inovasi, dan pelaporan tingkat eksekutif menggunakan platform seperti Dynamics 365.

Kekuatan

  • Kepemimpinan tim multidisiplin (18–50 orang) dengan track record SLA tinggi (99.5%).
  • Pengalaman kuat dalam stakeholder management tingkat C-level (VP, CTO, CMO).
  • Keahlian dalam governance framework, KPI, dan operational intelligence (Sigma, MicroStrategy).
  • Pengalaman membangun platform near real-time untuk pelaporan eksekutif.
  • Kemampuan mentoring dan pengembangan tim dengan pendekatan inklusif.

Gap

  • Tidak ada pengalaman langsung di proyek konstruksi (data center, real estate, infrastruktur).
  • Latar belakang pendidikan tidak relevan (Computer Engineering, Finance).
  • Tidak familiar dengan regulasi, standar, dan proses konstruksi (permitting, statutory submissions).
  • Tidak ada bukti pengelolaan anggaran proyek konstruksi atau cost management.
  • Minim pengalaman dalam procurement, vendor selection, dan value engineering konstruksi.
  • Tidak ada pengalaman inspeksi lapangan untuk proyek fisik (hanya operasional jaringan).

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi PMP atau Construction Project Management (misal: CIOB, RICS).
  • Pelajari standar konstruksi (ISO 9001, OSHA) dan regulasi bangunan Indonesia (IMB, AMDAL).
  • Riset mendalam tentang proyek data center dan tren industri konstruksi global.
  • Tawarkan pengalaman governance dan KPI sebagai transferable skill di cover letter.
  • Fokuskan CV pada leadership, stakeholder management, dan operational excellence.
  • Cari proyek sampingan atau volunteer di konstruksi untuk pengalaman langsung.
  • Bangun koneksi dengan profesional Turner & Townsend di LinkedIn untuk insight.
  • Pelajari Dynamics 365 untuk manajemen proyek konstruksi (modul Project Operations).
  • Ikuti kursus singkat tentang value engineering dan lifecycle costing konstruksi.
  • Siapkan studi kasus bagaimana pengalaman operasional bisa diterapkan di konstruksi.

Requirement Score

  • Lead complex construction projects3
  • Strategic project execution planning7
  • Project governance frameworks8
  • Stakeholder management (C-level)9
  • Multidisciplinary team leadership8
  • Financial oversight & budgeting5
  • Dynamics 365 invoicing processes6
  • Construction site inspections2
  • Procurement & vendor selection4
  • Permitting & statutory submissions1
  • Business development & proposals5
  • Resource planning & workload balancing7
  • Risk & change management6
  • Quality & safety compliance3
  • Design development compliance2
  • Value engineering & lifecycle costing4
  • Executive reporting & dashboards8
  • Mentoring & team development7
  • Construction-related degree1
  • 12+ years in construction PM2
#2 5.2

Head of Cross-Border Payment Partnerships

🏒 Gateway Search
πŸ’³ Fintech
πŸ“Œ Singapore (On-site)
πŸ“… 2 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini adalah mandat kepemimpinan puncak untuk bisnis pembayaran lintas batas yang berkembang pesat, dengan tanggung jawab penuh atas P&L, kemitraan strategis, dan transformasi digital. Kandidat akan memimpin kemitraan dengan bank besar, lembaga keuangan, dan jaringan pembayaran di Singapura dan ASEAN, sekaligus mengawasi kinerja keuangan, alokasi modal, dan roadmap teknologi/produk. Peran ini menuntut pemahaman mendalam tentang regulasi MAS, Payment Services Act, dan ekspektasi direktur/CEO di lembaga yang diawasi MAS, serta kemampuan untuk mengelola risiko, kepatuhan, dan tata kelola di lingkungan yang sangat teratur.

Kekuatan

  • Pengalaman kepemimpinan senior di industri perbankan dan fintech selama 25+ tahun.
  • Kemampuan stakeholder management yang kuat dengan track record bermitra dengan C-level.
  • Keahlian dalam operational excellence, governance, dan transformasi digital (RPA, analytics).
  • Pengalaman membangun dan memimpin tim lintas fungsi di perusahaan skala besar.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman mengelola lembaga keuangan yang diatur oleh MAS di Singapura.
  • Kurangnya pemahaman tentang regulasi Payment Services Act, MPI licensing, dan ekspektasi MAS.
  • Tidak ada bukti P&L ownership atau pengalaman scaling solusi pembayaran lintas batas.
  • Jaringan profesional terbatas di ekosistem keuangan Singapura.
  • Fokus karier lebih pada operasional dan governance daripada strategi bisnis dan pertumbuhan.

Mitigasi / Improvement

  • Riset mendalam tentang Payment Services Act dan regulasi MAS di Singapura.
  • Ikuti sertifikasi terkait kepatuhan keuangan dan regulasi MAS (misal: CACS, CAMS).
  • Bangun koneksi dengan profesional di ekosistem fintech Singapura via LinkedIn atau acara industri.
  • Pelajari studi kasus perusahaan pembayaran lintas batas (misal: NIUM, Thunes, Wise).
  • Reframing CV untuk menekankan pengalaman P&L-adjacent (misal: budgeting, cost optimization).
  • Cari mentor atau advisor dengan pengalaman MAS-regulated entities.
  • Ikuti kursus singkat tentang manajemen risiko keuangan dan kepatuhan.
  • Jelajahi peran interim atau proyek konsultasi di fintech Singapura untuk pengalaman lokal.
  • Tingkatkan pemahaman tentang MPI licensing dan proses aplikasi MAS.
  • Gabung komunitas fintech ASEAN untuk memperluas jaringan regional.

Requirement Score

  • 6+ years leadership in financial services8
  • 3+ years senior management in payments/fintech6
  • Managed regulated financial institution in Singapore2
  • Grasp of Payment Services Act & MPI licensing1
  • MAS director/CEO expectations knowledge1
  • Risk management & compliance background5
  • Stakeholder management & strategic decisions8
  • P&L ownership experience3
  • Scaling cross-border payment solutions2
  • Established network in Singapore's financial ecosystem2
  • Prior approved Director/CEO for MAS entity1
  • Champion innovation & digital transformation7
  • Oversee technology & product roadmaps5
#3 5.2

Head Of Supply Chain

🏒 Evonik
🏭 Logistics/Manufacturing
πŸ“Œ Jakarta
πŸ“… 2 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini bertanggung jawab untuk mengelola perencanaan dan eksekusi supply chain di unit manufaktur atau distribusi Evonik, perusahaan kimia global yang berfokus pada solusi berkelanjutan. Tanggung jawab utama mencakup perencanaan pasokan, manajemen kinerja supplier, analisis biaya dan dinamika pasar, serta pengelolaan kontrak dengan penyedia layanan. Posisi ini juga melibatkan supervisi tim, inovasi proses, dan pelaporan untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis. Konteks bisnis Evonik menuntut pemahaman mendalam tentang rantai pasok industri kimia atau manufaktur, termasuk regulasi dan dinamika pasar yang spesifik.

Kekuatan

  • Pengalaman kuat dalam supervisi tim dan pengembangan operasional (tim hingga 50 orang).
  • Keahlian dalam analisis data dan pembangunan platform operational intelligence (Sigma, MicroStrategy).
  • Rekam jejak inovasi proses (RPA, automation) dan continuous improvement.
  • Pengalaman sebagai strategic partner untuk C-level dan cross-functional leadership.
  • Kemampuan pelaporan dan pengambilan keputusan berbasis data.

Gap

  • Tidak ada pengalaman langsung dalam supply chain, manufaktur, atau distribusi fisik.
  • Tidak ada bukti pengelolaan supplier atau kontrak supply chain.
  • Kurangnya pemahaman tentang dinamika pasar dan cost driver industri kimia/manufaktur.
  • Domain expertise terbatas pada telekomunikasi, fintech, dan perbankan, bukan logistik/manufaktur.
  • Tidak ada pengalaman dengan regulasi atau standar supply chain industri kimia.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi supply chain seperti CSCP atau CPIM dari APICS.
  • Pelajari dasar-dasar supply chain dan manufaktur melalui kursus online (Coursera, Udemy).
  • Riset mendalam tentang industri kimia dan dinamika pasar Evonik.
  • Hubungi profesional supply chain di LinkedIn untuk mentoring atau informational interview.
  • Reframing CV untuk menyoroti transferable skills (analisis data, manajemen tim, inovasi proses).
  • Ikuti webinar atau konferensi tentang supply chain di industri manufaktur.
  • Pelajari tools supply chain seperti SAP IBP atau Oracle SCM.
  • Cari proyek atau tugas sampingan terkait supply chain di perusahaan saat ini.
  • Bangun koneksi dengan tim supply chain di Evonik atau perusahaan sejenis.
  • Siapkan narasi yang menjelaskan bagaimana pengalaman operasional dapat diaplikasikan ke supply chain.

Requirement Score

  • Execute planning for manufacturing/distribution units3
  • Provide input to supply planning framework/systems4
  • Monitor and improve supplier performance2
  • Analyze cost drivers and market dynamics5
  • Manage day-to-day relationships with contract service providers3
  • Identify contract requirements and write specifications4
  • Supervise teams within operational systems9
  • Implement innovation for continuous improvement8
  • Use knowledge to work independently and guide others9
  • Plan and oversee activities to meet business objectives8
  • Analyze data trends for decision making9
  • Perform costing, budgeting, and finance tasks6
  • Create and review effective reports8
  • Negotiate consensus between internal/external parties7
  • University (First degree)10
#4 4.5

Director of Supply Chain - Singapore

🏒 OPSWAT
πŸ’» Technology/Software
πŸ“Œ Singapore (Remote)
πŸ“… 2 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Director of Supply Chain di OPSWAT adalah peran kunci yang bertanggung jawab untuk membangun dan mengelola kemampuan supply chain dari nol, khususnya untuk mendukung pertumbuhan hardware perusahaan di kawasan APAC dan global. Tanggung jawab utama mencakup perancangan proses supply chain yang scalable, kepemimpinan QA/QC untuk hardware, pengelolaan warehouse dan fulfillment, serta kolaborasi cross-functional dengan tim produk, kreatif, dan GTM. Peran ini juga menuntut kepatuhan terhadap regulasi ekspor internasional, manajemen vendor dan logistik, serta kepemimpinan tim di Singapura. OPSWAT, sebagai pemimpin global dalam cybersecurity infrastruktur kritis, membutuhkan individu yang mampu beroperasi dalam lingkungan high-growth dengan ambiguitas tinggi dan berdampak strategis.

Kekuatan

  • Pengalaman kepemimpinan operasional yang kuat di level GM dengan tim hingga 50 orang.
  • Kemampuan governance KPI dan SLA yang terbukti (99.5% SLA achievement).
  • Pengalaman kolaborasi cross-functional dengan C-level dan tim produk.
  • Keahlian dalam analytics dan RPA untuk optimasi operasional (Sigma, UiPath).
  • Latar belakang pendidikan yang relevan (Computer Engineering dan Management).

Gap

  • Tidak ada pengalaman supply chain end-to-end (sourcing, procurement, fulfillment).
  • Tidak ada pengalaman QA/QC hardware atau manajemen warehouse.
  • Tidak familiar dengan ERP supply chain (NetSuite) atau regulasi ekspor APAC.
  • Pengalaman lebih pada operational excellence, bukan supply chain architecture.
  • Tidak ada bukti manajemen pengiriman cross-border atau customs compliance.
  • Tidak memiliki sertifikasi atau pengalaman spesifik di supply chain (misal: PMP, CSCP).

Mitigasi / Improvement

  • Pelajari dasar-dasar supply chain management melalui kursus online (misal: Coursera, edX).
  • Dapatkan sertifikasi supply chain seperti CSCP atau CPIM dari APICS.
  • Ikuti pelatihan NetSuite atau ERP supply chain untuk memahami sistem yang digunakan OPSWAT.
  • Riset regulasi ekspor APAC dan kontrol hardware untuk memahami kepatuhan internasional.
  • Pelajari best practice QA/QC hardware melalui webinar atau case study industri.
  • Reframe pengalaman governance dan KPI di CV untuk menekankan aspek supply chain.
  • Cari proyek atau peran sementara di supply chain untuk mendapatkan exposure langsung.
  • Bangun koneksi dengan profesional supply chain di LinkedIn untuk belajar dari pengalaman mereka.
  • Pelajari studi kasus OPSWAT dan tantangan supply chain di industri cybersecurity.
  • Siapkan narasi yang menjelaskan bagaimana pengalaman operasional dapat diadaptasi ke supply chain.

Requirement Score

  • Architect scalable supply chain processes3
  • QA/QC leadership for hardware2
  • Warehouse execution and fulfillment2
  • Cross-functional collaboration with Product/GTM5
  • Vendor and logistics management3
  • APAC export regulations compliance1
  • ERP systems (NetSuite) expertise3
  • Demand planning and inventory control4
  • Shipping and customs management1
  • Operational metrics and KPIs definition7
  • Team leadership and hiring6
  • Hardware supply chain experience2
  • Bachelor's in Supply Chain/Engineering/Business10
  • 10+ years supply chain operations experience1
  • MBA preferred5
  • Hands-on hardware QA/QC knowledge1
#5 4.5

Business Unit Head of Oncology

🏒 MSD
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Gambir
πŸ“… 2 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Business Unit Head of Oncology di MSD bertanggung jawab memimpin strategi bisnis dan pertumbuhan portofolio onkologi di Indonesia, mencakup pasar privat dan publik. Peran ini melibatkan pengelolaan P&L, pengembangan rencana operasional tahunan, analisis pasar, serta kolaborasi lintas fungsi dengan tim Market Access, Medical Affairs, Government Affairs, dan lainnya untuk memastikan akses pasien dan keberlanjutan bisnis. Pemimpin di posisi ini juga diharapkan membangun tim yang adaptif, mengelola hubungan dengan stakeholder eksternal seperti KOL dan institusi kesehatan, serta memastikan eksekusi komersial yang efektif di lapangan. Konteks bisnisnya sangat spesifik pada industri farmasi, dengan fokus pada dinamika pasar onkologi, regulasi kesehatan, dan tantangan akses pasien.

Kekuatan

  • Kepemimpinan operasional yang terbukti dalam lingkungan skala besar (12,600+ enterprise services, 270,000+ subscribers).
  • Pengalaman membangun platform analytics dan RPA untuk optimasi proses (Sigma, UiPath).
  • Kemampuan kolaborasi lintas fungsi dengan eksekutif C-level dan tim multidisiplin.
  • Pengalaman dalam capacity planning, resource allocation, dan pengelolaan anggaran operasional.
  • Kemampuan inovasi dalam eksekusi bisnis melalui teknologi (RPA, digitalisasi CRM/ERP).
  • Pengalaman memimpin tim besar (hingga 50 orang) dan membangun budaya operasional excellence.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman di industri farmasi atau healthcare, khususnya onkologi.
  • Tidak ada pengetahuan tentang dinamika pasar onkologi, regulasi kesehatan, atau akses pasien.
  • Tidak memiliki pengalaman dalam pengelolaan P&L atau strategi franchise di industri farmasi.
  • Tidak ada pengalaman berinteraksi dengan KOLs, HCPs, atau stakeholder eksternal di sektor kesehatan.
  • Tidak memiliki pemahaman tentang reimbursement, formulary, atau jalur akses publik di industri farmasi.
  • Tidak ada pengalaman dalam sales, marketing, atau eksekusi komersial di industri farmasi.
  • Tidak memiliki sertifikasi atau pelatihan formal terkait regulasi farmasi atau manajemen produk terapi.
  • Pengalaman operasional terbatas pada telekomunikasi, fintech, dan perbankan, bukan pada lingkungan yang sangat terregulasi seperti farmasi.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi dasar tentang industri farmasi (contoh: Pharmaceutical Industry Principles).
  • Pelajari regulasi kesehatan Indonesia (BI/OJK/PJP) dan dinamika pasar onkologi.
  • Ikuti kursus atau workshop tentang market access dan reimbursement di industri farmasi.
  • Lakukan riset mendalam tentang ekosistem onkologi di Indonesia (KOLs, HCPs, rumah sakit).
  • Bangun koneksi dengan profesional di industri farmasi melalui LinkedIn atau acara industri.
  • Reframing CV untuk menyoroti kemampuan transferable (P&L, strategi, kolaborasi lintas fungsi).
  • Pelajari kasus sukses strategi bisnis onkologi dari perusahaan farmasi global.
  • Ikuti pelatihan tentang manajemen produk terapi dan lifecycle management di farmasi.
  • Cari mentor dari industri farmasi untuk memahami tantangan dan peluang spesifik.
  • Siapkan narasi yang menjelaskan motivasi transisi ke industri farmasi dan onkologi.

Requirement Score

  • Oncology franchise strategy & P&L ownership2
  • Pharmaceutical/healthcare commercial leadership1
  • Specialty care/oncology market expertise0
  • Public sector healthcare opportunity expansion1
  • Cross-functional collaboration with Market Access/Medical Affairs3
  • Portfolio growth & lifecycle management4
  • Budget forecasting & resource allocation6
  • Regulatory & compliance knowledge in pharma1
  • Stakeholder engagement with KOLs/HCPs2
  • Public reimbursement & access pathways0
  • Sales & marketing execution in pharma1
  • Team leadership in specialty care5
  • Strategic account planning & prioritization5
  • Enterprise mindset & strategic agility6
  • Innovation in go-to-market approaches7
  • Executive communication & decision-making7
  • Talent development & succession planning6
#6 4.5

Head Of Supply Chain

🏒 Evonik
🏭 Logistics/Manufacturing
πŸ“Œ North Cikarang
πŸ“… 2 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini bertanggung jawab untuk mengelola perencanaan supply chain di satu atau dua unit manufaktur/distribusi Evonik, termasuk memonitor kinerja supplier, menganalisis biaya dan dinamika pasar, serta mengelola kontrak dengan penyedia layanan. Posisi ini juga melibatkan pengawasan tim, inovasi proses, dan pelaporan untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis. Evonik, sebagai perusahaan kimia global, membutuhkan pemimpin yang mampu memastikan kelancaran operasional supply chain dengan fokus pada efisiensi, keberlanjutan, dan kolaborasi lintas fungsi dalam lingkungan manufaktur yang kompleks.

Kekuatan

  • Kepemimpinan tim skala besar (hingga 50 orang) dan cross-functional alignment.
  • Pengalaman dalam inovasi proses dan digitalisasi (RPA, analytics, CRM/ERP).
  • Kemampuan analisis data dan pelaporan untuk pengambilan keputusan.
  • Pengalaman bekerja dengan stakeholder C-level dan governance framework.

Gap

  • Tidak ada pengalaman langsung dalam supply chain, manufaktur, atau distribusi.
  • Kurangnya pengalaman dalam manajemen supplier dan kontrak.
  • Tidak familiar dengan dinamika pasar dan biaya di industri manufaktur/kimia.
  • Domain expertise lebih condong ke IT, telekomunikasi, dan fintech, bukan logistik/manufaktur.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi supply chain seperti CSCP atau CPIM.
  • Pelajari framework supply chain manufaktur (MRP, ERP, lean manufacturing).
  • Riset mendalam tentang industri kimia dan tantangan supply chain Evonik.
  • Hubungi profesional supply chain di LinkedIn untuk mentoring atau insight.
  • Reframe pengalaman governance dan capacity planning agar relevan dengan supply chain.
  • Ikuti kursus online tentang manajemen supplier dan kontrak.
  • Pelajari tools supply chain seperti SAP IBP atau Oracle SCM.
  • Cari proyek sampingan atau volunteer untuk pengalaman supply chain praktis.
  • Tulis cover letter yang menjelaskan transferable skills dari IT/telekom ke supply chain.
  • Siapkan contoh konkret bagaimana analisis data dapat diaplikasikan di supply chain.

Requirement Score

  • Execute planning for manufacturing/distribution units3
  • Input to supply planning framework and systems4
  • Monitor and improve supplier performance2
  • Analyze cost drivers and market dynamics5
  • Manage contract service providers2
  • Identify contract requirements and write specifications3
  • Supervise teams within operational systems9
  • Implement innovation for continuous improvement8
  • Use knowledge to work independently and guide others9
  • Plan and oversee activities to meet objectives8
  • Analyze data trends for decision making9
  • Handle costing, budgeting, and finance tasks5
  • Create effective reports for decision making8
  • Negotiate consensus between parties7
#7 4.2

General Manager (Filled)

🏒 Cabo Bali
πŸ›οΈ Consumer/Retail
πŸ“Œ Bali, Indonesia
πŸ“… 2 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini adalah posisi General Manager di Cabo Bali yang bertanggung jawab penuh atas operasional harian portofolio 20+ vila, termasuk pengelolaan tim host, housekeeping, dan maintenance. Tanggung jawab utama mencakup pencapaian target okupansi, ADR, dan rating tamu, serta pengembangan sistem dan SOP menggunakan tools seperti Guesty dan Breezeway. Kandidat ideal diharapkan memiliki 5+ tahun pengalaman di manajemen vila, resort, atau boutique hotel, terutama di Bali atau Asia Tenggara, dengan kemampuan hands-on dan kepemimpinan lapangan yang kuat. Peran ini bekerja langsung dengan founder dan menuntut kemampuan analitis serta manajemen orang yang solid dalam konteks hospitality yang berfokus pada pengalaman tamu.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim operasional besar (hingga 50 orang) dan mengelola operasional harian skala besar (12,600+ enterprise services, 270,000+ subscribers).
  • Kemampuan kuat dalam sistem dan data: membangun platform operational intelligence (Sigma), mengimplementasikan RPA (UiPath), dan menggunakan tools analytics (MicroStrategy, Looker Studio).
  • Pengalaman bekerja langsung dengan C-level (VP, CTO, CMO) untuk menerjemahkan data kompleks menjadi insight operasional.
  • Track record dalam memperbaiki proses dan efisiensi (mengurangi waktu ticketing 85%, mempertahankan SLA 99.5%).
  • Pengalaman cross-functional di industri telekomunikasi, fintech, dan perbankan, menunjukkan adaptabilitas.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman di industri hospitality, vila, resort, atau boutique hotel.
  • Tidak familiar dengan tools spesifik hospitality (Guesty, PriceLabs, Breezeway).
  • Pengalaman operasional lebih condong ke teknis (trouble ticket, jaringan, EDC devices) daripada pengalaman tamu atau manajemen properti.
  • Tidak ada bukti pencapaian target okupansi, ADR, atau rating tamu.
  • Lokasi pengalaman mayoritas di Jakarta, bukan Bali atau Asia Tenggara.
  • Tidak memiliki sertifikasi atau pelatihan formal di bidang hospitality atau manajemen properti.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi hospitality seperti Certified Hotel Administrator (CHA) atau Certified Hospitality Supervisor (CHS).
  • Pelajari tools hospitality seperti Guesty, PriceLabs, dan Breezeway melalui kursus online atau trial versi demo.
  • Lakukan riset mendalam tentang industri vila dan resort di Bali, termasuk regulasi lokal dan tren pasar.
  • Cari pengalaman sukarela atau proyek sampingan di manajemen vila/resort untuk membangun domain knowledge.
  • Hubungi profesional di industri hospitality untuk mentorship atau informational interview.
  • Reframe CV untuk menyoroti transferable skills (manajemen tim, SOP, data analytics) ke konteks hospitality.
  • Pelajari metrik hospitality seperti ADR, RevPAR, dan guest satisfaction scores.
  • Ikuti pelatihan customer experience atau service excellence untuk industri hospitality.
  • Kunjungi vila atau resort di Bali untuk observasi langsung operasional lapangan.
  • Bangun koneksi dengan pemilik vila atau manajer properti di Bali melalui LinkedIn atau acara industri.

Requirement Score

  • 5+ years villa/resort management1
  • Hands-on operator, leads from ground3
  • Own day-to-day operations portfolio5
  • Hire, lead, develop department leads7
  • Hit occupancy, ADR, guest-rating targets2
  • Strengthen systems and SOPs8
  • Use Guesty, PriceLabs, Breezeway1
  • Support owner relationships, reporting6
  • Strong with numbers and systems9
  • Fluent in English0
#1 7.2

Country Manager

🏒 Verifone
πŸ’³ Fintech
πŸ“Œ Jakarta
πŸ“… 1 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran Country Manager di Verifone Indonesia merupakan posisi strategis yang bertanggung jawab untuk memimpin dan mengembangkan operasi bisnis perusahaan di pasar lokal, dengan fokus pada adopsi terminal pembayaran EDC generasi terbaru dan solusi merchant acquiring. Sebagai pemimpin eksekutif di lapangan, Anda akan mengelola P&L negara, merancang dan mengeksekusi strategi go-to-market yang selaras dengan tujuan korporat global, serta mendorong pertumbuhan pendapatan, margin kotor, dan penyebaran terminal EDC aktif. Di tengah ekosistem pembayaran Indonesia yang kompleks dan dinamis, peran ini menuntut kemampuan membangun kemitraan strategis dengan bank penerbit, jaringan switching (GPN), skema pembayaran (Visa, Mastercard, JCB), serta penyedia dompet digital dan metode pembayaran lokal melalui QRIS. Selain itu, Anda akan memimpin tim lokal yang berkinerja tinggi di bidang penjualan, manajemen akun, dan operasional, sembari menumbuhkan budaya kepemilikan, kelincahan, dan orientasi hasil yang sesuai dengan lingkungan fintech yang serba cepat.

Kekuatan

  • Pengalaman panjang (25+ tahun) di industri fintech, perbankan, dan telekomunikasi, dengan peran strategis sebagai GM/Head di iForte dan Senior Manager di Gojek.
  • Kemampuan memimpin tim besar (hingga 50 orang) dan membangun budaya operasional yang efisien dan data-driven.
  • Keahlian dalam transformasi operasional melalui RPA (UiPath) dan analytics (Sigma, MicroStrategy), dengan hasil terukur (misal: pengurangan waktu ticketing 85%).
  • Pengalaman membangun platform governance untuk device skala besar (60,000 EDC devices di Gojek) dan operational intelligence untuk stakeholder C-level.
  • Latar belakang pendidikan yang kuat di bidang finance dan computer engineering, relevan dengan kebutuhan peran.

Gap

  • Kurangnya bukti langsung tentang pengalaman mengelola P&L atau menargetkan revenue/gross margin/EDC deployment, yang krusial untuk peran Country Manager.
  • Tidak ada pengalaman spesifik dalam membangun hubungan dengan acquiring banks, switching networks (GPN), atau payment schemes (Visa, Mastercard, JCB).
  • Tidak ada bukti tentang pengalaman mengintegrasikan digital wallets atau QRIS, atau negosiasi commercial terms dengan penyedia layanan tersebut.
  • Jaringan dengan tier-1 merchants dan retail conglomerates tidak terdokumentasi dengan jelas di CV.
  • Domain knowledge tentang payment gateways dan card-present acquiring tidak terlihat eksplisit di CV.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi terkait payment ecosystems seperti *Certified Payments Professional (CPP)* dari ETA atau *PCI Professional (PCIP)* untuk memperkuat kredibilitas di domain card-present acquiring dan payment gateways.
  • Lakukan riset mendalam tentang landscape pembayaran Indonesia, khususnya peran acquiring banks (misal: BCA, BRI, Mandiri), switching networks (GPN), dan skema pembayaran (Visa, Mastercard, JCB), lalu dokumentasikan dalam cover letter bagaimana pengalaman mengelola 60,000 EDC devices di Gojek dapat diadaptasi untuk memahami kebutuhan mereka.
  • Susun *case study* singkat (1 halaman) yang merinci bagaimana pengalaman transformasi operasional di iForte (RPA, Sigma) dapat diterapkan untuk mengoptimalkan deployment EDC dan margin kotor, lalu sertakan dalam CV atau portofolio.
  • Hubungi 2-3 mantan rekan di Gojek atau Kartuku yang memiliki pengalaman di merchant acquiring atau digital wallets untuk meminta *referral* atau wawancara informasional guna memahami dinamika integrasi QRIS dan negosiasi commercial terms.
  • Reframing pengalaman di Citibank dan Adira Finance dalam CV/cover letter untuk menekankan aspek *commercial leadership* (misal: pengelolaan anggaran, negosiasi vendor, atau inisiatif revenue-generating) yang relevan dengan P&L ownership.
  • Ikuti webinar atau konferensi lokal seperti *Indonesia Fintech Summit* atau *Payments Indonesia* untuk membangun koneksi dengan perwakilan acquiring banks, payment schemes, dan POS software providers, lalu dokumentasikan pertemuan tersebut sebagai bukti inisiatif jaringan.
  • Buat *mock GTM strategy* (2-3 slide) untuk pasar Indonesia yang mengintegrasikan tren QRIS, e-wallets, dan EDC deployment, lalu sertakan sebagai lampiran CV untuk menunjukkan pemahaman tentang eksekusi strategi di lapangan.
  • Tulis artikel LinkedIn atau blog (500-800 kata) tentang tantangan dan peluang di ekosistem pembayaran Indonesia, dengan fokus pada peran EDC terminals dan merchant acquiring, untuk memperkuat positioning sebagai thought leader di domain ini.
  • Identifikasi 5-10 tier-1 merchants atau retail conglomerates di Indonesia (misal: Alfamart, Indomaret, Matahari) dan lakukan riset tentang model bisnis mereka, lalu jelaskan dalam cover letter bagaimana pengalaman di Gojek/iForte dapat diterapkan untuk membangun kemitraan dengan mereka.
  • Gunakan platform seperti *Meetup* atau *Eventbrite* untuk menghadiri acara komunitas fintech lokal (misal: *Jakarta Fintech Meetup*) dan proaktif membangun hubungan dengan profesional di acquiring banks atau payment schemes.

Requirement Score

  • 10+ years of professional experience, with at least 5+ years in a senior commercial leadership or general management role within fintech, merchant acquiring, digital payments, or banking tech in Indonesia9
  • Deep understanding of the EDC terminal ecosystem, payment gateways, card-present acquiring, QRIS, and local alternative payment methods (APMs)6
  • Own the country P&L, driving aggressive targets for revenue, gross margin, active EDC terminals deployed on rental5
  • Define and execute the comprehensive go-to-market (GTM) strategy for the Indonesian market, ensuring alignment with global corporate objectives7
  • Build and manage relationships with local acquiring banks, switching networks (GPN), and payment schemes (Visa, Mastercard, JCB)4
  • Drive integration and commercial terms with major Indonesian digital wallets and local payment methods via QRIS3
  • Establish strategic relationships with POS (Point of Sale) software providers, hardware manufacturers that require payment, and distribution partners5
  • Hire, mentor, and scale a high-performing local team across Sales, Account Management and Operations8
  • Foster a high-ownership, agile, and results-oriented culture that thrives in a fast-paced fintech environment7
  • An existing, strong network of relationships with local Indonesian banks, tier-1 merchants, and major retail conglomerates5
  • Bachelor’s or Master’s degree in business administration, Finance, Economics, Computer Science, or a related field10
  • A builder at heart with a 'founder-like' energyβ€”comfortable dealing with ambiguity, executing hands-on tasks, and driving strategic high-visibility conversations8
#2 6.8

Country Manager, Indonesia

🏒 Airwallex
πŸ’³ Fintech
πŸ“Œ Jakarta (Hybrid)
πŸ“… 1 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran Country Manager, Indonesia di Airwallex adalah posisi strategis yang bertanggung jawab untuk memimpin peluncuran dan skalabilitas bisnis perusahaan di pasar Indonesia. Sebagai bagian dari tim ekspansi Asia Tenggara, Anda akan mengembangkan dan menjalankan strategi negara, termasuk prioritas pasar, pendekatan go-to-market, serta kemitraan lokal untuk mendukung pertumbuhan. Tanggung jawab utama meliputi pengelolaan P&L Indonesia, pencapaian target komersial seperti revenue dan akuisisi pelanggan, serta membangun hubungan dengan regulator, bank, dan ekosistem fintech. Peran ini juga menuntut kolaborasi erat dengan tim global dan regional untuk menyesuaikan produk dan proses guna memenuhi kebutuhan pasar lokal. Airwallex, sebagai platform pembayaran dan keuangan terpadu untuk bisnis global, membutuhkan pemimpin yang mampu mengatasi kompleksitas regulasi dan mendorong pertumbuhan di salah satu pasar fintech paling dinamis di Asia Tenggara.

Kekuatan

  • Pengalaman panjang (25+ tahun) di industri Fintech, Perbankan, dan Telekomunikasi dengan track record kepemimpinan di level GM.
  • Kemampuan operasional dan governance yang kuat, termasuk pengalaman membangun platform analytics (Sigma) dan RPA (UiPath) untuk efisiensi.
  • Pemimpin tim yang terbukti, dengan pengalaman memimpin tim hingga 50 orang dan membangun budaya high-ownership.
  • Kemampuan berkolaborasi dengan stakeholder C-level dan menerjemahkan data kompleks menjadi insight actionable.

Gap

  • Tidak ada pengalaman langsung dalam regulatory engagement, licensing, atau interaksi dengan regulator (BI/OJK).
  • Kurangnya bukti kuat tentang track record sales, business development, atau pencapaian target revenue/Gross Profit.
  • Tidak ada pengalaman sebagai Country Manager atau pemimpin peluncuran pasar baru (market entry).
  • Fokus karier lebih pada operasional dan efisiensi, bukan pada pengembangan bisnis atau strategi komersial.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi atau pelatihan khusus tentang regulasi perbankan dan fintech Indonesia, seperti *Certified Regulatory Compliance Professional* (CRCP) atau workshop yang diselenggarakan oleh OJK/BI, untuk memahami proses licensing dan kepatuhan.
  • Lakukan riset mendalam tentang ekosistem fintech Indonesia, termasuk regulasi terbaru (misal: POJK 13/2023 tentang Penyelenggaraan Teknologi Finansial), dan buat *whitepaper* atau *case study* singkat tentang bagaimana Airwallex dapat beradaptasi dengan kerangka regulasi lokal.
  • Jalin koneksi dengan mantan atau saat ini pejabat regulator (BI/OJK) atau eksekutif di perusahaan fintech yang telah berhasil melalui proses licensing (misal: OVO, Dana, atau LinkAja) untuk mendapatkan insight praktis tentang engagement dengan regulator.
  • Reframing pengalaman di CV dan cover letter untuk menyoroti aspek *business development* dan *revenue growth* yang pernah dilakukan, meskipun tidak langsung. Contoh: tonjolkan peran dalam *merchant loyalty programs* di Adira Finance sebagai upaya meningkatkan *customer acquisition* dan *revenue retention*.
  • Ikuti program *executive education* seperti *Harvard Business School’s Disruptive Strategy* atau *INSEAD’s Leading Digital Transformation* untuk memperkuat pemahaman tentang strategi komersial dan pengembangan pasar baru.
  • Bangun portofolio *mock strategy* untuk peluncuran Airwallex di Indonesia, termasuk analisis kompetitor (misal: Doku, Xendit), *go-to-market plan*, dan proyeksi *revenue/Gross Profit*, untuk menunjukkan kesiapan menghadapi tantangan *market entry*.
  • Bergabung dengan komunitas fintech Indonesia seperti *Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH)* atau *Indonesia Fintech Society* untuk memperluas jaringan dengan pelaku industri dan mendapatkan update tentang tren regulasi.
  • Lakukan *benchmarking* terhadap perusahaan yang sukses melakukan *market entry* di Indonesia (misal: Grab Financial, SeaMoney) dan dokumentasikan *lessons learned* tentang strategi komersial dan engagement regulator mereka.
  • Tawarkan diri untuk terlibat dalam proyek *cross-functional* di perusahaan saat ini yang melibatkan tim Legal/Risk/Compliance, meskipun dalam skala kecil, untuk mendapatkan pengalaman langsung dalam kolaborasi regulasi.
  • Siapkan *elevator pitch* dan *case study* tentang bagaimana pengalaman operasional dan governance (misal: RPA, Sigma analytics) dapat diaplikasikan untuk mendukung efisiensi *compliance* dan *scalability* di Airwallex, terutama dalam konteks *regulatory reporting* dan *risk management*.

Requirement Score

  • 10+ years of relevant experience across fintech, payments, banking, financial services, strategy, or business development9
  • Strong experience in Indonesia, with a deep understanding of the local financial services, payments, and fintech ecosystem7
  • Proven experience in roles that combine regulatory engagement and commercial leadership4
  • Strong track record in sales, business development, and partnerships, with experience delivering against revenue or growth targets5
  • Experience working on regulatory, licensing, or policy-related matters with Indonesian stakeholders is highly preferred2
  • Leadership experience with direct reports and/or P&L responsibility9
  • Prior experience as a country manager, market launch leader, or general manager is a strong advantage6
  • Define and execute the Indonesia country strategy, including market priorities, product focus, go-to-market approach, and local partnerships7
  • Own commercial outcomes for Indonesia, including revenue, Gross Profit, Total Payment Volume, and new customer acquisition5
  • Build strong relationships across regulators, banks, fintechs, and ecosystem partners to support market entry and long-term growth4
  • Partner closely with internal Legal, Risk and Compliance teams to manage regulatory and licensing requirements3
  • Support and coach local sales and partnerships teams to win enterprise and SME opportunities6
  • Represent Indonesia in regional planning and work with global teams to localise products and processes7
  • Build and scale a high-performing local team with strong operating rhythms, clear goals, and a high-ownership culture9
  • Entrepreneurial, resilient, and comfortable operating in a fast-paced, ambiguous environment8
#3 6.8

Country Manager - Indonesia

🏒 Igloo
πŸ›‘οΈ Insurance
πŸ“Œ Jakarta (On-site)
πŸ“… 1 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini bertujuan untuk memimpin operasi Igloo Indonesia, sebuah insurtech regional yang berfokus pada aksesibilitas dan affordabilitas asuransi di Asia Tenggara. Sebagai Country Head, tanggung jawab utama meliputi pengelolaan keseluruhan operasional negara, mulai dari pengembangan bisnis, kemitraan strategis, hingga pemasaran dan layanan pelanggan, dengan fokus pada industri e-commerce dan on-demand. Peran ini juga menuntut kepemilikan atas P&L negara, pengoptimalan komersial, serta pencarian kemitraan strategis untuk mendorong pertumbuhan dan ekuitas merek Igloo. Dalam konteks perusahaan yang berkembang pesat, pemimpin ini diharapkan mampu menerjemahkan wawasan pasar menjadi peluang bisnis, sekaligus memastikan efisiensi operasional dan pengelolaan tim yang efektif di tengah dinamika industri asuransi dan teknologi yang kompetitif.

Kekuatan

  • Pengalaman leadership yang kuat di level GM/Head dengan 25+ tahun di industri telco, fintech, dan perbankan.
  • Track record solid dalam operational excellence, SLA governance, dan optimasi proses (RPA, analytics).
  • Kemampuan analitis dan problem-solving yang terbukti melalui inisiatif data-driven (Sigma, MicroStrategy).
  • Pengalaman memimpin tim besar (hingga 50 orang) dan membangun kultur akuntabilitas.
  • Latar belakang pendidikan yang relevan (Master of Management, Finance).

Gap

  • Tidak ada pengalaman langsung di industri insurtech atau e-commerce, yang menjadi fokus utama Igloo.
  • Kurangnya bukti tentang P&L ownership, business development, atau closing deals di e-commerce/on-demand industries.
  • Tidak ada pemahaman mendalam tentang regulasi asuransi (BI/OJK/PJP) atau perilaku konsumen di industri asuransi.
  • Tidak ada bukti tentang inisiatif customer acquisition, brand growth, atau strategic partnerships untuk skalabilitas.
  • Tidak ada pengalaman representasi perusahaan di press events atau tech forums.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi terkait regulasi asuransi di Indonesia (misalnya sertifikasi dari OJK atau AAJI) untuk memahami landscape regulasi BI/OJK/PJP dan perilaku konsumen di industri asuransi.
  • Lakukan riset mendalam tentang tren insurtech dan e-commerce di Indonesia, termasuk studi kasus perusahaan seperti PasarPolis, Qoala, atau Lifepal, untuk memahami model bisnis dan tantangan spesifik industri.
  • Reframing pengalaman di CV dan cover letter untuk menekankan aspek P&L ownership, misalnya dengan menyoroti bagaimana inisiatif operational excellence (seperti RPA atau Sigma) berkontribusi pada efisiensi biaya dan pendapatan di perusahaan sebelumnya.
  • Bangun koneksi dengan pelaku industri e-commerce dan on-demand melalui platform seperti LinkedIn atau acara-acara seperti Indonesia E-Commerce Summit, dengan fokus pada pemimpin bisnis development atau partnership di perusahaan seperti Tokopedia, Shopee, atau Gojek.
  • Ikuti pelatihan atau workshop tentang business development dan closing deals, khususnya di industri e-commerce, untuk melengkapi pengalaman operasional yang sudah ada.
  • Kembangkan narasi tentang bagaimana pengalaman memimpin tim besar (50 orang) dan membangun kultur akuntabilitas dapat diterapkan untuk mengelola tim Igloo Indonesia, dengan contoh konkret tentang bagaimana hal tersebut mendukung pertumbuhan bisnis.
  • Lakukan simulasi atau persiapan untuk presentasi di forum publik, seperti tech forums atau press events, dengan mempelajari value proposition Igloo dan bagaimana menyampaikannya secara efektif kepada audiens yang berbeda.
  • Identifikasi dan hubungi mentor atau advisor yang memiliki pengalaman di industri insurtech atau e-commerce untuk mendapatkan wawasan tentang strategi customer acquisition dan brand growth yang efektif.
  • Buat rencana aksi konkret untuk menutup gap P&L ownership, misalnya dengan mengusulkan proyek percontohan di Igloo yang melibatkan pengelolaan anggaran dan target pendapatan, atau dengan menyusun proposal komersialisasi produk asuransi digital.
  • Tulis artikel atau postingan LinkedIn tentang topik seperti 'Masa Depan Insurtech di Indonesia' atau 'Strategi Kemitraan untuk Pertumbuhan E-Commerce' untuk membangun kredibilitas dan menunjukkan pemahaman tentang industri yang menjadi fokus Igloo.

Requirement Score

  • At least 10+ years of experience in a leadership role, preferably in the insurtech, fintech, e-commerce, or on-demand industries7
  • Proven track record in business development, partnership management, and operations, with a strong focus on revenue growth and P&L ownership6
  • Bachelor's degree in Business Administration, Economics, or a related field. An MBA or other advanced degree is a plus8
  • Deep understanding of the Indonesian market, its regulatory landscape, and customer behavior in the insurance and tech industries4
  • Strong network within the e-commerce, on-demand services, and broader technology ecosystem in Indonesia5
  • Demonstrated ability to formulate and execute business strategies to drive growth and operational efficiency8
  • Capable of translating market insights into actionable plans and long-term opportunities for business expansion7
  • Excellent communication and presentation skills, with the ability to represent the company in press events, conferences, and other public forums6
  • Strong analytical and problem-solving capabilities to identify commercial opportunities and optimize operations9
  • Proven ability to lead, motivate, and develop high-performing teams, fostering a culture of accountability and innovation8
  • Entrepreneurial mindset with a focus on achieving KPIs, particularly in customer acquisition and brand growth5
  • Comfortable working in a fast-paced, dynamic environment with the ability to manage multiple priorities effectively9
  • Own the country P&L and regularly drive commercial optimization to improve upon it3
  • With growth as the primary KPI, look for strategic partnerships to scale customer acquisition and Igloo's brand equity4
  • Lead and manage Igloo Indonesia's team activities, ensuring operational efficiency and high team management9
  • Present Igloo's value proposition in press, tech forums and other platforms4
  • Identify, prospect and close deals focused primarily on the e-commerce and on-demand industries3
  • Work with clients and partners towards discovering value and providing great service quality8
#4 6.8

Lead, Payment Operations Strategy & Automation

🏒 Wise
πŸ’³ Fintech
πŸ“Œ Singapore
πŸ“… 1 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini bertanggung jawab untuk memimpin transformasi operasional pembayaran di Wise, khususnya menangani transaksi yang tidak selesai dengan mulus (payment defects). Kandidat akan mengarahkan transisi dari model operasional manusia ke hybrid manusia-AI, di mana AI menangani sebagian besar pekerjaan frontline, sementara tim manusia berfokus pada desain, pemantauan, dan eskalasi sistem. Posisi ini melibatkan kepemilikan metrik operasional inti, kolaborasi erat dengan tim product-engineering, serta pembangunan fondasi evaluasi dan observabilitas untuk sistem AI. Wise bergerak di industri fintech global dengan fokus pada efisiensi biaya dan skalabilitas operasional tanpa penambahan linear headcount.

Kekuatan

  • Pengalaman operasional end-to-end di fintech dan perbankan dengan metrik terukur (SLA 99.5%, 35K+ ticket bulanan).
  • Kemampuan kolaborasi dengan C-level dan tim engineering untuk solusi teknis (RPA, CRM/ERP).
  • Track record memimpin transisi operasional dan otomatisasi (RPA, mobile tracking).
  • Executive presence dan storytelling untuk stakeholder non-teknis.
  • Pengalaman membina tim besar (50+ orang) dan senior ICs.

Gap

  • Tidak ada pengalaman langsung dengan AI/LLM atau agent frameworks modern.
  • Kurangnya bukti kemampuan SQL atau validasi output AI/code.
  • Domain payment operations dan regulasi fintech global belum spesifik.
  • Tidak ada pengalaman mendefinisikan eval frameworks untuk sistem AI.
  • Pengalaman di perusahaan high-growth tech terbatas (sebagian besar di telco/ISP).

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti kursus singkat tentang LLM APIs dan agent frameworks (misal: DeepLearning.AI, Coursera).
  • Pelajari SQL dasar dan praktik validasi output AI menggunakan tools seperti GitHub Copilot.
  • Riset mendalam tentang payment operations dan regulasi fintech global (PSD2, AML, KYC).
  • Bangun proyek kecil menggunakan LLM (misal: chatbot sederhana untuk operasional) untuk pengalaman hands-on.
  • Reframe pengalaman RPA di CV sebagai fondasi untuk transisi ke AI-driven automation.
  • Ikuti webinar atau baca whitepaper tentang eval frameworks untuk sistem AI (misal: dari Hugging Face, Scale AI).
  • Koneksikan dengan profesional di Wise atau fintech lain untuk memahami tantangan payment operations.
  • Sertifikasi singkat dalam AI/ML operations (misal: AWS Certified Machine Learning).
  • Latih kemampuan SQL melalui platform seperti LeetCode atau StrataScratch.
  • Tulis artikel atau case study tentang bagaimana pengalaman RPA bisa diadaptasi untuk AI agents.

Requirement Score

  • 6+ years in fintech/payments/tech operations8
  • Ownership domain end-to-end (problem to impact)9
  • Partner with Product Manager & Engineering Lead7
  • Shipped AI/agent/LLM-driven workflow5
  • SQL and code literacy for AI tools4
  • Software development principles understanding6
  • Executive presence in senior forums9
  • Grow senior ICs into leaders8
  • Storytelling for non-technical audiences7
  • Payments/banking/regulated financial services background6
  • Operating-model transition experience7
  • Eval frameworks for AI/agent systems3
  • Familiarity with modern AI tooling2
#5 6.5

Country General Manager

🏒 Nexlence
πŸ’Ό Professional Services
πŸ“Œ Yogyakarta, Indonesia (On-site)
πŸ“… 1 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran Site Manager ini bertanggung jawab untuk mengembangkan dan menjalankan strategi negara yang selaras dengan visi global perusahaan, khususnya dalam industri Business Process Outsourcing (BPO). Posisi ini memimpin operasional harian untuk memastikan efisiensi dan kepatuhan terhadap regulasi lokal, sambil membangun tim manajemen yang berkinerja tinggi. Sebagai pemimpin bisnis, Site Manager juga berperan aktif dalam pengembangan bisnis baru, pemantauan tren pasar, serta identifikasi peluang dan risiko untuk mendorong pertumbuhan pendapatan. Selain itu, peran ini krusial dalam mempromosikan reputasi perusahaan di pasar lokal, membangun budaya korporat yang kuat, serta menjaga komunikasi efektif dengan stakeholder global dan regional untuk kesuksesan bisnis secara keseluruhan.

Kekuatan

  • Pengalaman 25+ tahun dalam operational excellence dan performance transformation di industri skala besar (Telekomunikasi, Fintech, Perbankan).
  • Kemampuan analitis dan teknis yang kuat, dibuktikan dengan pembangunan platform Sigma analytics dan implementasi RPA UiPath untuk efisiensi operasional.
  • Pengalaman memimpin tim besar (hingga 50 orang) dan berkolaborasi dengan stakeholder C-level untuk pengambilan keputusan berbasis data.
  • Pencapaian terukur dalam SLA achievement (99.5%) dan optimasi proses (pengurangan waktu ticketing 85%).

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman di industri BPO (Business Process Outsourcing), yang menjadi syarat utama lowongan.
  • Kurangnya pengalaman dalam pengembangan bisnis baru, sales pipeline, atau strategi marketing yang berdampak pada revenue.
  • Tidak ada bukti terkait perumusan country strategy, promosi reputasi perusahaan, atau pembangunan budaya korporat di level lokal.
  • Pendidikan formal tidak sepenuhnya match (gelar di Computer Engineering dan Finance, bukan Sales/Management).
  • Tidak ada pengalaman langsung dalam kepatuhan hukum lokal atau regulasi korporat global di luar konteks operasional.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi terkait BPO seperti *Certified Outsourcing Professional (COP)* atau *IAOP’s Certified Outsourcing Specialist* untuk memahami industri secara mendalam dan menutup gap pengalaman BPO.
  • Lakukan riset mendalam tentang tren BPO di Indonesia (misal: segmentasi klien, model bisnis, regulasi) dan sertakan insight ini dalam cover letter untuk menunjukkan pemahaman kontekstual.
  • Reframing pengalaman operasional di CV/cover letter dengan menekankan aspek *business development* dan *revenue impact*, misal: 'Mengoptimasi proses operasional yang berkontribusi pada peningkatan efisiensi biaya sebesar X%, mendukung pertumbuhan pendapatan perusahaan'.
  • Ikuti kursus singkat atau workshop tentang *sales pipeline management* dan *marketing strategy* (misal: di Coursera atau LinkedIn Learning) untuk menambah pengetahuan teoretis, lalu hubungkan dengan pengalaman analitis yang sudah dimiliki.
  • Bangun koneksi dengan profesional BPO melalui platform seperti LinkedIn atau acara industri (misal: *Indonesia BPO Summit*) untuk mendapatkan wawasan praktis dan potensi referensi.
  • Tambahkan pengalaman *stakeholder management* di CV dengan menyoroti kolaborasi lintas departemen (misal: dengan tim sales/marketing) untuk menunjukkan kemampuan berkomunikasi dengan pemangku kepentingan bisnis.
  • Pelajari regulasi lokal terkait BPO (misal: UU Ketenagakerjaan, perizinan usaha) dan sertakan pemahaman ini dalam cover letter sebagai bukti kesiapan untuk memastikan compliance.
  • Ikuti pelatihan atau sertifikasi tentang *corporate culture building* (misal: *SHRM’s Culture Management*) dan sertakan dalam CV sebagai upaya proaktif menutup gap pembangunan budaya korporat.
  • Gunakan pengalaman memimpin tim besar untuk menunjukkan kemampuan *high-performing team development*, misal: 'Membangun tim operasional berkinerja tinggi dengan fokus pada pengembangan kompetensi dan pencapaian KPI'.
  • Lakukan benchmarking terhadap perusahaan BPO terkemuka (misal: Telkom Indonesia, Konecta) dan sebutkan dalam cover letter bagaimana strategi mereka dapat diadaptasi untuk peran ini.

Requirement Score

  • Develop and execute the country strategy in alignment of corporate global strategy6
  • Oversee daily operations to ensure efficiency, compliance according to local regulations8
  • Leading a management team to build a high-performing team7
  • Acts as a business leader in the development, sales, and delivery of new business with new clients, monitor market trends and benchmarking to identify risks and opportunities4
  • Ensure full compliance with local laws and corporate regulations6
  • Work closely with global and regional stakeholders to ensure efficient communication and business success7
  • Promote company reputation in the local market, and build corporate values and culture locally based3
  • Bachelor’s degree in Sales, Management, or related field5
  • 10+ BPO experience and 5+ leadership experience2
  • Proven track record of developing and executing marketing strategies that directly contributed to pipeline growth and revenue2
  • Strong analytical skills, strategic thinking and decision-making approach9
  • High adaptability and cultural sensitivity in a fast-paced, dynamic environment7
#6 6.2

Country Manager, Indonesia

🏒 Nutanix
πŸ’» Technology/Software
πŸ“Œ Jakarta
πŸ“… 1 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran Country Manager di Nutanix Indonesia adalah posisi strategis yang bertanggung jawab memimpin dan mengembangkan tim sales enterprise, komersial, serta sektor publik untuk mendorong adopsi solusi platform Nutanix di pasar lokal. Tanggung jawab utama meliputi pengelolaan dan penguatan hubungan dengan channel partners, aliansi strategis, serta pelanggan enterprise, sambil mengidentifikasi peluang baru di berbagai industri. Dalam konteks bisnis Nutanix yang berfokus pada solusi teknologi cloud dan infrastruktur, peran ini menuntut kemampuan untuk menerapkan pendekatan consultative selling, membangun hubungan jangka panjang dengan pemimpin senior, serta berkontribusi pada strategi pemasaran lokal. Kolaborasi erat dengan tim engineering, marketing, dan product development akan menjadi kunci untuk mencapai target performa penjualan dan memperluas pangsa pasar Nutanix di Indonesia.

Kekuatan

  • Pengalaman panjang dalam leadership operasional dan transformasi performa di industri teknologi dan fintech.
  • Kemampuan kuat dalam data-driven decision making dan pengembangan solusi teknologi (RPA, analytics) untuk mengatasi tantangan bisnis.
  • Pemahaman mendalam tentang dinamika pasar dan regulasi ketenagakerjaan di Indonesia.
  • Pengalaman berkolaborasi dengan stakeholder C-level dan memimpin tim lintas fungsi.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung dalam sales leadership atau manajemen tim sales enterprise untuk produk teknologi.
  • Tidak ada bukti pengalaman dalam solution selling, reference selling, atau closing big deals (>5M USD TCV).
  • Kurangnya jaringan dengan ekosistem channel partners dan IT leaders di industri teknologi enterprise.
  • Tidak familiar dengan landscape kompetitif solusi teknologi enterprise seperti Nutanix.
  • Latar belakang operasional yang kuat, tetapi minim pengalaman dalam strategi pemasaran lokal atau pengembangan pasar baru.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi terkait sales leadership dan solution selling untuk teknologi enterprise, seperti *Nutanix Platform Professional (NPP)* atau *Certified Sales Executive (CSE)* dari organisasi seperti Selling Power, untuk membangun kredibilitas di bidang sales teknologi.
  • Lakukan riset mendalam tentang landscape kompetitif solusi teknologi enterprise di Indonesia (misalnya: VMware, Dell EMC, HPE) dan pelajari value proposition Nutanix dibandingkan kompetitor untuk memperkuat argumen penjualan.
  • Bergabung dengan komunitas atau asosiasi teknologi enterprise di Indonesia, seperti *Indonesia Cloud Computing Association (ICCA)* atau *Indonesia ICT Society*, untuk membangun jaringan dengan channel partners dan IT leaders lokal.
  • Reframing pengalaman operasional di CV dan cover letter dengan menekankan aspek *revenue generation* dan *business growth*, misalnya: bagaimana solusi RPA/analytics yang dirancang di iForte berkontribusi pada efisiensi biaya atau peningkatan pendapatan perusahaan.
  • Lakukan shadowing atau mentoring dengan sales leader di perusahaan teknologi enterprise (misalnya: melalui program mentorship di LinkedIn atau komunitas profesional) untuk memahami praktik terbaik dalam solution selling dan closing big deals.
  • Buat studi kasus atau whitepaper singkat tentang bagaimana solusi operasional yang pernah dikembangkan (misalnya: Sigma atau UiPath di iForte) dapat diadaptasi untuk mengatasi tantangan bisnis pelanggan Nutanix, sebagai bukti kemampuan consultative selling.
  • Ikuti pelatihan atau workshop tentang *Enterprise License Agreement (ELA)* dan negosiasi deal besar, seperti yang ditawarkan oleh *Corporate Visions* atau *Miller Heiman Group*, untuk memahami struktur dan strategi closing deals >5M USD TCV.
  • Manfaatkan jaringan C-level yang sudah ada (misalnya: dari iForte atau Gojek) untuk mendapatkan introduksi ke pemimpin IT di perusahaan enterprise, dan tawarkan kolaborasi dalam bentuk webinar atau diskusi panel tentang tren teknologi di Indonesia.
  • Pelajari proses procurement dan compliance lokal di industri teknologi enterprise melalui riset mendalam atau konsultasi dengan ahli hukum bisnis, untuk memperkuat pemahaman tentang dinamika pasar Indonesia.
  • Kembangkan strategi pemasaran lokal yang konkret, misalnya: mengidentifikasi 3-5 industri prioritas di Indonesia (misalnya: perbankan, telekomunikasi, pemerintah) dan merancang pendekatan pemasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sektor.

Requirement Score

  • Manage and grow an existing sales team in Indonesia, ensuring alignment with regional goals5
  • Develop and strengthen relationships with channel & alliance partners and enterprise customers4
  • Identify new divisions and organizations for increased adoption of Nutanix solutions3
  • Apply a consultative approach to understand business challenges and deliver tailored proposals, quotes, and presentations6
  • Build long-term relationships with senior leaders of current accounts and new prospects and our channel ecosystem5
  • Contribute to localized marketing strategies for the Indonesian market2
  • Provide regular status updates, including forecast and pipeline information7
  • Identify and leverage Nutanix customer references for reference selling1
  • Proven track record in sales leadership and people management4
  • Ability to collaborate across functions (Marketing, Sales Ops, System Engineering, Product Development)7
  • Experience in solution selling and consultative sales techniques5
  • Understanding of how technology solutions address business challenges, plus awareness of the competitive landscape in Indonesia6
  • Established network with senior leadership of Channel ecosystem and Local IT Leaders3
  • Proven track record of creating Enterprise License agreement and big deals (>5mil USD TCV)1
  • Consistent history of exceeding sales quotas2
  • 10+ years of sales leadership experience, preferably in enterprise technology within Indonesia3
  • Deep understanding of Indonesian market dynamics, including local compliance, procurement processes, and business culture6
  • Knowledge of Indonesian labor laws and regulations for team management7
  • Bachelor’s Degree or equivalent experience10
#7 6.2

Head of Operations Industrial Projects, Asia Pacific

🏒 DHL Global Forwarding
🏭 Logistics/Manufacturing
πŸ“Œ Singapore
πŸ“… 1 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi ini bertanggung jawab untuk merancang dan mengimplementasikan rencana operasional proyek-proyek industri skala besar di kawasan Asia Pasifik untuk DHL Global Forwarding. Fokus utama meliputi pengelolaan logistik kompleks seperti heavy-lift cargo, multimodal solutions, dan manajemen subkontraktor, dengan tujuan memastikan kepatuhan terhadap standar kualitas, keselamatan, dan efisiensi operasional. Peran ini juga menuntut kolaborasi erat dengan tim HSE (Health, Safety, and Environment) serta pemantauan metrik kinerja stasiun secara berkala. Kandidat ideal harus memiliki latar belakang teknik dan pengalaman mendalam di industri project forwarding, khususnya dalam menangani proyek logistik berskala besar dan kompleks.

Kekuatan

  • Kepemimpinan operasional skala besar (12,600+ enterprise services, 270,000+ subscribers).
  • Pengalaman membangun platform analytics near real-time (Sigma, MicroStrategy) untuk operational intelligence.
  • Keahlian dalam RPA (UiPath) dan otomatisasi proses untuk efisiensi operasional.
  • Pencapaian SLA 99.5% di lingkungan kompleks dengan 35,000+ trouble ticket bulanan.
  • Pengalaman cross-functional dengan stakeholder C-level (VP, CTO, CMO).

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung di industri project forwarding atau logistik berat.
  • Tidak ada bukti pengalaman dalam heavy-lift cargo, breakbulk, atau multimodal logistics.
  • Kurangnya pengalaman dalam manajemen subkontraktor atau vendor di logistik.
  • Tidak familiar dengan standar HSQE atau keselamatan logistik industri.
  • Gelar teknik komputer kurang relevan dibandingkan teknik sipil/industri untuk logistik berat.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi logistik industri seperti Certified International Freight Forwarder (CIFF).
  • Pelajari standar HSQE dan regulasi keselamatan logistik (OSHA, IATA, IMDG).
  • Riset mendalam tentang operasi DHL Global Forwarding dan tantangan logistik APAC.
  • Hubungi profesional di DHL untuk memahami kebutuhan spesifik heavy-lift cargo.
  • Reframe pengalaman governance dan RPA untuk menekankan transferable skills ke logistik.
  • Ikuti kursus singkat tentang multimodal logistics dan manajemen subkontraktor.
  • Soroti pengalaman mengelola tim besar (50 orang di First Media) untuk manajemen operasional.
  • Gunakan cover letter untuk menjelaskan minat transisi ke logistik industri.
  • Pelajari terminologi dan metrik kinerja spesifik logistik (MTTR, lead time, utilization rate).
  • Bangun koneksi dengan eksekutif DHL melalui LinkedIn untuk mendapatkan insight.

Requirement Score

  • Implement operations plans for sites7
  • Execute logistics receiving/handling/dispatch4
  • Deliver customer/service/financial objectives8
  • Manage large/complex projects7
  • Coordinate breakbulk/general cargo/containerized freight2
  • Grow/retain customer base5
  • Prepare performance reports for sites9
  • Resolve complex operational issues8
  • Adhere to safety/HSQE policies4
  • Analyze productivity data for efficiency9
  • Implement vendor/subcontractor management3
  • Engineering synergies for heavy-lift cargo2
  • Bachelor's Degree in Engineering5
  • 10+ years operational experience in project forwarding3
  • Manage multimodal logistics solutions2
#8 5.8

Country Manager

🏒 RHR
🏷️ Financial Services
πŸ“Œ Jakarta, Indonesia (On-site)
πŸ“… 1 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini sebagai Country Manager di perusahaan jasa keuangan yang berfokus pada pasar forex dan CFD menuntut kepemimpinan strategis untuk mengembangkan bisnis di Indonesia. Tanggung jawab utama meliputi perumusan dan eksekusi strategi masuk pasar serta pertumbuhan, pengelolaan operasional lokal termasuk sales, keuangan, dan pengembangan bisnis, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi forex/CFD yang berlaku. Sebagai perwakilan utama perusahaan, kandidat akan membangun dan memelihara hubungan dengan regulator, mitra industri seperti introducing brokers dan affiliates, serta memimpin tim lokal untuk mencapai target pendapatan dan ekspansi. Peran ini sangat krusial dalam memperkuat posisi perusahaan di pasar Indonesia yang dinamis dan kompetitif, dengan peluang besar untuk membentuk arah bisnis secara mandiri.

Kekuatan

  • Pengalaman kepemimpinan operasional skala besar (12,600+ enterprise services, 270,000+ FTTH subscribers) dengan pencapaian SLA 99.5%.
  • Kemampuan membangun platform operational intelligence (Sigma, MicroStrategy) dan mengotomatisasi proses (UiPath RPA) untuk efisiensi.
  • Pengalaman kolaborasi dengan stakeholder C-level (VP, Director, CTO, CMO) sebagai strategic partner.
  • Latar belakang di industri fintech dan perbankan, meskipun tidak spesifik forex/CFD.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung di industri forex/CFD atau peran country management di sektor tersebut.
  • Kurangnya pengetahuan tentang regulasi forex/CFD (BI/OJK/PJP) dan jaringan kontak di industri tersebut.
  • Pengalaman terbatas di fungsi sales dan business development, terutama untuk market entry strategy di Indonesia.
  • Tidak ada bukti pengalaman membangun hubungan dengan introducing brokers atau affiliates.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi forex/CFD yang diakui secara internasional seperti *Chartered Financial Analyst (CFA)* atau *Certified Financial Technician (CFTe)* untuk membangun kredibilitas di industri ini.
  • Daftar kursus atau workshop khusus regulasi forex/CFD di Indonesia, seperti yang diselenggarakan oleh *OJK*, *BI*, atau *Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (APBKI)*, dan sertakan di CV sebagai bukti pemahaman regulasi.
  • Lakukan riset mendalam tentang landscape forex/CFD di Indonesia, termasuk pemain utama, tren pasar, dan tantangan regulasi, lalu tulis artikel atau case study singkat untuk menunjukkan pengetahuan yang relevan.
  • Bangun koneksi dengan introducing brokers dan affiliates melalui platform seperti LinkedIn atau acara industri seperti *Forex Expo Indonesia*, dan dokumentasikan interaksi ini untuk ditampilkan di CV atau cover letter.
  • Reframing pengalaman di CV dengan menekankan aspek *market entry* dan *business development* dari peran sebelumnya, misalnya: 'Memimpin inisiatif strategis untuk memperluas jangkauan pasar di Gojek dengan mengelola 60,000 EDC devices' sebagai bukti kemampuan eksekusi strategi pertumbuhan.
  • Ikuti program mentoring atau shadowing dengan profesional yang sudah berpengalaman di industri forex/CFD, baik melalui jaringan pribadi maupun platform seperti *ADX (Alumni Directory Exchange)*.
  • Tawarkan diri untuk proyek sukarela atau konsultasi singkat dengan perusahaan fintech atau broker forex lokal untuk mendapatkan pengalaman langsung, meskipun tidak dibayar.
  • Gunakan pengalaman kepemimpinan operasional untuk menunjukkan kemampuan mengelola tim dan target, misalnya: 'Memimpin transformasi performance tim operasional dengan pencapaian SLA 99.5% dan pengelolaan 35,000+ trouble ticket bulanan' sebagai bukti kemampuan manajemen kinerja.
  • Buat *elevator pitch* yang jelas tentang bagaimana pengalaman di fintech dan perbankan dapat ditransfer ke industri forex/CFD, dengan fokus pada kemampuan analitis, kepatuhan, dan manajemen risiko.
  • Siapkan contoh konkret dalam wawancara tentang bagaimana Anda akan mendekati *market entry strategy* untuk forex/CFD di Indonesia, berdasarkan riset pasar dan regulasi yang telah dilakukan.

Requirement Score

  • Substantial experience in a senior sales, business development, or country management role within the forex and CFD markets2
  • Strong knowledge of the Indonesian market and regulatory landscape (forex/CFD)1
  • Proven leadership skills in building and growing a business in Indonesia7
  • Experience in developing and executing market entry and growth strategy5
  • Overseeing sales, finance, and business development activities4
  • Ensuring compliance with local regulatory requirements5
  • Building relationships with introducing brokers, affiliates, and key industry partners3
  • Managing and mentoring a local team to deliver on revenue and growth targets8
  • Acting as the primary representative of the company in the region, liaising with regulators, partners, and stakeholders6
  • Strong network of industry contacts in the forex and CFD markets1
  • Ability to work independently in a fast-paced environment8
#9 5.8

VP, Loans Operations

🏒 Nomura
🏦 Banking
πŸ“Œ Singapore
πŸ“… 1 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi VP, Loans Operations di Nomura bertanggung jawab untuk mengelola siklus hidup operasional produk pinjaman (loans) di Asia Ex-Japan, khususnya untuk bisnis Securitized Products & Private Credit yang sedang berkembang pesat. Peran ini melibatkan pengawasan end-to-end transaksi pinjaman, validasi dokumentasi, manajemen risiko dan kontrol, serta koordinasi dengan berbagai stakeholder internal (trading desk, legal, compliance, finance) dan eksternal (counterparty, bank, agen). Kandidat diharapkan mampu mendorong inisiatif otomatisasi, meningkatkan produktivitas, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi serta standar audit, sambil mendukung pertumbuhan bisnis melalui solusi operasional yang inovatif.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim besar (hingga 50 orang) dan mengelola operasional skala besar (12,600+ enterprise services, 270,000+ subscribers).
  • Kemampuan analitis dan problem-solving kuat, terbukti dengan implementasi RPA dan platform Sigma untuk operational intelligence.
  • Stakeholder management yang efektif, termasuk kolaborasi dengan C-level untuk menerjemahkan data menjadi insight actionable.
  • Pengalaman mendorong otomatisasi dan digitalisasi (RPA UiPath, Sigma, Microsoft Dynamics 365).
  • Pencapaian SLA 99.5% di lingkungan operasional yang kompleks dan high-pressure.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung dengan loan products (syndicated loans, bilateral lending, agency servicing).
  • Tidak familiar dengan standar dokumentasi LMA/APLMA atau platform Loan IQ.
  • Kurangnya pengalaman spesifik dalam Global Market products (bonds, equities, derivatives, credit insurance).
  • Tidak memiliki pemahaman mendalam tentang front-to-back trade flows, risk capture, atau P&L untuk produk pinjaman.
  • Tidak ada pengalaman dengan regulasi perbankan spesifik (BI/OJK/PJP) atau kepatuhan audit untuk produk pinjaman.
  • Level saat ini (GM) lebih cocok untuk posisi Senior Manager/Head, bukan VP di Nomura.
  • Tidak ada bukti pengalaman dalam trade execution atau settlement dengan counterparty di pasar modal.

Mitigasi / Improvement

  • Pelajari dasar-dasar loan products (syndicated loans, bilateral lending) melalui kursus online atau sertifikasi.
  • Ikuti pelatihan atau sertifikasi Loan IQ untuk memahami platform dan fungsinya.
  • Riset standar dokumentasi LMA/APLMA dan aplikasinya dalam private credit business.
  • Pelajari regulasi perbankan BI/OJK terkait loans operations dan kepatuhan audit.
  • Ikuti kursus atau webinar tentang Global Market products (bonds, equities, derivatives).
  • Reframing pengalaman operasional di CV untuk menyoroti aspek risk management dan kontrol.
  • Temukan mentor atau koneksi di Nomura untuk memahami trade flows dan P&L di loans operations.
  • Pelajari best practices loans operations dari industri perbankan melalui studi kasus atau whitepaper.
  • Ikuti sertifikasi PMP atau ITIL untuk memperkuat kredensial manajemen operasional.
  • Bangun koneksi dengan profesional loans operations di LinkedIn untuk belajar dari pengalaman mereka.

Requirement Score

  • 10+ years supporting loan products2
  • Working knowledge of LMA/APLMA trade documentation1
  • Experience in syndicated loans/bilateral lending1
  • Prior experience with Loan IQ1
  • General knowledge of Global Market products3
  • Manage and develop team for multiple priorities8
  • Strong stakeholder communication9
  • High attention to detail and numerical skills9
  • Manage complex transactions/resolve exceptions7
  • Work under pressure and meet tight deadlines8
  • Strong analytical and problem-solving skills9
  • Drive automation and digitalization initiatives9
  • Implement best practices and data-driven reviews8
  • Assess new product initiatives and operational readiness6
  • Maintain strong operational controls and compliance7
  • Root cause analysis and action plans for controls8
  • Liaise with external parties for trade execution5
  • Understand front-to-back trade flows and Risk/P&L3
  • Explore Insights & Vision (Leadership Behaviour)7
  • Making Strategic Decisions (Leadership Behaviour)7
  • Inspire Entrepreneurship in People (Leadership Behaviour)7
  • Elevate Organizational Capability (Leadership Behaviour)7
  • Inclusion and Risk Culture (Leadership Behaviour)5
#10 5.8

Jobs similar toM&O Indonesia Country ManageratBureau Veritas

🏒 M&O Indonesia Country Manager
πŸ’Ό Professional Services
πŸ“Œ
πŸ“… 1 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran M&O Indonesia Country Manager di Bureau Veritas bertanggung jawab untuk memimpin pertumbuhan strategis, kinerja komersial, dan kepemimpinan pasar di sektor marine & offshore Indonesia. Tanggung jawab utama mencakup pengembangan bisnis, pengelolaan hubungan klien, kepatuhan terhadap standar HSE (Health, Safety, Environment), serta pengelolaan P&L untuk memastikan pencapaian target finansial dan operasional. Peran ini juga menuntut kemampuan untuk membangun dan memimpin tim berkinerja tinggi, memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan standar global BV, serta menjadi representasi komersial utama perusahaan di hadapan klien dan mitra industri maritim dan lepas pantai.

Kekuatan

  • Pengalaman kepemimpinan operasional yang kuat di level GM/Head dengan tim hingga 50 orang.
  • Kemampuan analitis dan data-driven untuk mendukung pengambilan keputusan C-level.
  • Pengalaman membangun dan mengoptimalkan proses operasional menggunakan RPA dan analytics.
  • Latar belakang pendidikan yang relevan (Manajemen dan Teknik).
  • Kemampuan komunikasi dan pengaruh yang terbukti dalam berkolaborasi dengan stakeholder eksekutif.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman di industri Marine & Offshore atau regulasi terkait.
  • Tidak ada bukti pengalaman langsung dalam HSE (Health, Safety, Environment).
  • Kurangnya pengalaman dalam P&L ownership dan cash management.
  • Tidak familiar dengan marine classification societies atau standar industri maritim.
  • Pengalaman pengembangan bisnis terbatas pada industri yang berbeda (Telekomunikasi, Fintech).

Mitigasi / Improvement

  • Lakukan riset mendalam tentang industri Marine & Offshore dan regulasi terkait (IMO, BV standards).
  • Ikuti sertifikasi atau pelatihan singkat terkait HSE (Health, Safety, Environment).
  • Pelajari dasar-dasar P&L management dan cash flow untuk peran country manager.
  • Cari mentor atau koneksi di industri marine classification atau assurance.
  • Reframing CV untuk menyoroti pengalaman kepemimpinan operasional yang transferable.
  • Ikuti webinar atau konferensi terkait industri maritim dan offshore.
  • Pelajari studi kasus Bureau Veritas dan kompetitor di industri marine & offshore.
  • Tulis cover letter yang menjelaskan bagaimana pengalaman operasional dapat diaplikasikan di BV.
  • Bangun jaringan dengan profesional di industri marine & offshore melalui LinkedIn.
  • Siapkan contoh konkret bagaimana pengalaman RPA dan analytics dapat mendukung efisiensi di BV.

Requirement Score

  • Degree in Management/Engineering10
  • 10+ years Marine & Offshore industry experience1
  • 3+ years managerial experience10
  • Entrepreneurial mindset and ownership6
  • Exceptional communication and networking8
  • Stakeholder influencing skills8
  • Inspire and lead high-performing teams9
  • Strong business acumen and financial literacy7
  • HSE excellence and safety culture3
  • P&L ownership and financial accountability4
  • Implement global strategic plan locally7
  • Develop local business strategies6
  • Expand market share in marine/offshore1
  • Compliance with governance standards8
  • Experience in international organizations5
  • Familiarity with marine classification societies1
#11 5.2

Country Sales Manager - PCS, Indonesia

🏒 GE HealthCare
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Gambir
πŸ“… 1 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini merupakan posisi kepemimpinan strategis di GE Healthcare Indonesia, khususnya untuk memimpin divisi Patient Care Solutions (PCS) Modality. Sebagai pemimpin, Anda akan bertanggung jawab atas operasional dan strategi bisnis di seluruh segmen PCS, dengan fokus pada revitalisasi distribusi channel, stabilisasi tim yang sedang transisi, serta pengembangan kompetensi pasar. Tugas utama meliputi perumusan dan eksekusi strategi Go-To-Market (GTM) yang berorientasi pada pelanggan, membangun konsensus dengan pemimpin regional, serta menjadi penghubung utama dengan stakeholder kunci seperti manajemen rumah sakit, Key Opinion Leaders (KOL), dan mitra industri. Dalam konteks GE Healthcare sebagai inovator teknologi medis global, peran ini menuntut kemampuan untuk mengatasi hambatan operasional, mendorong transformasi strategis, dan meninggalkan dampak positif pada lanskap layanan kesehatan Indonesia melalui eksekusi yang terukur dan berkelanjutan.

Kekuatan

  • Pengalaman kepemimpinan operasional yang kuat dengan track record transformasi dan efisiensi (RPA, Sigma analytics, SLA 99.5%).
  • Kemampuan membangun dan memimpin tim skala besar (hingga 50 orang) serta mengembangkan kompetensi tim.
  • Pendidikan MBA dan latar belakang teknis yang solid (Computer Engineering).
  • Pengalaman bekerja dengan stakeholder C-level dan menerjemahkan data kompleks menjadi insight actionable.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman di industri healthcare atau penjualan peralatan medis.
  • Kurangnya pengalaman dalam business development, marketing, atau clinical education di healthcare.
  • Tidak ada bukti pengalaman sebagai strategic account manager untuk enterprise deals atau tender di healthcare.
  • Pengalaman komersial/sales leadership terbatas; lebih dominan di sisi operasional.
  • Tidak memiliki hubungan dengan CXO atau stakeholder kunci di industri healthcare Indonesia.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi dasar di bidang healthcare management atau manajemen peralatan medis (misal: Certified Healthcare Executive dari ACHE atau kursus manajemen distribusi medis dari lembaga terakreditasi) untuk membangun kredibilitas di industri.
  • Lakukan riset mendalam tentang ekosistem healthcare Indonesia, termasuk regulasi, pemain utama (rumah sakit, distributor, KOL), dan tren pasar (misal: adopsi teknologi medis, tender pemerintah) untuk mengisi gap market intelligence.
  • Bangun koneksi dengan 3-5 stakeholder kunci di industri healthcare (misal: direktur rumah sakit, asosiasi profesi seperti PERSI, atau distributor peralatan medis) melalui platform LinkedIn atau acara industri (contoh: Indonesia Healthcare Forum).
  • Reframing pengalaman operasional di CV/cover letter untuk menekankan aspek komersial: misal, ubah 'mengelola 60,000 EDC devices' menjadi 'mengelola lifecycle produk dengan pendekatan customer-centric untuk memastikan adopsi dan retensi pelanggan'.
  • Ikuti workshop atau simulasi tentang strategic account management untuk enterprise deals (misal: program dari Richardson Sales Performance) dan sertakan pengalaman ini di CV sebagai 'proactive upskilling'.
  • Pelajari case study GTM strategy dari perusahaan medtech lain (misal: Philips, Siemens Healthineers) dan buat analisis singkat (1-2 halaman) tentang bagaimana strategi tersebut bisa diadaptasi untuk GE Healthcare Indonesia, lalu diskusikan dengan hiring manager.
  • Cari mentor yang pernah bekerja di industri healthcare (misal: mantan eksekutif GE Healthcare atau Philips) untuk mendapatkan insight tentang dinamika bisnis, tantangan, dan best practice dalam berinteraksi dengan stakeholder medis.
  • Tawarkan diri untuk proyek cross-functional di perusahaan saat ini yang melibatkan aspek komersial (misal: kolaborasi dengan tim sales untuk mengoptimalkan proses operasional) guna menambah bukti pengalaman komersial.
  • Buat portofolio singkat (3-5 slide) yang memetakan pengalaman operasional Anda ke dalam framework GTM (misal: bagaimana pengalaman mengelola SLA 99.5% bisa diterjemahkan ke dalam pengukuran kinerja channel partners di healthcare).
  • Ikuti kursus online tentang clinical education atau medical marketing (misal: Coursera atau edX) dan sertakan sertifikatnya untuk menunjukkan inisiatif mengisi gap pengetahuan di area ini.

Requirement Score

  • Formulate and execute a phased Go-To-Market Strategy across business segments and regions4
  • Translate overarching strategic framework into localized, actionable execution plan6
  • Be the organizational ambassador of Indonesia PCS business in a multi-stakeholder matrix environment5
  • Build consensus among regional and country leadership to secure alignment and resources6
  • Improve market perception of GE HealthCare PCS business by leading in-country business development, marketing, and clinical education efforts2
  • Be the primary point of contact for Indonesia PCS business across senior customer stakeholders (Hospital Management, Key Opinion Leaders, Partners, Societies)1
  • Perform as the strategic account manager for key enterprise or multi-modality deals in key accounts or centralized tenders2
  • Regularly consolidate and report market intelligence (market size, dynamics, competition landscape)3
  • Ensure alignment across strategy, structure, and people; build core competency of internal team and channel partners7
  • Build a culture of teamwork with clear roles, responsibility, and escalation processes7
  • Demonstrate servant leadership and influence without authority6
  • Accountable for key financial and operational measurements of Indonesia PCS business (lagging and leading indicators)6
  • Continuously improve standard work under the Daily Management System framework7
  • Oversee commercial operation cadence of channel partners across all geography and segments3
  • Bachelor's degree from an accredited university10
  • Minimum 5 years of work experience in commercial leadership roles5
  • Minimum 10 years of work experience in the Indonesia HealthCare Industry1
  • Track record of medical equipment sales1
  • Track record of distribution management4
  • Track record of leading in a highly matrixed MNC3
  • Master of Business Administration (MBA) is preferred10
  • A balanced strategic thinker and hands-on problem solver with a track record of growing and/or turning around a business6
  • An emotionally intelligent leader with a track record of growing self and others, building teams and culture7
  • Demonstrated executive presence with existing CXO relationships in the Indonesia HealthCare Industry1
#12 5.2

Head of Business Operation (Property Developer)

🏒 PT Talenta Eksekutif Asia
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Jakarta (On-site)
πŸ“… 1 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini bertanggung jawab memimpin dan mengintegrasikan seluruh fungsi operasional end-to-end di perusahaan pengembang properti yang fokus pada proyek perumahan berskala besar (township). Tanggung jawab utama mencakup pengelolaan siklus transaksi properti dari booking hingga serah terima unit, optimalisasi proses KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dengan bank mitra, serta pengawasan tim lintas fungsi seperti Sales Administration, KPR Processing, Collections, dan Legal. Perusahaan beroperasi dalam model pengembangan cepat dengan volume tinggi, sehingga disiplin operasional, efisiensi alur kerja, dan kecepatan eksekusi menjadi kunci. Peran ini juga berperan sebagai penghubung strategis antara perusahaan dan lembaga perbankan untuk memastikan kelancaran pipeline KPR dan realisasi arus kas.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim lintas fungsi dan operasional skala besar (12,600+ enterprise services, 35,000+ trouble ticket bulanan).
  • Keahlian dalam governance SLA/KPI dan analisis kinerja near real-time (Sigma, MicroStrategy).
  • Track record transformasi operasional melalui RPA dan digitalisasi (UiPath, Microsoft Dynamics 365).
  • Kemampuan membangun platform operational intelligence untuk stakeholder C-level.
  • Pengalaman di industri perbankan dan fintech (Citibank, Gojek, Kartuku).

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung di industri properti atau pengembangan perumahan.
  • Tidak ada bukti pemahaman proses KPR, pembiayaan perumahan, atau mekanisme bank approval.
  • Tidak familiar dengan alur hukum properti (PPJB, Akad Kredit, land title processing).
  • Pengalaman skala besar terbatas pada telekomunikasi/fintech, bukan proyek township properti.
  • Tidak memiliki sertifikasi atau pelatihan formal terkait operasional properti atau KPR.

Mitigasi / Improvement

  • Pelajari dasar-dasar proses KPR dan pembiayaan perumahan melalui kursus online (misal: Udemy, Coursera).
  • Ikuti webinar atau workshop tentang legal properti (PPJB, Akad Kredit) dari asosiasi properti (REI).
  • Riset mendalam tentang mekanisme approval KPR di bank-bank besar (BTN, BCA, Mandiri).
  • Hubungi profesional properti di LinkedIn untuk wawancara informasional tentang tantangan operasional KPR.
  • Reframe pengalaman di CV untuk menekankan transferable skills (SLA governance, cross-functional leadership).
  • Pelajari kasus sukses pengembang properti skala besar (misal: Ciputra, Sinar Mas Land).
  • Buat proyek simulasi: rancang alur operasional KPR untuk proyek perumahan fiktif.
  • Dapatkan sertifikasi dasar properti (misal: Certified Real Estate Professional dari REI).
  • Tawarkan diri untuk proyek sukarela di asosiasi properti untuk memahami dinamika industri.
  • Siapkan narasi di cover letter tentang bagaimana pengalaman telekomunikasi/fintech relevan untuk properti.

Requirement Score

  • Minimum S1 Management/Finance/Law10
  • 10+ tahun pengalaman properti/pembiayaan perumahan2
  • Pengalaman level Head of Department9
  • Pengalaman multi-proyek township 20+ hektar1
  • Pengelolaan siklus transaksi properti end-to-end3
  • Pengalaman proses KPR dan pembiayaan perumahan2
  • Pemahaman alur hukum properti (PPJB, Akad Kredit)1
  • Koordinasi dengan bank untuk efisiensi KPR4
  • Manajemen tim lintas fungsi operasional9
  • Disiplin operasional volume tinggi8
  • Analisis kinerja dan pelaporan SLA10
  • Rekomendasi strategis dari data operasional8
  • Liaison dengan bank untuk optimasi KPR3
#13 5.2

Head of Collection

🏒 Kredivo Group
πŸ’³ Fintech
πŸ“Œ Jakarta Metropolitan Area
πŸ“… 1 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini bertanggung jawab memimpin operasional harian divisi Collection di Kredivo Group, sebuah fintech yang bergerak di bidang kredit konsumen. Tanggung jawab utama mencakup pengelolaan tim lapangan dan desk collection, penetapan target, penegakan SOP, serta kepatuhan terhadap regulasi OJK. Posisi ini sangat hands-on, menuntut pengalaman langsung di lini collection dari level agent hingga manajemen, serta kemampuan membangun dan mengelola organisasi collection berskala nasional. Konteks bisnisnya adalah lingkungan fintech yang dinamis, di mana kecepatan dan kepatuhan regulasi menjadi krusial.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim operasional berskala besar (hingga 50 orang) di industri fintech dan telekomunikasi.
  • Kemampuan membangun dan menegakkan framework governance (KPI, SLA, lifecycle management) dengan hasil terukur (99.5% SLA achievement).
  • Keahlian dalam data-driven decision making menggunakan tools analytics (Sigma, MicroStrategy) dan RPA (UiPath).
  • Pengalaman cross-functional dengan stakeholder C-level (VP, CTO, CMO) untuk operasional intelligence.
  • Latar belakang pendidikan dan pengalaman di perbankan/financial services (Citibank, Adira Finance) memberikan pemahaman dasar regulasi keuangan.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung di collection (agent hingga manajemen), baik desk maupun field.
  • Tidak familiar dengan tools dan proses spesifik collection (dialer systems, collection CRMs, recovery negotiation).
  • Kurangnya pengetahuan mendalam tentang regulasi OJK collection dan sertifikasi LSPPI.
  • Tidak ada bukti pengelolaan agen collection pihak ketiga atau vendor.
  • Pengalaman operasional lebih fokus pada service assurance dan governance, bukan collection strategy atau compliance.
  • Tidak memiliki track record dalam QA atau fraud detection untuk proses collection.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi LSPPI atau kursus regulasi OJK collection untuk memahami kepatuhan.
  • Pelajari tools collection spesifik (dialer systems, collection CRMs) melalui kursus online atau demo vendor.
  • Lakukan riset mendalam tentang best practice collection di fintech Indonesia (studi kasus Kredivo, Akulaku, dll).
  • Hubungi profesional di industri collection untuk mentoring atau job shadowing.
  • Reframe pengalaman governance dan SLA di CV untuk menekankan aspek operasional dan kepatuhan.
  • Tawarkan untuk mengambil proyek collection-related di perusahaan saat ini (jika memungkinkan).
  • Siapkan studi kasus hipotetis tentang bagaimana menangani collection challenges di fintech.
  • Pelajari SQL dasar untuk analisis data collection (misal: query portfolio overdue).
  • Bangun koneksi dengan eksekutif collection di fintech melalui LinkedIn atau acara industri.
  • Siapkan narasi yang menjelaskan motivasi transisi ke collection dan bagaimana pengalaman operasional sebelumnya relevan.

Requirement Score

  • 10+ years in Collections progression2
  • Manage field and desk collection teams1
  • Deep knowledge of OJK regulations3
  • Build and enforce Collection SOPs6
  • Ensure compliance and audit readiness5
  • Manage collection agencies/vendors2
  • SQL and collection tools proficiency4
  • Set and cascade collection targets5
  • Develop Team Leaders and Managers7
  • Cross-functional coordination with Credit/Underwriting5
  • Prepare collection performance reports6
  • Run QA and fraud detection in collection2
  • Operate in high-growth fintech environment7
#14 5.2

Head of Business Operation (Property Developer)

🏒 PT Talenta Eksekutif Asia
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Tangerang (On-site)
πŸ“… 1 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini bertanggung jawab memimpin dan mengintegrasikan seluruh fungsi operasional end-to-end di perusahaan pengembang properti yang fokus pada proyek perumahan berskala besar (township). Tanggung jawab utama mencakup pengelolaan siklus transaksi properti mulai dari booking, pemrosesan KPR, hingga serah terima unit, dengan penekanan pada percepatan persetujuan KPR, kepatuhan SLA, dan optimalisasi arus kas. Kandidat ideal harus memiliki pengalaman mendalam di industri properti atau perbankan, khususnya dalam pengelolaan portofolio proyek multi-tapak, alur kerja KPR, dan koordinasi dengan lembaga keuangan. Perusahaan beroperasi dalam model pengembangan cepat dengan volume tinggi, sehingga disiplin operasional dan struktur kepemimpinan lintas fungsi menjadi krusial.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim lintas fungsi dan operasional skala besar (12,600+ enterprise services, 270,000+ subscribers).
  • Keahlian dalam governance SLA, KPI, dan operational intelligence (platform Sigma, MicroStrategy).
  • Track record transformasi operasional melalui RPA dan analytics (UiPath, Looker Studio).
  • Pengalaman di perbankan dan fintech (Citibank, Adira Finance, Gojek) untuk pemahaman dasar finansial.
  • Kemampuan analisis data dan pelaporan kinerja untuk stakeholder C-level.

Gap

  • Tidak ada pengalaman di industri properti atau pengembang perumahan.
  • Tidak ada paparan langsung ke proses KPR, mortgage lending, atau alur transaksi properti end-to-end.
  • Kurangnya pengetahuan tentang legal properti (PPJB, Akad Kredit, dokumen tanah).
  • Tidak ada pengalaman mengelola stok perumahan, booking flow, atau pipeline KPR.
  • Pengalaman perbankan terbatas pada merchant/sales support, bukan credit structuring atau mortgage.
  • Tidak familiar dengan mekanisme persetujuan KPR bank atau koordinasi dengan notaris.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi properti atau real estate (misal: sertifikasi dari REI atau Properti Indonesia).
  • Pelajari alur KPR dan mekanisme persetujuan bank melalui kursus online (misal: Udemy, Coursera).
  • Riset mendalam tentang legal properti (PPJB, Akad Kredit) dan proses notaris.
  • Lakukan shadowing atau wawancara dengan profesional properti untuk pahami operasional lapangan.
  • Reframe CV untuk highlight pengalaman governance dan SLA yang relevan dengan disiplin operasional properti.
  • Tulis cover letter yang menjelaskan transferable skills dari telekom/fintech ke properti (misal: manajemen volume tinggi).
  • Bangun koneksi dengan profesional properti atau bank untuk pemahaman praktis KPR.
  • Pelajari tools properti seperti CRM properti (misal: Propertybase) atau software manajemen proyek properti.
  • Ikuti webinar atau seminar tentang tren properti dan tantangan operasional di Indonesia.
  • Siapkan studi kasus hipotetis tentang bagaimana pengalaman RPA/analytics bisa diterapkan di properti.

Requirement Score

  • Minimum S1 Management/Finance/Law10
  • 10+ tahun pengalaman properti/perbankan3
  • Pengalaman level HoD/senior leadership10
  • Pengalaman multi-proyek township 20+ hektar1
  • Pengelolaan alur transaksi properti end-to-end2
  • Pengalaman KPR dan proses mortgage3
  • Pemahaman mekanisme persetujuan bank KPR2
  • Pengetahuan alur hukum properti (PPJB, Akad Kredit)1
  • Manajemen tim lintas fungsi operasional9
  • Disiplin operasional volume tinggi8
  • Analisis kinerja dan pelaporan SLA9
  • Optimalisasi pipeline KPR dan konversi1
  • Koordinasi dengan bank untuk SLA KPR2
  • Screening finansial pelanggan KPR1
  • Pengawasan legal notaris dan dokumen tanah1
  • Pemantauan stok perumahan dan arus booking1
  • Rekomendasi strategis pricing/financing4
  • Liaison dengan bank untuk optimasi KPR2
#15 5.2

Head of Business Operation (Property Developer)

🏒 PT Talenta Eksekutif Asia
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Jakarta (On-site)
πŸ“… 1 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini bertanggung jawab memimpin dan mengintegrasikan seluruh fungsi operasional end-to-end dalam bisnis pengembangan properti, khususnya proyek perumahan berskala besar (township). Fokus utamanya adalah memastikan kelancaran proses transaksi properti dari pemesanan hingga serah terima unit, termasuk pengelolaan persetujuan KPR, koordinasi legal, dan optimalisasi arus kas. Kandidat ideal harus memiliki pengalaman mendalam di industri properti atau perbankan, terutama dalam manajemen KPR, pengelolaan multi-proyek, dan kolaborasi dengan lembaga keuangan. Perusahaan membutuhkan pemimpin operasional yang mampu menegakkan disiplin SLA, mempercepat proses persetujuan hipotek, dan meningkatkan efisiensi pipeline penjualan untuk mendukung pertumbuhan portofolio proyek yang cepat.

Kekuatan

  • Pengalaman kepemimpinan operasional di level GM/Head of Department dengan tim besar (hingga 50 orang).
  • Keahlian dalam governance SLA, KPI, dan operational intelligence (Sigma, MicroStrategy) untuk lingkungan high-volume.
  • Track record transformasi operasional melalui RPA (UiPath) dan analytics near real-time.
  • Pengalaman cross-functional di industri telekomunikasi, fintech, dan perbankan.
  • Kemampuan analitis dan pelaporan performa yang kuat untuk stakeholder C-level.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung di industri properti atau pengembangan perumahan.
  • Tidak ada paparan ke proses KPR, mortgage lending, atau workflow legal properti (PPJB, Akad Kredit).
  • Pengalaman perbankan terbatas pada merchant dan sales support, bukan mortgage atau housing finance.
  • Tidak ada bukti pengelolaan multi-proyek properti skala besar (township 20+ hektar).
  • Tidak familiar dengan proses end-to-end transaksi properti (booking hingga handover).

Mitigasi / Improvement

  • Lakukan riset mendalam tentang proses KPR dan workflow legal properti (PPJB, Akad Kredit).
  • Ikuti sertifikasi singkat terkait property development atau housing finance (misal: sertifikasi dari REI atau bank).
  • Pelajari case study pengelolaan township atau multi-proyek properti skala besar.
  • Hubungi profesional di industri properti untuk memahami tantangan operasional spesifik.
  • Reframe pengalaman governance dan SLA di CV untuk menekankan transferable skills (misal: disiplin operasional, analisis bottleneck).
  • Tulis cover letter yang menjelaskan bagaimana pengalaman operasional di telekomunikasi/fintech dapat diaplikasikan ke properti.
  • Cari mentor atau advisor dari industri properti untuk mendapatkan insight praktis.
  • Ikuti webinar atau workshop tentang mortgage pipeline dan housing finance.
  • Pelajari tools atau software yang umum digunakan di properti (misal: CRM properti, sistem manajemen KPR).
  • Kembangkan pemahaman tentang regulasi properti dan perbankan (BI/OJK) terkait KPR.

Requirement Score

  • Minimum S1 Management/Finance/Law10
  • 10+ tahun pengalaman properti/perbankan3
  • Pengalaman level HoD/senior leadership9
  • Pengalaman multi-proyek properti skala besar1
  • Pengelolaan workflow transaksi properti end-to-end2
  • Pengalaman KPR/mortgage processes3
  • Pemahaman proses KPR dan mekanisme bank2
  • Pengetahuan workflow legal properti1
  • Manajemen tim cross-functional operasional9
  • Disiplin operasional di lingkungan high-volume8
  • Kemampuan analitis dan pelaporan performa9
  • Optimalisasi pipeline KPR dan approval rates1
  • Koordinasi dengan bank untuk SLA dan approval3
  • Screening finansial pelanggan2
  • Koordinasi legal notaris dan dokumen tanah1
  • Monitoring stok perumahan dan arus booking1
  • Pelaporan konversi booking-to-akad1
  • Rekomendasi strategis pricing/sales structure5
  • Liaison dengan bank untuk optimasi mortgage2
#16 4.5

Country General Manager, Consumer Foods, European SME

🏒 Vallée Executive Search
πŸ›οΈ Consumer/Retail
πŸ“Œ Central Jakarta (On-site)
πŸ“… 1 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini sebagai Country General Manager untuk Indonesia di perusahaan consumer foods premium asal Eropa bertujuan memimpin ekspansi bisnis di pasar lokal dengan fokus pada pertumbuhan lima tahun ke depan. Tanggung jawab utama mencakup pengelolaan P&L secara penuh, peluncuran produk baru, serta pengembangan strategi komersial dan operasional untuk memperkuat posisi di segmen premium. Kandidat ideal akan mengawasi pengelolaan saluran Modern Trade seperti gourmet supermarket dan hypermarket, membangun kemitraan distribusi yang efisien, serta mengembangkan kanal e-commerce untuk menjangkau konsumen kelas atas. Peran ini juga menuntut kepemimpinan tim lokal yang selaras dengan manajemen regional Eropa, sekaligus mengoptimalkan rantai pasok dan logistik lintas pulau untuk memastikan ketersediaan produk di seluruh Indonesia.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim besar (hingga 50 orang) dan cross-functional initiatives di level GM.
  • Kemampuan dalam operational excellence, governance, dan optimasi proses berbasis data (Sigma, MicroStrategy, UiPath RPA).
  • Pengalaman sebagai strategic partner bagi C-level stakeholders di perusahaan skala besar.
  • Pencapaian terukur dalam SLA achievement (99.5%) dan efisiensi operasional (pengurangan waktu tiket 85%).

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman di sektor FMCG atau Consumer Foods, terutama dalam premium retail channels.
  • Tidak ada bukti pengelolaan P&L, peluncuran produk, atau hubungan dengan Modern Trade/gourmet retail chains.
  • Kurangnya pengalaman dalam e-commerce strategy untuk premium consumer segments.
  • Industri sebelumnya (telekomunikasi, fintech, perbankan) tidak relevan dengan domain consumer goods.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi *FMCG Management* atau *Premium Retail Strategy* dari lembaga terakreditasi seperti CIPS atau Nielsen untuk membangun kredibilitas di sektor consumer goods.
  • Lakukan riset mendalam tentang tren premium retail di Indonesia (misalnya, perilaku konsumen di gourmet supermarket seperti Ranch Market atau Farmers Market) dan sertakan insight ini dalam cover letter untuk menunjukkan pemahaman domain.
  • Reframing pengalaman *operational excellence* di CV dengan menekankan aspek *demand forecasting* dan *inventory optimization* yang relevan dengan supply chain consumer goods, misalnya: 'Mengelola 60.000 EDC devices di Gojek dengan SLA 99.5% β†’ analogi dengan manajemen stok produk premium di ritel modern'.
  • Bangun koneksi dengan pemilik atau buyer di Modern Trade premium (misalnya, melalui LinkedIn atau acara *Indonesia Retail Summit*) untuk mendapatkan referensi atau wawasan tentang negosiasi dengan saluran ini.
  • Ikuti kursus singkat *E-Commerce Strategy for Premium Brands* (misalnya, di Coursera atau Google Digital Garage) dan buat proyek simulasi strategi e-commerce untuk produk premium (misalnya, kolaborasi dengan influencer gourmet atau platform seperti Sociolla).
  • Pelajari case study peluncuran produk premium di Indonesia (misalnya, suksesnya *Unilever’s Love Beauty and Planet* atau *Danone’s Mizone*) dan sertakan analisis ini dalam cover letter untuk menunjukkan pemahaman tentang *go-to-market strategy*.
  • Cari mentor dari industri FMCG (misalnya, melalui program *Indonesian FMCG Executives Network*) untuk mendapatkan bimbingan tentang dinamika P&L dan joint business planning dengan ritel modern.
  • Lakukan benchmarking terhadap distributor premium di Indonesia (misalnya, *Sumber Alfaria Trijaya* untuk hypermarket atau *MAP* untuk department store) dan sebutkan dalam CV/cover letter sebagai 'riset pasar yang sedang dilakukan untuk memahami ekosistem distribusi lokal'.
  • Gunakan pengalaman *cross-functional leadership* untuk menyoroti kemampuan beradaptasi dengan budaya korporat Eropa, misalnya: 'Memimpin tim lintas fungsi di iForte dengan kolaborasi erat dengan HQ Singapura β†’ relevan untuk alignment dengan manajemen regional Eropa'.
  • Siapkan *30-60-90 day plan* hipotetis untuk peran ini, dengan fokus pada quick wins seperti audit distribusi atau analisis kompetitor di segmen premium, untuk ditampilkan saat interview.

Requirement Score

  • Responsibility for the complete Indonesian P&L and execution of the five-year business plan to increase revenue through portfolio optimization and new product launches3
  • Oversight of commercial execution across premium Modern Trade channels, including gourmet supermarkets, hypermarkets, and key retail accounts2
  • Developing joint business planning and structured promotional strategies3
  • Assessment and alignment of the distribution network across Indonesia. Identifying, negotiating with, and onboarding logistics and distribution partners capable of supporting increased volume and premium product requirements4
  • Designing and implementing a structured e-commerce strategy across major online platforms and quick-commerce channels to increase digital market share within the premium segment3
  • Optimizing the local supply chain and logistics infrastructure to maintain high service levels, secure fill rates for key retail accounts, and manage cross-island distribution efficiently5
  • Leading and developing the local Indonesian team while ensuring clear communication and alignment with the European regional management7
  • Ideally over 20 years corporate experience, with 12+ years of commercial and leadership experience within the FMCG or Consumer Foods sector in Indonesia2
  • Proven track record of managing commercial operations within Indonesia's Modern Trade ecosystem, with established professional relationships and negotiation experience with major high-end and gourmet retail chains1
  • Demonstrated experience in business development, managing product launches, or scaling operational structures within international corporate frameworks4
  • Strong business acumen with practical knowledge of supply chain management, logistics optimization, and distributor governance in Indonesia5
  • Practical experience in leveraging e-commerce platforms and digital commercial tools targeted at premium or affluent consumer segments3
#17 4.5

Regional Medical Claims Lead – Cost Containment & AI (Remote in Indonesia)

🏒 Ulink Assist
πŸ›‘οΈ Insurance
πŸ“Œ Indonesia (Remote)
πŸ“… 1 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini bertanggung jawab untuk memimpin kinerja klaim medis regional di Ulink Assist, perusahaan yang berfokus pada layanan medis dan operasional kesehatan di Asia. Tanggung jawab utama meliputi pengelolaan tim klaim terdistribusi, peningkatan containment biaya medis melalui review tagihan rumah sakit dan negosiasi provider, serta implementasi AI dan otomatisasi dalam alur kerja klaim. Posisi ini juga menuntut kolaborasi dengan tim teknologi, operasional, dan medis untuk meningkatkan efisiensi proses klaim, pelaporan kinerja, dan kepatuhan SLA di beberapa negara seperti Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Konteks bisnisnya adalah mendukung perusahaan asuransi, TPA, dan mitra kesehatan dalam mengoptimalkan operasional klaim medis regional.

Kekuatan

  • Pengalaman kuat dalam otomatisasi proses (UiPath RPA) dan analytics (Sigma, MicroStrategy) yang dapat diadaptasi untuk klaim medis.
  • Kepemimpinan tim operasional terdistribusi (18–50 orang) dengan fokus pada SLA dan KPI governance.
  • Pengalaman membangun platform operational intelligence untuk stakeholder C-level.
  • Latar belakang teknis (Computer Engineering) dan analitis yang mendukung pemahaman AI/automation.
  • Pengalaman cross-functional di industri telekomunikasi, fintech, dan perbankan.

Gap

  • Tidak ada pengalaman di medical claims, health insurance, atau TPA operations.
  • Tidak ada bukti cost-containment di klaim medis (bill review, pre-authorisation, provider negotiation).
  • Tidak familiar dengan regulasi klaim medis atau standar industri asuransi (misal: PJP, OJK).
  • Tidak ada pengalaman dengan sistem klaim medis atau workflow spesifik healthcare.
  • Domain expertise terbatas pada operasional telekomunikasi dan fintech, bukan healthcare/insurance.
  • Tidak ada pengalaman regional lintas negara (Singapura, Malaysia, Myanmar) atau kolaborasi dengan insurer/TPA.
  • Tidak ada sertifikasi relevan (misal: PMP, ITIL, Lean Six Sigma untuk healthcare).

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi dasar klaim medis (misal: AHM-250 dari AHIP atau sertifikasi TPA lokal).
  • Pelajari regulasi klaim medis di Indonesia (PJP, OJK) dan regional (Singapura/Malaysia).
  • Riset tools klaim medis populer (misal: Guidewire, DST Health Solutions) dan workflow-nya.
  • Hubungi profesional klaim medis di LinkedIn untuk wawancara informasional.
  • Reframe pengalaman RPA/analytics di CV untuk menekankan adaptabilitas ke klaim medis.
  • Ikuti kursus singkat AI dalam healthcare (misal: Coursera, Udemy).
  • Pelajari terminologi medis dasar dan proses klaim (pre-auth, bill review, leakage).
  • Cari proyek sukarela atau konsultasi gratis untuk mendapatkan exposure klaim medis.
  • Tulis cover letter yang menjelaskan transferable skills (SLA, KPI, otomatisasi) ke klaim medis.
  • Siapkan contoh konkret bagaimana pengalaman operasional dapat diaplikasikan ke klaim.

Requirement Score

  • 10–15+ years medical/health claims experience2
  • 5+ years leading claims teams/operations1
  • Medical cost-containment experience2
  • Measurable cost-containment results1
  • AI/automation in live claims workflows5
  • Claims controls and audit findings4
  • Claims leakage risk management2
  • Claims-system enhancements5
  • Remote team management7
  • Regional cross-country collaboration6
  • Claims reporting for management/clients6
  • Practical AI implementation5
  • Workflow/SOP improvement7
  • Provider negotiation experience1
  • Medical-necessity review1
  • Fee benchmarking for medical services1
#18 4.2

Country Manager, Indonesia β€” KuyBeli

🏒 FANTASTIC FUSION
πŸ›’ E-commerce
πŸ“Œ Jakarta, Indonesia (On-site)
πŸ“… 1 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran Country Manager untuk KuyBeli di Indonesia adalah posisi strategis yang bertanggung jawab memimpin peluncuran dan pertumbuhan platform consumer content lokal milik Zhidemai Technology. Sebagai pionir ekspansi Zhidemai di Asia Tenggara, KuyBeli berfokus pada validasi model bisnis 'Zhidemai' melalui pengembangan ekosistem konten, kemitraan dengan KOL dan brand, serta komersialisasi berbasis traffic dan affiliate marketing. Tugas utama mencakup kepemilikan penuh P&L bisnis, pengembangan jaringan lokal, koordinasi konten AIGC yang relevan secara budaya, serta pembangunan tim dan sistem operasional dari nol. Kesuksesan peran ini akan menjadi blueprint untuk replikasi model bisnis di pasar Asia Tenggara lainnya, menjadikan Indonesia sebagai gerbang utama ekspansi regional perusahaan.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim skala besar (hingga 50 orang) dan membangun tim operasional dari nol (Gojek, Kartuku).
  • Kemampuan governance dan KPI monitoring yang kuat, terbukti dengan pencapaian SLA 99.5% di lingkungan kompleks (iForte).
  • Pengalaman cross-functional leadership dengan stakeholder C-level (VP, Director, CTO, CMO).
  • Kemampuan membangun platform operational intelligence dan RPA untuk optimasi proses.

Gap

  • Tidak memiliki pengalaman langsung di consumer content, e-commerce, atau social media (domain utama KuyBeli).
  • Tidak ada evidence ownership P&L penuh untuk bisnis country/region-level atau startup experience.
  • Tidak memiliki jaringan KOL, brand partnerships, atau pengalaman komersialisasi di Indonesia untuk consumer content.
  • Tidak familiar dengan platform shopping guide, traffic referral, atau cashback/affiliate marketing di Indonesia.
  • Kurangnya pengalaman terkait DAU growth, user growth, atau channel expansion di platform consumer content.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi 'Digital Marketing & E-Commerce' dari Google (via Coursera) atau 'Affiliate Marketing Mastery' dari Udemy untuk memahami dasar-dasar consumer content dan shopping guide dalam 3 bulan.
  • Lakukan riset mendalam tentang platform shopping guide Indonesia (ShopBack, iPrice, Priceza) dan buat analisis kompetitif 10 halaman tentang strategi traffic referral dan cashback mereka untuk dipelajari sebelum wawancara.
  • Hubungi 3-5 mantan rekan di Gojek yang bekerja di divisi merchant/affiliate (misal: GoPay, GoFood) untuk meminta introduksi ke KOL atau brand partnership manager di industri consumer content.
  • Buat proyek simulasi P&L untuk KuyBeli dengan asumsi bisnis (contoh: 100K DAU, 5% conversion rate) menggunakan template dari Harvard Business Review untuk menunjukkan pemahaman tentang full-funnel ownership.
  • Ikuti 2-3 webinar tentang 'AI in Consumer Content' (misal: dari HubSpot Academy atau Content Marketing Institute) dan buat ringkasan 1 halaman tentang bagaimana AIGC dapat diaplikasikan di KuyBeli.
  • Reframe pengalaman di CV: ubah 'Head of Operations Performance' di iForte menjadi 'Led P&L-aligned operational transformation for 270K+ subscribers' untuk menekankan aspek ownership meski tidak full P&L.
  • Bergabung dengan komunitas 'Indonesia Affiliate Marketing' di Facebook atau LinkedIn dan aktif berdiskusi selama 1 bulan untuk membangun koneksi dengan praktisi di industri ini.
  • Pelajari kasus sukses platform serupa (misal: TikTok Shop, Shopee Affiliate) dan buat 1 slide deck tentang strategi user growth mereka yang bisa diadaptasi untuk KuyBeli.
  • Lakukan cold outreach ke 5-10 KOL mikro (10K-50K followers) di niche yang relevan (misal: beauty, tech) untuk memahami pain point mereka dalam bekerja sama dengan platform content.
  • Buat rencana 30-60-90 hari untuk KuyBeli yang mencakup strategi KOL onboarding, brand partnership, dan DAU growth, dengan fokus pada bagaimana pengalaman governance dan team building sebelumnya dapat diaplikasikan.

Requirement Score

  • 5+ years of experience in consumer content, e-commerce, shopping guides, or social media in Indonesia or Southeast Asia3
  • Startup experience / national-level business ownership experience, having independently managed the P&L of a country- or region-level business line4
  • Mature commercialization execution capabilities, with a verifiable KOL / top tier brand resource network and direct partnership relationships in Indonesia2
  • Experience driving product DAU (Daily Active Users) growth, user growth, and channel expansion is preferred1
  • In-depth understanding of Indonesia's local shopping guide, traffic referral, and cashback/affiliate marketing platforms (ShopBack.co.id, iPrice, Priceza, ACCESSTRADE) and the regulatory/compliance environment1
  • Full-Funnel P&L Ownership: Assume full accountability for KuyBeli Indonesia's P&L across content, traffic, commercialization, and user retention3
  • Local Business Development: Lead the end-to-end onboarding and management of KOLs, brands, and affiliate partners in Indonesia2
  • AIGC Content Platform Coordination: Collaborate with the AIGC platform team to ensure Bahasa Indonesia content quality, cultural relevance, and production cadence3
  • Cross-Border KPI Alignment & Model Codification: Align KPIs with B1/B2 teams and systematically codify learnings as the first 'Zhidemai model' overseas implementation case5
  • Local Team Building & Compliance Coordination: Recruit, train, and manage the Indonesia team; coordinate local compliance, tax, and office administration7
  • AI-motivated, with the ability to integrate AIGC tools into daily operations4
#19 4.2

Estate Director - Agribusiness

🏒 Adecco
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Jakarta Metropolitan Area (On-site)
πŸ“… 1 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Posisi Estate Director di Adecco bertanggung jawab untuk mengarahkan dan mengelola operasional divisi survei serta pengembangan perkebunan kelapa sawit secara menyeluruh. Peran ini mencakup pengawasan tim GIS dan survei, penerapan teknologi pemetaan, pengembangan standar agronomi, serta pengawasan lapangan untuk memastikan efisiensi biaya dan produktivitas. Selain itu, posisi ini juga melibatkan pengelolaan mekanisasi perkebunan dan penyusunan rencana bisnis divisi untuk mencapai tujuan perusahaan di sektor agribisnis yang sangat spesifik dan teknis.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim operasional skala besar (hingga 50 orang).
  • Kemampuan governance dan monitoring KPI/SLA dengan bukti pencapaian 99.5% SLA.
  • Pengalaman membangun platform operational intelligence untuk capacity planning.
  • Keahlian dalam RPA dan otomatisasi proses untuk efisiensi operasional.
  • Pengalaman cross-functional dengan stakeholder C-level di industri telekomunikasi dan fintech.

Gap

  • Tidak ada pengalaman di sektor agribisnis atau perkebunan kelapa sawit.
  • Tidak familiar dengan teknologi pemetaan (GIS) dan standar agronomi.
  • Tidak ada bukti pengalaman dalam mekanisasi perkebunan atau laporan biaya produksi pertanian.
  • Domain expertise terbatas pada telekomunikasi, fintech, dan perbankan.
  • Tidak memiliki sertifikasi atau pelatihan terkait manajemen perkebunan atau pertanian.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti pelatihan singkat tentang GIS dan teknologi pemetaan untuk perkebunan.
  • Pelajari standar agronomi dan best practices perkebunan kelapa sawit.
  • Riset mekanisasi perkebunan (panen, transportasi FFB, aplikasi pupuk).
  • Cari mentor atau koneksi di industri agribisnis untuk pemahaman praktis.
  • Reframing CV untuk menekankan pengalaman governance dan operasional lapangan.
  • Ikuti sertifikasi manajemen perkebunan atau pertanian (jika tersedia).
  • Pelajari regulasi dan kebijakan terkait perkebunan di Indonesia.
  • Lakukan benchmarking dengan perusahaan perkebunan terkemuka.
  • Tulis cover letter yang menjelaskan transferable skills (governance, efisiensi operasional).
  • Siapkan studi kasus konkret tentang peningkatan produktivitas di industri lain.

Requirement Score

  • Direct GIS team and survey operations3
  • Verify accuracy of site updates and project activities4
  • Implement mapping technologies and software2
  • Build business plans for division development5
  • Improve agronomy standards and best practices1
  • Lead field inspection activities3
  • Verify production cost and productivity reports4
  • Oversee mechanization in plantation activities1
  • Develop organizational and manpower strategies6
#20 4.2

General Manager

🏒 Entrepreneur Resorts Limited
🏷️ Lainnya
πŸ“Œ Bali, Indonesia (On-site)
πŸ“… 1 Agustus 2026

Ringkasan Job Profile

Peran ini bertanggung jawab penuh atas pengelolaan operasional, keuangan, dan strategis resor mewah di Bali. General Manager akan memimpin berbagai departemen seperti Rooms Division, F&B, Housekeeping, dan Sales & Marketing untuk memastikan standar layanan kelas atas, kepuasan tamu, serta profitabilitas bisnis. Tugas utama mencakup pengawasan operasional harian, pengelolaan anggaran, pengembangan tim, dan strategi pertumbuhan bisnis, dengan fokus pada pengalaman tamu premium dan ekspansi pasar. Peran ini juga menuntut kepemimpinan visioner untuk menjaga identitas unik resor sambil mematuhi regulasi lokal dan standar keberlanjutan.

Kekuatan

  • Pengalaman memimpin tim besar (50 orang di First Media) dan operasional skala besar (35,000+ trouble ticket bulanan).
  • Keahlian dalam data-driven governance dan operational intelligence (Sigma, MicroStrategy).
  • Track record dalam efisiensi operasional (RPA UiPath mengurangi waktu ticketing 85%).
  • Kemampuan capacity planning dan cost-control (platform Sigma untuk bottleneck tracking).
  • Pengalaman cross-functional leadership di industri telekomunikasi, fintech, dan perbankan.

Gap

  • Tidak ada pengalaman di industri hospitality atau luxury resorts.
  • Tidak familiar dengan standar layanan tamu premium, ADR, RevPAR, atau manajemen reputasi hospitality.
  • Tidak ada bukti pengalaman menangani VIP guests, service recovery, atau feedback tamu.
  • Tidak memiliki jaringan mitra travel, OTAs, atau corporate clients di hospitality.
  • Tidak ada pengalaman dalam branding, promosi, atau kampanye pemasaran resor.
  • Tidak ada pengetahuan tentang regulasi atau lisensi khusus hospitality di Indonesia.
  • Tidak ada pengalaman dalam keberlanjutan (sustainability ethos) di operasional bisnis.

Mitigasi / Improvement

  • Ikuti sertifikasi hospitality seperti Certified Hotel Administrator (CHA) dari AHLA.
  • Lakukan riset mendalam tentang standar operasional luxury resorts dan KPI hospitality.
  • Pelajari regulasi hospitality Indonesia (lisensi, kesehatan, keselamatan).
  • Bangun koneksi dengan profesional hospitality melalui LinkedIn atau acara industri.
  • Ikuti kursus singkat tentang manajemen tamu premium dan service recovery.
  • Pelajari tools hospitality seperti PMS (Property Management System) dan RMS (Revenue Management System).
  • Lakukan benchmarking resor mewah di Bali untuk memahami praktik terbaik.
  • Reframing CV untuk menyoroti transferable skills (contoh: SLA governance -> guest satisfaction).
  • Siapkan studi kasus tentang bagaimana pengalaman di telekomunikasi/fintech relevan untuk hospitality.
  • Cari mentor dari industri hospitality untuk panduan transisi karir.

Requirement Score

  • Oversee daily resort operations5
  • Ensure luxury hospitality standards2
  • Compliance with local regulations4
  • Prepare annual budgets and forecasts6
  • Monitor GOP, labor costs, P&L5
  • Lead and mentor department heads7
  • Staff training and development5
  • Handle VIP guests and complaints1
  • Monitor guest feedback and reviews3
  • Maximize occupancy and revenue2
  • Increase ADR and RevPAR1
  • Build travel partner relationships2
  • Develop long-term operational strategies7
  • Identify business growth opportunities5
  • Analyze market trends and competitors4
  • Maintain sustainability ethos1